• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Adem, Paus Fransiskus dan Imam Besar Mesir Serukan Perdamaian

by M Zulfikar Akbar
6 Februari 2019, 14:00
in Internasional
Reading Time: 1 min read
0
Paus Franciskus dan Imam Besar Mesir Sheikh Ahmed Al Tayeb bertemu di Abu Dhabi pada Senin (4/2). Keduanya saling berpelukan dan menyerukan perdamaian (Daily News Egypt)

Paus Franciskus dan Imam Besar Mesir Sheikh Ahmed Al Tayeb bertemu di Abu Dhabi pada Senin (4/2). Keduanya saling berpelukan dan menyerukan perdamaian (Daily News Egypt)

Share on FacebookShare on Twitter

Paus Franciskus dan Imam Besar Mesir Sheikh Ahmed Al Tayeb bertemu di Abu Dhabi pada Senin (4/2). Keduanya saling berpelukan dan menyerukan perdamaian. Kedua pemimpin agama menandatangani pernyataan dengan harapan mereka bisa mendorong perdamaian dunia.

“Dokumen itu ditandatangani atas nama semua korban perang, penganiayaan, dan ketidakadilan, juga bagi mereka yang disiksa di bagian manapun di dunia, tanpa perbedaan,” kata Paus dilansir dari India Today pada Selasa (5/2).

“Kami dengan tegas menyatakan, agama-agama tidak boleh menghasut perang, sikap kebencian, permusuhan dan ekstremisme. Mereka juga tidak boleh menghasut kekerasan atau penumpahan darah.”

Imam Besar Masjid dan Universitas Al Azhar Mesir, Sheikh Ahmed Al Tayeb meminta umat Islam di Asia Barat untuk merangkul komunitas Kristen lokal sambil mengatakan kepada orang-orang Kristen bahwa mereka adalah warga negara bangsa ini dengan hak dan tanggung jawab penuh.

“Terus rangkullah saudara-saudaramu warga negara Kristen di mana pun, karena mereka adalah teman kami di negara kami,” kata Imam Besar.

Baca Juga:  Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun, Akhiri Masa Kepausan Penuh Gejolak

Paus juga menyerukan kebebasan beragama penuh di wilayah mayoritas Muslim. Ini dilakukan untuk mempromosikan jalan damai yang konkret, dan orang-orang dari berbagai agama harus bersatu.

Paus juga menandai bahaya berita palsu setelah boikot Qatar oleh Bahrain, Mesir, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Krisis telah dimulai setelah kantor berita Qatar yang dikelola pemerintah diretas.

Kunjungan 40 jam Paus Francis ke Abu Dhabi berakhir pada Selasa (5/2) diwarnai dengan misa kepausan pertama di Semenanjung Arab. Pertemuan ini dihadiri oleh 135.000 orang yang diharapkan untuk berpartisipasi, yang belum pernah dilihat sebelumnya di wilayah itu. (jpc)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: imam besar mesirPaus FranciskusSheikh Ahmed Al Tayeb
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Siap-siap, Harga Rumah Subsidi Bakal Naik Bulan Ini

Next Post

Pria Gugat Orangtuanya karena Melahirkannya

Related Posts

Profil Paus Leo XIV; Dari Daerah Terpencil Peru, Jembatan antara Tradisi dan Pembaruan
Internasional

Profil Paus Leo XIV; Dari Daerah Terpencil Peru, Jembatan antara Tradisi dan Pembaruan

9 Mei 2025, 09:51
Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun, Akhiri Masa Kepausan Penuh Gejolak
Internasional

Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun, Akhiri Masa Kepausan Penuh Gejolak

21 April 2025, 18:11

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.