• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Jargas Bertambah, Kuota Gas 3 Kilogram Bontang 2027 Dikurangi 2.644 Metrik Ton

by Redaksi Bontang Post
20 Agustus 2026, 17:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kuota tabung gas tiga kilogram di Kota Bontang untuk tahun depan dipastikan menurun usai mendapatkan tambahan pemasangan sambungan rumah jargas tahun ini.

Kuota tabung gas tiga kilogram di Kota Bontang untuk tahun depan dipastikan menurun usai mendapatkan tambahan pemasangan sambungan rumah jargas tahun ini.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOSTI.D – Kuota LPG 3 kilogram alias gas melon untuk Kota Bontang pada 2027 diproyeksikan turun 26,66 persen. Pemerintah Kota Bontang mengusulkan kuota sebesar 7.274 metrik ton (Mton), atau berkurang 2.644 Mton dibandingkan usulan kuota 2026 yang mencapai 9.918 Mton.

Pengurangan kuota tersebut seiring bertambahnya sambungan jaringan gas (jargas) di Bontang. Kondisi itu membuat kebutuhan LPG 3 kilogram, khususnya untuk rumah tangga yang telah tersambung jargas, ikut berkurang.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Kota Bontang Moch Arif Rochman mengatakan, Pemkot Bontang telah mengusulkan penyesuaian kuota LPG 3 kilogram untuk 2027 kepada Pemprov Kaltim. Usulan itu disampaikan pada 23 Mei 2026.

“Secara umum, karena ada tambahan jargas, pasti kuota gas melon akan dikurangi. Untuk mengusulkan kuota 2027 itu sudah dibatasi,” kata Arif, Rabu (19/8/2026).

Baca Juga:  Warga Bontang Masih Sulit Dapat Gas Elpiji Melon, Harga Menyentuh Rp35 Ribu

Usulan tersebut tertuang dalam surat Pemkot Bontang Nomor B/500.10/827/PSDA/2026 tentang Usulan Kuota LPG 3 Kg Bersubsidi Kota Bontang Tahun 2027. Surat itu merupakan tindak lanjut atas permintaan Pemprov Kaltim terkait usulan kuota LPG 3 kilogram bersubsidi untuk 2027.

Menurut Arif, penentuan kuota LPG bersubsidi tidak hanya berdasarkan jumlah masyarakat pengguna. Keberadaan jargas turut menjadi pertimbangan karena rumah tangga yang sudah terhubung jaringan gas tidak lagi membutuhkan LPG 3 kilogram dalam jumlah yang sama.

“Apalagi tahun ini juga sudah dilakukan tambahan pemasangan sambungan rumah jargas sebanyak 11.500,” ujarnya.

Dalam usulan 2027, LPG 3 kilogram masih dialokasikan untuk 15.258 rumah tangga/KK, 25.751 usaha mikro, 35 nelayan sasaran, dan 115 petani sasaran. Sementara jumlah sambungan rumah tangga jargas tercatat mencapai 18.436 sambungan.

Baca Juga:  Kuota Gas Melon Ditambah, Warga Bontang Diminta Tak Panic Buying Jelang Lebaran

Meski kuota dikurangi, kebutuhan LPG 3 kilogram di Bontang belum sepenuhnya hilang. Arif menyebut masih terdapat wilayah yang belum terlayani jargas, salah satunya Bontang Lestari.

Selain itu, sejumlah wilayah pesisir di atas kawasan pasang surut juga belum dapat memperoleh jaringan gas. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan Pemkot Bontang dalam pembahasan pengurangan kuota LPG bersubsidi.

“Tidak semua kelurahan sudah mendapatkan jargas. Masih ada satu kelurahan yang belum mendapatkan jargas, kemudian wilayah pesisir yang di atas pasang surut juga belum dapat jargas,” tuturnya.

Pengawasan Distribusi

Dengan berkurangnya kuota, pengawasan distribusi LPG 3 kilogram dinilai semakin penting. Arif menegaskan LPG bersubsidi harus benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan, terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan pelaku usaha mikro.

Pemerintah juga mendorong masyarakat mampu serta pelaku usaha untuk beralih menggunakan LPG nonsubsidi. Salah satu upaya yang pernah dilakukan ialah program trade in, yakni menukarkan dua tabung LPG 3 kilogram dengan satu tabung LPG nonsubsidi ukuran 5 kilogram.

Baca Juga:  Antisipasi Kelangkaan, Bontang Bakal Dapat Extra Dropping Gas Melon saat Nataru

Menurut Arif, langkah tersebut diperlukan agar LPG 3 kilogram tidak terserap oleh kelompok yang sebenarnya mampu membeli LPG nonsubsidi.

“Barang subsidi itu memang harus tepat sasaran, sesuai dengan peruntukannya. Khususnya untuk masyarakat MBR,” terangnya.

Ke depan, penambahan jaringan gas diperkirakan akan terus memengaruhi kebutuhan LPG 3 kilogram di Bontang. Namun, Pemkot Bontang tetap meminta agar wilayah yang belum tersambung jargas diperhitungkan dalam penetapan kuota final.

Sebab, bagi masyarakat yang belum mendapatkan jargas, gas melon masih menjadi salah satu sumber energi utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (ak)

Tags: Gas Melon
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kemarau Bikin Air Bontang Barat Menipis, DPRD Dorong Lahan Eks Galian C Dihijaukan

Next Post

Datang Minta Hotspot, Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Penjaga Kedai di Bontang

Related Posts

Siap-siap, Pembelian LPG 3 Kg Bakal Dibatasi Berdasarkan Desil
Nasional

Siap-siap, Pembelian LPG 3 Kg Bakal Dibatasi Berdasarkan Desil

29 Agustus 2026, 07:38
Gas Melon Dijual hingga Rp40 Ribu, Sidak Temukan Lebih dari 100 Tabung di Pengecer Bontang
Bontang

Gas Melon Dijual hingga Rp40 Ribu, Sidak Temukan Lebih dari 100 Tabung di Pengecer Bontang

12 Juni 2026, 19:27
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Antisipasi Kelangkaan Elpiji, Pemkot Bontang Bakal Ajukan Extra Dropping Gas Melon

15 Maret 2025, 14:08
Khawatir Alami Kelangkaan, Warga Bontang Antre Tukar Gas Elpiji 3 Kg
Bontang

Khawatir Alami Kelangkaan, Warga Bontang Antre Tukar Gas Elpiji 3 Kg

26 Februari 2025, 10:47
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Warga Bontang Masih Sulit Dapat Gas Elpiji Melon, Harga Menyentuh Rp35 Ribu

12 Februari 2025, 13:30
Agen Klaim Tidak Ada Penimbunan Gas Elpiji 3 Kilogram
Bontang

Penerapan Pengecer Elpiji Jadi Sub Pangkalan di Bontang Masih Tunggu Juknis

7 Februari 2025, 08:54

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.