• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

MKKS: Pergantian Kepsek Bukan Solusi, PGRI Berharap Tetap Kondusif

by BontangPost
29 Maret 2017, 12:56
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
IST

IST

Share on FacebookShare on Twitter

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMKN se-Kota Bontang mengusulkan agar permasalahan di internal SMKN 1 Bontang segera dimediasi. Pasalnya, adanya mosi tidak percaya yang digagas para guru di SMKN 1 Bontang bukan sebuah solusi dari permasalahan yang ada. Apalagi, mereka meminta agar kepala sekolah (kepsek)nya diganti.

Ketua MKKS SMKN se-Kota Bontang, Achmad Badrus mengatakan, mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Kepala SMKN 1 Bontang, Kasman Purba bukan hal yang dibenarkan. “Apalagi permintaan pergantian kepsek itu kalau diganti satu bulan bisa sampai 5 kali,” jelasnya saat dihubungi, Selasa (28/3) kemarin.

Menurutnya, kepala sekolah bukan pengambil keputusan. Setiap kebijakan tentu akan menimbulkan pro dan kontra. Sehingga permintaan penggantian kepsek pun bukan solusi. Memang dalam setiap kepemimpinan ada yang tidak sepaham, itu dianggap wajar. Namun demikian, setiap permasalahan bisa diselesaikan dengan cara duduk bersama. “Dibicarakan baik-baik, duduk persoalannya seperti apa lalu diselesaikan dengan musyawarah mufakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Salah Pergaulan, Menyesal Kemudian 

Namun demikian, dirinya menyatakan jika hari ini, Rabu (29/3) telah diagendakan mediasi yang difasilitasi oleh Komisi I DPRD Bontang. Meskipun, pengelolaan SMA/sederajat sudah dialihkan ke provinsi, tetapi ketika ada permasalahan tetap harus diselesaikan cepat. “Tidak masalah dari Komisi I DPRD Bontang yang penting bisa menyelesaikan, karena semua untuk kebaikan siswa yang notabenenya anak Bontang,” ungkap Badrus.

Badrus hanya mengharapkan, ada solusi terbaik dari persoalan yang membelit internal SMKN 1 Bontang. Minimal, ada win-win solution untuk kebaikan bersama. Jadi sebagai guru, bekerjalah sesuai tugas, pokok dan fungsi (tupoksi)nya. Jangan melihat kinerja kepala sekolah. “Kembali ke diri masing-masing, sebaiknya intropeksi diri masing-masing, sudah benarkah tugas diri sendiri sebagai guru atau kepsek?” tutupnya.

Baca Juga:  718 Catin Terdata Lakukan Penanaman Pohon

Sementara polemik yang terjadi di internal SMKN 1 Bontang juga mendapat tanggapan Ketua PGRI Bontang, Dasuki. Ia berharap agar setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan tidak menganggu proses belajar mengajar di tingkat pendidikan menengah (Dikmen).

Apalagi pasca beralihnya kewenangan pengelolaan Dikmen ke provinsi berdasarkan Undang-undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dasuki mengharapkan agar kondisi pendidikan di Bontang tetap kondusif serta mengedepankan pelayanan kepada para siswa.

“Mengingat dalam waktu dekat SMA/sederajat ini akan menggelar Ujian Nasional yang merupakan kegiatan besar di tingkat Dikmen,” jelas Dasuki saat dihubungi, Selasa (28/3) kemarin.

Ketika ada konflik internal di sekolah-sekolah, Dasuki mengharapkan pihak sekolah membicarakannya dengan kepala dingin. Dasuki mengimbau agar Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim sesuai dengan kewenangannya melakukan pembinaan, minimal menurunkan pengawas sekolahnya. “Intinya, semua pihak harus mengedepankan kepentingan siswa agar proses belajar mengajar tidak terganggu,” harapnya. (mga)

Baca Juga:  Tabrak Bus, Siswa SMP Tewas
Tags: bontangGuru dan KepsekpolemikSMKN1
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Guru SMKN1 Keluarkan Mosi Tak Percaya Untuk Kepsek

Next Post

Terkait Mosi Tidak Percaya, Kasman Berharap Mediasi 

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.