Memaduserasikan Aspirasi Rakyat dan Rencana Pemerintah
BONTANG- Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Tingkat Kota, Selasa (21/3) pagi. Musrenbang ini digelar untuk mencapai kesepakatan mengenai rumusan program/kegiatan prioritas dalam rangka penyempurnaan rancangan RKPD Tahun 2018 dan rancangan Renja OPD.
Telah diakui sebagai agenda strategis, musyawarah ini menjadi agenda penting untuk memadukan aspirasi masyarakat dan rencana Pemkot ke depan.
Musrenbang berlangsung di Pendopo Rujab Wali Kota dan turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase, Kepala Bappeda Provinsi Kaltim, Taufik Hermawan, Wakil Ketua DPRD beserta anggotanya, Forkopimda, institusi, organisasi, lembaga swadaya masyarakat, perusahaan, perbankan, kepala OPD di lingkungan Pemkot Bontang serta perwakilan Forum Anak Kota Bontang.
Dalam arahannya, Neni menyampaikan harapannya agar hasil musyawarah bisa sesuai dengan 8 program prioritas pembangunan yang telah ditetapkan, meliputi, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan pelayanan kesehatan, menurunkan pengangguran dan kemiskinan, mewujudkan pemerintah yang responsif, transparan akuntabel, dan partisipatif, peningkatan kualitas lingkungan permukiman, peningkatan daya saing ekonomi, dan peningkatan daya dukung infrastruktur dasar dan infrastruktur ekonomi dasar.
Sesuai dengan tema Musrenbang, yakni “Penguatan SDM Industri berbasis Industri Maritim dan Industri Daerah” Neni menekankan pemerintah tidak ingin terlalu bergantung pada hasil gas dan batu bara melainkan akan fokus pada peningkatan kapasitas SDM masyarakat berbasis industri.
Pada kesempatan ini juga, Neni menyampaikan DPRD telah menyerahkan 1.100 pokok pikiran kepada pemerintah. Pokok-pokok pikiran ini merupakan hasil dari pembahasan bersama rakyat dan akan turut dibahas dalam Musrenbang ini. (hms8)







