• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Amir Tosina Apresiasi Rencana Dishub Buka Jalur Penyeberangan Bontang-Palu-Mamuju

by Fitri Wahyuningsih
13 April 2021, 19:37
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina apresiasi langkah Dinas Perhubungan (Dishub) yang berencana membuka jalur penyeberangan segitiga Bontang-Palu-Mamuju. Menurutnya, bila rencana ini terealisasi, bukan hanya publik diuntungkan, pun pemerintah.

Pembukaan jalur penyeberangan ini tentu bakal mempermudah mobilitas publik. Seperti diketahui, banyak warga Bontang yang juga berasal dari kedua daerah itu; Palu dan Mamuju.

Misal untuk warga Bontang yang bertalian erat dengan Mamuju, sebut Amir, sekira 18 ribu warga Bontang berasal dari Sulawesi Barat. Keberadaan jalur langsung tersebut, tentu membuat publik tak mesti jauh-jauh ke Samarinda atau Balikpapan lagi bila hendak menyeberang pulau.

”Dan yang diangkut kan juga bukan warga Bontang. Tapi mereka yang bermukim di sekitar Bontang. Misal warga perbatasan Kutim dan Kukar.” beber Amir ketika disambangi bontangpost.id di kantornya, Selasa (13/4/2021) siang.

Baca Juga:  Dewan Sarankan Bangun Turap di Wilayah Rawan Longsor

Lebih jauh, pembukaan jalur ini juga menekan potensi warga nekat menyeberang pakai kapal kayu seadanya yang tidak aman. Seperti diungkapkan Amir. Beberapa kali dirinya mendapat laporan ada saja warga pesisir Bontang nekat menyeberang ke Mamuju pakai kapal di bawah standar.

Kapal yang digunakan di bawah standar, kalkulasi kapasitas penumpang pun diabaikan. Walhasil, ketika di perjalanan laut, beberapa di antaranya mengalami kecelakaan.

”Warga ini nekat nyeberang karena malas lagi kalau harus ke luar kota cari kapal. Adanya jalur penyeberangan ini akan menekan potensi seperti ini,” ungkapnya.

Secara pribadi, Amir bahkan mendorong jalur ini dibuka secepatnya. Kalau memungkinkan dibuka selama Ramadan ini. Namun, karena terbitnya edaran Kemenhub soal penutupan seluruh moda tranportasi menyusul imbauan larangan mudik pemerintah, maka rencana ini diundur hingga lepas Idulfitri 2021. Pada prinsipnya, ujar politikus Gerindra ini, semakin cepat dibuka, semakin baik.

Baca Juga:  Kisruh Pengelolaan SPBN, PT BKU dan PT BSP Sepakat Islah

”Kalau bisa dibuka secepatnya. Karena ini dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Sementara keuntungan bagi pemerintah, pembukaan ini tentu akan menghadirkan efek domino. Layanan transportasi publik berjalan baik, sumbangan pedapatan asli daerah (PAD) pun ikut terdongkrak. Karena banyak item yang mesti dibayarkan ketika kapal sandar di Pelabuhan Loktuan.

Komisi III sempat melakukan peninjauan terhadap kapal cepat yang akan digunakan untuk melayani jalur segitiga ini di Samarinda. Kata Amir, spesifikasi kapal cepat tersebut sangat bagus. Baik dari tampilan, dan layanan yang ada di dalamnya. Tapi kapasitas penumpang memang terbatas. Hanya bisa angkut 200-an orang. Sementara tarif sekali penyebarangan ditaksir sekira Rp 500 ribu per kepala.

Baca Juga:  Soal Rencana PTM di Bontang, Irfan Sebut Pemkot dalam Posisi Sulit

”Memang agak tinggi (tiketnya). Tapi sebenarnya ini selaras dengan layanan di kapal itu,” tandasnya.

Ada pun, Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang rencana buka jalur penyeberangan segitiga Bontang-Palu-Mamuju. Apabila rencana itu terealisasi, publik sudah bisa menyeberang dari Bontang ke daerah tersebut hanya dalam tempo 8 jam.

Untuk membuka jalur ini, Dishub menggandeng pihak swasta yakni PT Sahabat Mulia Samarinda. Mereka akan sediakan kapal cepat, yang bisa tempuh perjalanan laut Bontang ke Palu sekitar 5 jam, dan Bontang Mamuju sekitar 8 jam.

Dari informasi terakhir diterima, perusahaan tengah mengurus surat izin angkutan laut (Siupal) dan surat izin trayek. Kedua izin itu diajukan ke Kementerian Perhubungan. Bila semua lancar, jalur segitiga ini bakal diresmikan ke publik lepas Idulfitri 2021. (*)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kampus Unggulan Ekspansi di IKN

Next Post

Pulihkan Ekonomi, Rustam Minta Pujasera Kopkar PKT Dibuka Kembali

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.