• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Isran Noor Diusulkan Jadi Cawapres

by Redaksi Bontang Post
23 Mei 2022, 14:00
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Gubernur Kaltim Isran Noor

Gubernur Kaltim Isran Noor

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Dimulainya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim tahun ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan Indonesia yang kemarin (20/5), merayakan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-114. Perlu sosok tokoh lokal dari wilayah Indonesia Timur yang diharapkan mampu mengawal pemindahan IKN. Sejauh ini, sudah ada dua tokoh lokal yang berkecimpung dalam pemindahan IKN.

Yakni, Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Prof Masjaya sebagai anggota tim ahli transisi pendukung persiapan, pembangunan, dan pemindahan IKN. Lalu Gubernur Kaltim Isran Noor sebagai anggota tim penasihat tim transisi. Menurut Rektor Universitas Balikpapan (Uniba) Isradi Zainal, kehadiran tokoh lokal bisa menjadi jembatan agar hak-hak masyarakat lokal tidak terpinggirkan. Lanjut dia, sosok Isran Noor sangat tepat untuk mengawal megaproyek ini.

“Beliau adalah gubernur yang selama ini membantu memuluskan rencana pemindahan IKN ini. Dan beliau juga adalah tokoh nasional yang memiliki jaringan, pengalaman, dan tahu seluk-beluk Kaltim. Maka, saya baik sebagai rektor dan pribadi menganggap Pak Isran Noor layak menjadi salah satu calon wakil presiden,” katanya usai kegiatan Halal Bihalal dan Peringatan Harkitnas di halaman Kampus Uniba, Jumat (20/5).

Pria yang juga menjabat sebagai sekjen Forum Rektor Persatuan Insinyur Indonesia (PII) ini akan terus mendorong, agar ada sosok mewakili Kaltim bisa duduk dalam posisi penting di pemerintah pusat. Selain Isran Noor, menurutnya ada pula tokoh-tokoh lainnya dari Indonesia Timur, yang juga dapat dipilih menjadi calon wakil presiden.

Baca Juga:  Isran Noor Dikabarkan Jadi Bakal Calon Ketua Golkar Kaltim

Yakni Menteri Pertanian saat ini Syahrul Yasin Limpo dan mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Andi Amran Sulaiman belum lama ini terpilih menjadi ketua Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) menggantikan Jusuf Kalla.

“Tapi dalam kaitannya dengan IKN, saya menganggap Isran Noor yang sangat pantas menjadi calon wakil presiden (calon wakil presiden). Karena IKN ini harus dikawal secara baik,” terang Isradi.

Selain itu, alasannya mendorong adanya wakil presiden dari Kalimantan, khusus dari Kaltim, karena selama ini tidak ada perwakilan dari tokoh lokal yang dipilih secara langsung oleh rakyat. Terakhir kali adanya perwakilan Kalimantan yang menduduki jabatan wakil presiden adalah pada periode 2001–2004. Kalau itu, Hamzah Haz yang berasal dari Kalimantan Barat dipilih menjadi wakil presiden untuk mendampingi Presiden Megawati Soekarnoputri.

Setelah itu, saat pemilihan umum dilakukan secara langsung, tak ada lagi perwakilan Kalimantan yang terpilih menduduki kursi wakil presiden. “Alasan saya, mendorong Isran Noor untuk menjadi calon wakil presiden adalah untuk keadilan. Karena selama ini, presiden dan wakil presiden kebanyakan berasal dari Jawa. Sekarang saatnya, salah satunya berasal dari Kaltim. Karena ada Ibu Kota Baru di Kaltim, sudah seharusnya wakil presidennya berasal dari Kaltim. Dan urutan pertama yang saya usulkan adalah Pak Isran Noor,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang

Diketahui, Prof Masjaya dan Isran Noor yang masuk dalam anggota Tim Transisi Pendukung Persiapan, Pembangunan, dan Pemindahan IKN dibebani tugas berat oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Menurut Pratikno, Prof Masjaya dan Isran Noor serta anggota tim lainnya harus bekerja keras untuk membangun sistem baru.

“IKN bukan semata-mata sebuah ibu kota tetapi ini adalah sebuah kota metropolitan baru, sekaligus menjadi ibu kota ekonomi, ibu kota ilmu pengetahuan dan teknologi, ibu kota keuangan kawasan bukan hanya Indonesia,” kata Mensesneg.

