• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Debu PLTU Dikeluhkan Warga Lok Tunggul, DPRD; Izin Operasional Bisa Dicabut

by Fitri Wahyuningsih
5 Oktober 2021, 19:40
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
sejak beroperasi, PLTU Teluk Kadere di Bontang Lestari yang berdampingan dengan permukiman RT 15 Loktunggul membuat penyakit ISPA meningkat (Nasrullah/bontangpost.id)

sejak beroperasi, PLTU Teluk Kadere di Bontang Lestari yang berdampingan dengan permukiman RT 15 Loktunggul membuat penyakit ISPA meningkat (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Komisi III DPRD Bontang melakukan kunjungan lapangan di sekitar areal pabrik PT Graha Power Kaltim (GPK), Selasa (5/10/2021) pagi. Hasilnya masih sama dengan kunjungan lalu, legislator kembali mengisap jempol. Sebab tak bisa menemui manajemen inti perusahaan itu guna memperjuangkan tuntunan warga.

Ketua Komisi III Amir Tosina mengatakan, kunjungan ini dilakukan sebab pihaknya ingin meminta pertanggungjawaban perusahaan terhadap dampak lingkungan yang dialami warga. Utamanya mereka yang bermukim di RT 15 Lok Tunggul.

Berdasar aduan diterima dewan, PT GPK diduga melakukan pencemaran udara. Debu batu bara perusahaan terbang hingga ke rumah warga. Selain berpotensi merusak kesehatan, ini juga menggangu mobilitas warga.

“Warga mengadu ke kami (DPRD). Kami diminta tegas terhadap perusahaan ini,” ujar Amir Tosina usai sidak, Selasa (5/10/2021) siang.

Dari hasil amatan pihaknya, debu batu bara meransek ke rumah-rumah warga. Bahkan yang berjarak sekitar 300 meter dari perusahaan. Dewan juga mendapat aduan, makanan warga yang di taruh di lantai barang beberapa menit, langsung dipenuhi debu kehitaman. Ini diduga berasal dari tempat penyimpanan batu bara perusahaan, yang posisinya ‘bersanding’ dengan rumah warga RT 15.

Baca Juga:  Ketua DPRD Bontang Beri Catatan Soal Isu Pengangguran hingga Lingkungan

“Ini tidak bisa dipungkiri. Ini nyata,” tegasnya.

Komisi III rencananya meminta pertanggungjawaban perusahaan terkait aduan warga. Namun dalam kunjungan pagi tadi, dewan hanya menemui Manajer Humas PT GPK Agus.

Amir Bilang, warga bisa menoleransi debu batu bara yang diberikan perusahaan. Dengan catatan, ada kompensasi diberikan. Misalnya, menjamin sembako warga di RT 15 yang jumlahnya mencapai 70 KK. Atau memberikan mereka kesempatan bekerja di pabrik.

“Mau kerja di darat susah, banyak debu. Mau jadi nelayan juga susah. Mereka kalau mau cari ikan jauh, harus ke tengah laut,” bebernya.

Politikus Gerindra itu sangat menyayangkan sikap perusahaan yang seolah menganggap enteng keluhan dan kunjungan dewan. Sudah 3 kali disambangi, namun manajemen inti perusahaan tak pernah turun. Selalu Manajer Humas, yang tak bisa memberikan keputusan.

Baca Juga:  Lampu Lalu Lintas Simpang 4 Loktuan Padam, Dishub Diminta Rajin Cek Traffic Light

“Selalu Manajer Humas. Minimal top manajemen lah yang turun. Ini tidak pernah,” kesalnya.

Amir lantas mengancam, legislator dapat mengadukan persoalan ini ke pusat. Izin operasional perusahaan bisa dicabut. Bagi Amir, pencabutan izin bukan jadi soal sebab perusahaan tak berkontribusi bagi daerah, tapi justru mengabaikan aturan di daerah.

“Jangan kami sidak tapi tidak ada hasil. Apabila perusahaan tidak bertanggungjawab terhadap persoalan ini, maka kami atas usulan konstituen tidak segan-segan menutup perusahaan ini,” tandasnya.

Dalam sidak itu turut hadir perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Bontang. Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas dan Penegakan Hukum Lingkungan, Anwar Sadat, mengatakan jika dirinya beberapa kali menerima laporan warga Lok Tunggul yang mengeluhkan polusi dan kebisingan perusahaan.

Pada Januari 2021 lalu misalnya, tim DLH melakukan pengambilan sampling menggunakan alat tangkap kebisingan dan debu. Pengambilan sampling itu dilakukan 24 jam yang jaraknya tidak jauh dari pengoperasian PT GPK.

Baca Juga:  Ruang Sidang Paripurna Rusak Parah

“Jika ada laporan maka kami turun ke lapangan, bahkan untuk kebisingan dan debu pun tidak melampaui baku mutu,” kata Anwar Sadat.

Tidak hanya itu, DLH pun menyarankan agar PT GPK menambah tanaman yang bisa menyerap debu. Serta menyiapkan beberapa sarana penunjang seperti penyemprot air di sekitar areal batu bara.

“Harus menambah tanaman pohon, untuk menggantikan beberapa pohon bambu yang telah ditanam dan mati,” terangnya.

Sementara Manajer Humas PT GPK Agus mengatakan dirinya tak bisa langsung ambil sikap terkait tuntunan Komisi III. Pasalnya ia tak punya kewenangan. Ia mesti melaporkannya ke atasan.

“Yang pasti seluruh aktivitas kami selalu diawasi DLH. Laporan rutin juga selalu diberikan. Dan hasilnya selalu di bawah ambang batas,” katanya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rotasi Pejabat OPD, Basri Tutup Telinga Proses Lobi

Next Post

Gol Bunuh Diri Anaknya Disorot, Galib; Anak Saya Tidak Bisa Dibeli

Related Posts

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans
Bontang

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans

3 September 2025, 12:30
Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan

29 Agustus 2025, 15:00
DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD
DPRD Bontang

DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD

29 Agustus 2025, 11:53
Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026

29 Agustus 2025, 11:00
Proyek SDN 007 Bontang Utara Jadi Sorotan DPRD, Terlambat Lelang Dikhawatirkan Molor
DPRD Bontang

Komisi A DPRD Bontang Usul Operasi Timbang Serentak Dilaksanakan Berkala

29 Agustus 2025, 10:00
DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak
DPRD Bontang

DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak

29 Agustus 2025, 08:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.