BONTANGPOST.ID, Bontang – Program seragam gratis untuk pelajar SD dan SMP Bontang sedang berproses. Pengerjaannya melibatkan 58 pengusaha konfeksi lokal. Salah satunya Lembaga Pelatihan dan Keterampilan (LPK) Ayulia di Jalan Mulawarman, Bontang Baru.
Petugas harian LPK Ayulia, Jainudin, mengungkapkan, mereka ditargetkan untuk memproduksi 2.000 seragam untuk SMP dan SD Yabis, SD 011 Bontang Utara di Pulau Gusung, SD 016 Tihi-Tihi, SD 015 Selangan, dan SD yang berada di Malahing.
Pihaknya memanfaatkan 109 penjahit lokal yang pernah belajar di tempat pelatihan LPK tersebut. Untuk pengerjaan seragam dan celana, masing masing pengerjaan dibayar Rp30 ribu. Sedangkan celana SMP Rp35 ribu.
“Ada yang langsung mengambil, ada juga yang merapel setelah selesai,” terangnya saat ditemui, Rabu (16/07/2025).
Adapun setiap penjahit mendapatkan 10 paket bahan, berisi kain yang telah dipotong, kancing, dan benang. Nantinya para penjahit mengerjakan di rumah masing-masing.
“Mereka tinggal kerjakan, setelah selesai akan dibawa ke kami dan dicek kualitasnya,” jelasnya.
Salah satu penjahit, Purwanti (56), warga Berebas Tengah, mengatakan dengan adanya program seragam gratis sedikit membantu perekonomiannya. Dia bilang, untuk 10 seragam dibutuhkan waktu 3 hari. Saat ini ia sudah mengerjakan 30 seragam selama tiga kali pengambilan bahan.
“(Honor) sekitar Rp900 ribuan, lumayan buat tambahan,” ujarnya.
Diketahui, Pemkot Bontang mengucurkan anggaran untuk pembuatan seragam sekolah dengan nilai Rp7 miliar untuk SD dan Rp3,8 miliar untuk jenjang SMP.
Selain itu untuk murid baru juga mendapatkan seragam batik sekolah gratis. Anggarannya yakni Rp1.116.463.500 jenjang SD dan Rp1.106.972.000 untuk SMP. (Dwi Kurniawan Nugroho)







