• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun, Akhiri Masa Kepausan Penuh Gejolak

by BontangPost
21 April 2025, 18:11
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, – Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik Roma pertama asal Amerika Latin, meninggal dunia pada usia 88 tahun. Demikian disampaikan Vatikan dalam pernyataan video pada 21 April. Kepergiannya menandai akhir dari masa kepausan yang kerap diwarnai ketegangan dan perdebatan saat ia mencoba mereformasi institusi gereja.

“Saudara-saudari terkasih, dengan kesedihan mendalam saya umumkan wafatnya Bapa Suci kita, Fransiskus,” ujar Kardinal Kevin Farrell di saluran televisi Vatikan. “Pukul 07.35 pagi ini (waktu setempat), Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa.”

Paus Fransiskus wafat sehari setelah kemunculan publik pertamanya sejak keluar dari rumah sakit pada 23 Maret lalu setelah dirawat 38 hari karena pneumonia ganda.

Baca Juga:  Profil Paus Leo XIV; Dari Daerah Terpencil Peru, Jembatan antara Tradisi dan Pembaruan

Pada Minggu Paskah, 20 April, ia menyapa umat di Lapangan Santo Petrus dari mobil terbuka dan memberikan berkat khusus untuk pertama kalinya sejak Natal.

Terpilih pada 13 Maret 2013, Jorge Mario Bergoglio mengejutkan banyak pihak dengan pendekatan sederhana dan perhatian besar pada kaum miskin. Ia bahkan menolak tinggal di apartemen mewah kepausan, memilih hunian sederhana demi “kesehatan psikologisnya.”

Mewarisi Gereja yang dilanda skandal pelecehan seksual dan konflik internal, Fransiskus ditugaskan untuk memulihkan stabilitas. Namun masa jabatannya dibayangi kritik dari kubu konservatif yang menilai ia terlalu mengabaikan tradisi, sementara kalangan progresif menganggap ia tidak cukup berani mendorong perubahan.

Meski menghadapi perlawanan dari dalam, Paus Fransiskus menjadi figur global yang disegani. Ia dikenal aktif menjalin dialog lintas agama, memperjuangkan perdamaian, dan membela kaum marginal seperti para migran.

Baca Juga:  Adem, Paus Fransiskus dan Imam Besar Mesir Serukan Perdamaian

Keunikannya makin terasa karena selama sebagian besar masa jabatannya, Vatikan memiliki dua figur berjubah putih—ia dan pendahulunya, Paus Benediktus XVI, yang memilih tetap tinggal di Vatikan setelah pengunduran dirinya pada 2013. Benediktus wafat pada Desember 2022, meninggalkan panggung kepausan sepenuhnya pada Fransiskus.

Paus Fransiskus telah menunjuk hampir 80 persen kardinal pemilih paus berikutnya, membuka peluang besar bahwa penerusnya akan melanjutkan arah kebijakannya yang lebih progresif—meskipun terus mendapat penolakan dari kalangan tradisionalis. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Paus FranciskusPaus Fransiskus
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Warga Miskin di Kelurahan Tanjung Laut Indah Capai 4.363 Jiwa, Lurah Minta RT Pendataan Ulang

Next Post

Pembangunan Gedung Baru RSUD Bontang Bakal Tambah 100 Tempat Tidur Pasien hingga Ruang Operasi

Related Posts

Profil Paus Leo XIV; Dari Daerah Terpencil Peru, Jembatan antara Tradisi dan Pembaruan
Internasional

Profil Paus Leo XIV; Dari Daerah Terpencil Peru, Jembatan antara Tradisi dan Pembaruan

9 Mei 2025, 09:51
Adem, Paus Fransiskus dan Imam Besar Mesir Serukan Perdamaian
Internasional

Adem, Paus Fransiskus dan Imam Besar Mesir Serukan Perdamaian

6 Februari 2019, 14:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.