• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kriminal

Bapak Tiri di Kutim Perkosa Anaknya, Ancam Dibunuh Jika Tak Turuti

by Redaksi Bontang Post
27 September 2021, 19:22
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
0
Tersangka saat menjalani pemeriksaan. (Selasar)

Tersangka saat menjalani pemeriksaan. (Selasar)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kelakuan pria ini bikin emosi. Tersangka, warga Kecamatan Sandaran, memerkosa anak tirinya, sejak 2020 lalu hingga 16 September 2021 lalu. Perbuatan bejat itu dilakukan dengan ancaman senjata tajam.

Mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari ayah tirinya, korban terus mencari cara untuk keluar dari cengkeraman tersangka. Akhirnya dia berhasil melarikan diri ke rumah tetangganya, yang berjarak ratusan meter dari rumahnya. Dia ingin bertemu dengan ayah kandungnya, yang saat itu diketahui baru datang dari Sulawesi ke Kecamatan Sangkulirang.

Berkat bantuan tetangganya itu, korban berhasil ke Sangkulirang dan menemui ayah kandungnya. Korban pun menceritakan apa yang menjadi beban hidupnya selama setahun ini.

Baca Juga:  Pria di Bontang Utara Ditangkap, Jadi Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur

“Jadi kasus ini terungkap setelah ayah kandung korban melaporkan kasus ini di Polsek Sangkulirang. Dengan laporan itu, tersangka ditangkap,” kata Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko, didampingi Kasat Reskrim AKP A Rauf, serta Kanit PPA Ipda Loewensky Karisoh, Senin (27/9) di ruang kerjanya.

Dijelaskan, dari keterangan korban, perbuatan tersangka dilakukan sejak 2020. Siang itu korban berada dalam kamar sambil main handphone. Kemudian tersangka masuk ke kamar, langsung meletakkan pisau di leher korban. Akhirnya, korban tidak bisa berbuat apa-apa.

Perbuatan itu terus dilakukan tiga dalam sepekan. Peristiwa itu sulit terungkap, karena siang hari ibu korban tidak di rumah. Korban ini juga selalu dibatasi, tidak bisa kemana-mana, bahkan handphone korban disita, agar tidak bisa berkomunikasi dengan siapa-siapa.

Baca Juga:  Ayah Perkosa Anak Kandung Selama Tiga Tahun, Ancam Bunuh Jika Tak Mau

“Menyedihkannya, akibat perbuatan tersangka, korban sakit-sakitan. Setelah diperiksa di RS Sangkulirang, ternyata dalam rahim korban ada alat kontrasepsi berupa kondom. Itu dipastikan setelah korban dikuret, dan alat kontrasepsi ini ditemukan,” jelas Loewensky.

Sementara, meski dilakukan secara berulang, tersangka mengaku perbuatannya dilakukan karena khilaf. Alasannya, saat itu istrinya sedang hamil. “Saya awalnya pegang-pegang, ternyata diam saja. Saya buka celananya, juga diam. Tapi akibat perbuatan saya, meskipun dikebiri, saya siap,” kata lelaki yang mengaku sebagai petani.

Meskipun korban mengaku diperkosa tersangka tiga kali dalam seminggu selama setahun, namun tersangka mengaku hanya sekitar 13 kali memerkosa anak tirinya. “Saya lakukan itu selalu siang hari, karena tidak ada orang di rumah,” katanya.

Baca Juga:  Setubuhi ABG, Siswa Terancam 5 Tahun Penjara

Atas perbuatannya, tersangka terancam pidana 18 tahun. Perbuatan tersangka dijerat Pasal 81 ayat (1), (2), (3) UU RI 17/2016 tentang penetapan Perpu No 01/2016 tentang perubahan atas UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 KUHP. (selasar)

Source: selasar
Tags: kekerasan anakKekerasan Rumah Tanggakekerasan seksualpemerkosaan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tambang Batu Bara Ilegal di Lahan IKN

Next Post

Dikucur Rp 6,6 Miliar, 3 Jalan Bakal Dipermulus

Related Posts

Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat
Kriminal

Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

27 Oktober 2026, 17:03
Mahasiswa Unmul Diduga Lecehkan 10 Mahasiswi, Terduga Pelaku Diskorsing 1 Semester
Kriminal

Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

26 Oktober 2026, 14:16
Lansia di Bontang Diduga Lecehkan Anak Temannya, Sempat Kabur hingga Dikejar Warga
Kriminal

Lansia di Bontang Jadi Tersangka Pelecehan Anak, Polisi Sebut Pernah Terjerat Kasus

2 Oktober 2026, 07:04
Lansia di Bontang Diduga Lecehkan Anak Temannya, Sempat Kabur hingga Dikejar Warga
Kriminal

Lansia di Bontang Diduga Lecehkan Anak Temannya, Sempat Kabur hingga Dikejar Warga

30 September 2026, 22:47
Datang Minta Hotspot, Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Penjaga Kedai di Bontang
Kriminal

Datang Minta Hotspot, Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Penjaga Kedai di Bontang

20 Agustus 2026, 20:15
Perampokan di Sangatta Berujung Dugaan Kekerasan Seksual, Suami Diikat dan Dipaksa Menyaksikan Aksi Pelaku
Kriminal

Perampokan di Sangatta Berujung Dugaan Kekerasan Seksual, Suami Diikat dan Dipaksa Menyaksikan Aksi Pelaku

19 Juli 2026, 21:26

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.