Pratikno menegaskan bahwa momentum pembangunan dan pemindahan IKN harus berhasil karena belum tentu akan terulang dalam beberapa abad ke depan. “Jadi, mohon bantuan bapak, ibu, semuanya untuk mendukung kerja-kerjanya Pak Bambang (ketua Badan Otorita IKN) dan Pak Dhony (wakil ketua Badan Otorita IKN), dari segala sektor yang menjadi tanggung jawab bapak, ibu sekalian,” ujar Pratikno saat memberikan arahan kepada Tim Transisi Pendukung Persiapan, Pembangunan, dan Pemindahan IKN di Jakarta beberapa hari lalu.

Baca Juga:  Selesai Februari, Kontraktor Jembatan Kembar Disanksi

Publik Cermati Isu Lingkungan-Anggaran IKN

Sementara itu kemarin, Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI) merilis survei terkait pemindahan IKN ke Kaltim. Secara prinsip, publik merasa tidak masalah dengan rencana tersebut. Namun, mereka mempersoalkan berbagai isu yang muncul dalam proses pemindahan IKN. Dalam survei yang digelar pada 1–14 Mei itu, 564 responden mencermati sejumlah masalah pemindahan IKN. Peneliti APSSI Novri Susan menyebut, 82,3 persen publik menyoroti besaran anggaran pemindahan IKN dan 69 persen khawatir dengan kerusakan lingkungan.

Lalu, 62,4 persen publik mempermasalahkan tergusurnya masyarakat lokal hingga 30 persen publik menyoroti potensi reaksi masyarakat lokal terhadap pemindahan IKN. ”Ada beberapa hal negatif terkait pemindahan IKN,’’ ujar Novri dalam paparan secara virtual kemarin (20/5). Dalam survei itu, tim APSSI menyodorkan pandangan apakah pemindahan IKN sebaiknya ditunda karena Indonesia belum siap. Sebanyak 48,2 persen setuju dengan pendapat itu. Sedangkan 38,8 persen tidak setuju, 12,8 persen tidak berpendapat, dan 3,2 persen tidak tahu.

Sosiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Muhammad Najib Azca menilai proyek IKN sangat penting. Namun, dibutuhkan pengawasan terhadap proyek raksasa tersebut. ’’Agar terhindar dari problem serius,’’ ujarnya. Salah satunya adalah korupsi. Potensi penyimpangan proyek itu dinilai besar. (lum/tau/c6/bay/jpg/riz/k16)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: gubernur kaltimIsran Noor
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Aturan Baru KTP, Nama Tak Boleh Satu Kata

Next Post

Beli Minyak Goreng Curah Wajib Pakai KTP

Related Posts

Jelang Demo Gugat Gubernur, Kesbangpol Kaltim Kumpulkan Ratusan Ormas dalam Balutan Coffee Morning
Kaltim

Jelang Demo Gugat Gubernur, Kesbangpol Kaltim Kumpulkan Ratusan Ormas dalam Balutan Coffee Morning

14 April 2026, 09:00
PKB Kaltim Resmi Cabut Dukungan, Kritik Keras Kinerja Rudy-Seno
Kaltim

PKB Kaltim Resmi Cabut Dukungan, Kritik Keras Kinerja Rudy-Seno

9 April 2026, 13:06
Setelah PKB, Giliran PKS Resmi Beri Rekomendasi Rudy Mas’ud Maju Pemilihan Gubernur Kaltim
Kaltim

Setelah PKB, Giliran PKS Resmi Beri Rekomendasi Rudy Mas’ud Maju Pemilihan Gubernur Kaltim

4 Juli 2024, 09:00
Gubernur Isran Sebut Kaltim Kaya Tapi Penduduk Miskin Masih Tinggi
Kaltim

Spekulasi di Balik Mundurnya Isran Noor dari Ketua NasDem Kaltim; IKN dan Sikap Anies, hingga Kursi Gerindra

14 November 2023, 12:15
Masa Jabatan Habis, Gubernur Isran Noor Pamit
Kaltim

Masa Jabatan Habis, Gubernur Isran Noor Pamit

26 September 2023, 11:08
Besok Gubernur Isran Bertandang ke Bontang, Bakal Resmikan Bantuan Rumah Layak Huni
Bontang

Besok Gubernur Isran Bertandang ke Bontang, Bakal Resmikan Bantuan Rumah Layak Huni

31 Juli 2023, 15:26

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.