• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ridwan Kamil Usul Luas Ibu Kota Negara Mencontoh Washington DC

by Redaksi Bontang Post
12 Februari 2022, 19:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Humas Pemprov Jabar/Antara)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Humas Pemprov Jabar/Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan agar luas lahan untuk ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur mencontoh luas Washington DC, Amerika Serikat. Washington hanya 17.000 hektare atau setara dengan luas Kota Bandung.

”Dengan luas IKN yang luar biasa tersebut, saya khawatir masyarakat yang hendak mengakses istana negara mirip dengan memasuki kawasan industri,” kata Ridwan Kamil seperti dilansir dari Antara, Kamis (10/2).

Usul tersebut disampaikan Ridwan Kamil saat menjadi narasumber dalam acara Paradigma Kota dan Arsitektur di Masa Depan, Arsitektur sebagai Artefak Peradaban dalam Perspektif Istana. Kegiatan itu digelar Ikatan Arsitek Indonesia Nasional, secara daring.

Ridwan Kamil menekankan soal pentingnya menjadi tempat yang layak untuk ditinggali. Dari sudut pandang sebagai arsitek dan urban planner, lanjut dia, urusan IKN bukan semata-mata memindahkan dan membangun infrastruktur.

Baca Juga:  Pembangunan IKN Butuh Rp 466 Triliun, APBN Tak Sanggup

”IKN adalah membangun masa depan. Membangun masa depan harus punya identitas. Sejarah arsitektur modern kurang lebih mereduksi banyak sekali kearifan-kearifan lokal yang tentunya bisa kita carikan definisi-definisi barunya di IKN,” papar Ridwan Kamil.

Menurut dia, lahan IKN dalam rencana pengembangannya yang mencapai 250.000 hektare, jika IKN didesain sebagai kota yang nyaman ditinggali, fungsi livability harus dimiliki. Paradigma membangun dalam skala besar masih terjadi dalam perencanaan IKN.

”Saya kira boros lahan menjadi sebuah kebiasaan kita. Kalua membangun skala besar itu cenderung suka luas-luasan,” ucap Ridwan Kamil.

Oleh karena itu, dia mengingatkan bahwa dalam mendesain ruang sebuah kota ataupun IKN, pembangunan harus berprinsip seperti membuat baju, tidak sempit dan longgar. ”Kegagalan itu terjadi di Brasil, itu terjadi di ibu kota Myanmar, di mana-mana. Pembangunan fisik berusaha menaklukkan tanah seluas-luasnya, lupa bahwa manusia itu punya batas-batas psikologis, batas-batas motoris yang harus disusun,” terang Ridwan Kamil.

Baca Juga:  Proyek Rumah Dinas ASN di IKN Akan Pakai Skema KPBU

”Oleh karena itu sebenarnya saya tidak suka kampus-kampus yang terlalu jauh-jauh bangunannya. Jadi antar bangunan harus naik mobil turun mobil dan sebagainya,” tambah dia.

Ridwan Kamil menambahkan, karena kebiasaan tidak menciptakan kota dengan ukuran skala yang benar, menjadi terbiasa menerima budaya bahwa menikmati arsitektur harus naik mobil.

Gubernur Jabar itu mencontohkan Dubai yang sukses menjadi kota berarsitektur modern, indah dan inovatif namun tidak nyaman untuk menjalani kehidupan. Dubai menjadi contoh bagaimana penataan ruang tidak bisa menyandingkan yang kaya dan miskin justru melahirkan ketidakadilan ruang. Sehingga dia berharap IKN belajar dari kegagalan-kegagalan di negara lain.

”Yang saya khawatirkan di tahap berikutnya dari ibu kota negara ini adalah nanti hanya kumpulan katalog arsitektur, kumpulan bangunan-bangunan yang dibahas estetikanya, teori-teori bangunannya, tapi tidak membentuk sebuah peradaban kota,” kata Ridwan Kamil.

Baca Juga:  ASN Batal Pindah ke IKN, Rumah Mewah Para Menteri yang Tak Berpenghuni Terlantar

Ridwan Kamil mendorong Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) berperan aktif dalam proses IKN tersebut. Diharapkan IAI bisa menjadi konsultan Presiden Joko Widodo agar proses pembangunan IKN tidak keluar dari prinsip-prinsip membangun peradaban kota lewat rumus desain, density, dan diversity.

”Jadi ini adalah momen bersejarah banget nggak pernah mungkin akan terulang ya ibu kota dua kali, nggak akan terulang lagi,” ujar Ridwan Kamil. (jawapos)

Tags: ikn
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Harga Kedelai Bakal Naik, Pengaruhi Harga Tempe dan Tahu

Next Post

Kajari Bontang Bantah Penanganan Perkara Tipikor Lamban

Related Posts

Akses Tol dari Bandara Sepinggan ke IKN Ditarget Tuntas 2028
Bontang

Akses Tol dari Bandara Sepinggan ke IKN Ditarget Tuntas 2028

14 Oktober 2026, 13:00
Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal
Kaltim

Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal

6 Juli 2026, 08:00
Tangis Warga Adat di Tengah Pembangunan IKN, Kini Air Bersih pun Harus Dibeli
Lingkungan

Tangis Warga Adat di Tengah Pembangunan IKN, Kini Air Bersih pun Harus Dibeli

25 Mei 2026, 15:17
4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam
Kaltim

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam

14 Mei 2026, 17:00
IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta
Kaltim

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta

30 Maret 2026, 09:00
Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim
Kaltim

Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim

25 Maret 2026, 12:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.