• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Mantan Direktur Operasional PT BPR Bontang Sejahtera Tempuh Banding

by Redaksi Bontang Post
17 Februari 2022, 09:30
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Proses persidangan kasus penyaluran kredit fiktif digelar secara viirtual

Proses persidangan kasus penyaluran kredit fiktif digelar secara viirtual

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Putusan telah dijatuhkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bontang kepada terdakwa Yunita Fedhi Astri. Dalam perkara dugaan penyaluran kredit fiktif di tubuh PT BPR Bontang Sejahtera. Periode 2016 hingga 2018 lalu.

Kuasa Hukum terdakwa Zulkifli mengatakan pihaknya menempuh jalur banding. Langkah ini diambil sebab dipandang, hakim tidak mempertimbangkan fakta persidangan.

“Contohnya adanya pelunasan yang dilakukan oleh Yunita. Pada dugaan kasus kredit fiktif dengan nomor perkara 146,” kata Zulkifli.

Selain itu, berdasarkan pendapat ahli yang kuasa hukum hadirkan secara jelas menyatakan bahwa perkara 146 dan 147 ketika dipisah akan menimbulkan ketidakadilan. Serta bertentangan dengan asas peradilan murah dan cepat.

“Ini yang kami pertanyakan dari awal,” ucapnya.

Ia menilai putusan tersebut sangat merugikan kliennya. Terlebih lagi klien telah menerima sanksi 20 tahun tidak bekerja di dunia perbankan dan harus menerima dua putusan masing-masing lima tahun.

Diketahui mantan direktur operasional ini terdapat dua berkas perkara. Perkara satu diduga dilakukan sendiri. Dengan total penyaluran kredit fiktif kepada delapan debitur. Totalnya Rp 365 juta. Sementara perkara lainnya bersama dengan mantan direktur utama Yudi Lesmana. Penyaluran menyasar 10 debitur dengan plafon masing-masing Rp 50 juta.

Pencairan ini digunakan untuk menutup pencairan dana yang dilakukan oleh mantan direktur Perusda AUJ. Terdakwa akhirnya menutup dengan pencairan kredit fiktif ini. Yunita divonis 10 tahun penjara atas dua perkara ini. Selain itu, harus membayar denda sebesar Rp 20 miliar. Jika tidak dibayarkan, diganti dengan kurungan selama tiga bulan.

Disinggung mengenai terdakwa 1 apakah mengajukan langkah serupa belum diketahui. Saat ini kuasa hukum masih menyusun memori banding yang akan diajukan ke Pengadilan Tinggi Kaltim. (*/ak)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

DPR Tetapkan Anggota KPU dan Bawaslu Terpilih Periode 2022-2027

Next Post

Agus Haris Dorong Revisi RTRW

Related Posts

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup
Bontang

Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

29 Oktober 2026, 17:10
DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong
Bontang

DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong

29 Oktober 2026, 14:51
PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan
Bontang

Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan

29 Oktober 2026, 13:11
Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan
Bontang

Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

29 Oktober 2026, 12:14

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.