Dianggarkan ‘Hanya’ Rp 250 Ribu Tiap Murid, Wali Kota Tekankan Kualitas
BONTANG – Pengadaan paket seragam sekolah gratis dari Pemkot Bontang dianggarkan Rp 18 miliar. Dana ini digunakan untuk pengadaan seragam sekolah (baju dan bawahan), dasi, topi, atribut, dan sepatu.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik), ada sebanyak 38.727 pelajar tingkat SD, SMP Dan SMA yang akan mendapatkan paket seragam sekolah tersebut. Tiap siswa dianggarkan sekira Rp 250 ribu. Meliputi Rp 150 ribu untuk pengadaan baju, celana/rok, dasi, topi dan atribut, serta Rp 100 ribu untuk pengadaan sepatu.
Karena minimnya dana, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta agar lelang dilaksanakan per-item. Neni juga minta lelang didampingi Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang bahkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). “Karena khawatir ada suudzon yang macam-macam. Belum apa-apa sudah banyak isu miring tersebar di masyarakat,” terang Neni saat ditemui usai menghadiri acara Seminar Motivasi bagi Guru SD-SMP Bontang di Auditorium Wali Kota lama, Jumat (24/3) kemarin.
Neni mengaku sudah memanggil kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) agar memimpin proses pelelangan. Neni juga bersyukur ada Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).
Soal keresahan para penjahit di Bontang yang ingin mendapat jatah untuk penjahitan baju seragam gratis Neni mengaku sangat ingin memberdayakan penjahit di Bontang. Namun dengan anggaran yang minim, hal itu sulit dilakukan.
“Sebenarnya saya ingin memberdayakan, tetapi anggaran pemerintah tidak besar, baju seragam untuk 38.727 pelajar di Bontang hanya dengan anggaran Rp 150 ribu per murid. Itu sudah lengkap atasan dan bawahan,” jelas Neni.
Dikatakan dia, memang pandangan dari luar, anggaran sebesai Rp 18 miliar terlihat banyak. Namun, jika dihitung-hitung hanya Rp 150 ribu per anak. Neni juga menanyakan kepada Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) dengan harga Rp 150 ribu, penjahit tak akan mampu dan harus produksi pabrik yang harganya mencukupi.
“Menurut informasi, jika di penjahit, satu baju itu bisa Rp 100 ribu ongkos jahitnya saja. Sementara anggaran Rp 150 ribu per anak sudah lengkap atasan, bawahan, topi, dasi hingga atribut,” bebernya.
Belum lagi, lanjut Neni untuk harga sepatu yang dialokasikan Rp 100 ribu per anak. Sehingga, harus mengambil dari harga pabrik, dengan harga murah dan dapat kualitas yang bagus.
Sebelumnya, diberitakan kegelisahan para penjahit di Bontang yang ingin terlibat dalam penyediaan seragam gratis. Namun, PPTK program tersebut dari Disdik Bontang, Saparudin menyatakan bahwa lelang dibuka secara terbuka. Sehingga, siapapun yang ingin terlibat bisa mengikuti proses lelang. (mga)
Paket Seragam Sekolah
- Perkiraan harga lelang Rp 150 ribu per murid
- Baju, celana/rok, dasi, topi, atribut
- Perkiraan harga lelang Rp 100 ribu per murid
- Sepatu







