• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Abdul Samad Sesalkan Pemkot Hentikan Santunan Kematian

by Redaksi Bontang Post
21 Juni 2021, 16:14
in DPRD Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Anggota Komisi III DPRD Bontang Abdul Samad.

Anggota Komisi III DPRD Bontang Abdul Samad.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Anggota Komisi III DPRD Bontang Abdul Samad menyesalkan kebijakan pemerintah menyetop sementara santunan kematian.

Menurutnya, santunan kematian sebaiknya tak dihentikan. Karena santunan itu sedikit membantu meringankan beban keluarga duka.

“Harapan kita jangan dihentikan, karena sangat membantu untuk masyarakat,” ungkapnya di Ruang Rapat Raripurna, Senin (21/6/2021).

Politisi Hanura itu tak menampik bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bontang saat ini menurun untuk pembiayaan penanganan Covid-19.

Tetapi, tak serta merta santunan kematian dihentikan. Sebab, sifatnya juga penting dan sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi keluarga miskin. Ia berharap agar program santunan tetap dijalankan sebagaimana telah dilakukan oleh pemimpin sebelumnya.

Menanggapi itu, Wali Kota Bontang, Basri Rase menyampaikan alasan santunan kematian dihentikan karena ada temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan mendapatkan catatan terkait hal itu.

Adanya temuan itu, dengan terpaksa sementara waktu Basri menghentikan santunan kematian.

Saat ini pemerintah berupaya program santunan kematian kembali dilanjutkan. Pun bagian hukum pemerintah telah konsultasi dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI. Dan masih menunggu respon.

“Sudah kami kirim surat ke sana, namun sampai sekarang belum ada jawaban,” ungkapnya.

Sembari menunggu respon, ia berharap BPKP merespon dan tidak menjadi temuan dikemudian hari. Sehingga santunan kematian kembali disalurkan kepada masyarakat.

Sebagai informasi, santunan kematian untuk masyarakat Bontang tertulis dalam Perwali Nomor 35 tahun 2018. Santunan diberikan kepada ahli waris sebesar Rp 3 juta. (*)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kasus Covid-19 Melonjak, Sekolah Tatap Muka di Bontang Terancam Batal

Next Post

Juara Lagi Setelah 581 Hari, Marquez: Salah Satu Terhebat Dalam Karir

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.