BONTANGPOST.ID, Bontang – Kondisi Jalan Koi atau ruas jalan menuju SMP 7, Kelurahan Tanjung laut Indah mengalami kerusakan. Di beberapa titik struktur jalan justru patah. Utamanya yang berada di tepi sungai. Akibatnya pengendara harus menghindari struktur yang miring tersebut.
Salah satu pengendara yang melintas Jarno mengaku kondisi ini sangat membahayakan jika dibiarkan terlalu lama. Mengingat akses ini sangat padat di waktu tertentu. Khususnya saat jam pelajar sekolah berangkat maupun pulang.
“Saya tiap hari mengantar anak sekolah. Ini di bagian ujung dekat Jalan KS Tubun sudah miring jalannya,” kata Jarno.
Dikhawatirkan, jika tidak ada penanganan maka kerusakan akan lebih parah.
Ia menilai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) harus bertindak sigap. Apalagi jika terjadi longsor dan kondisi sungai posisi pasang. “Harus diperbaiki segera mulai dari penurapan maupun struktur jalan. Mengingat di titik itu tidak ada pagar di sempadan sungai,” ucapnya.
Sementara warga lainnya Eko menuturkan sejatinya perbaikan jalan dilakukan pada 2023 lalu. Bentuknya pengaspalan jalan. Pemkot Bontang kala itu mengucurkan anggaran senilai Rp1,5 miliar. “Kemungkinan ini struktur tanahnya yang bergerak. Jadinya kondisinya rusak kembali,” tutur dia.
Ia berharap perbaikan dilakukan segera. Tujuannya agar tidak memakan korban dengan kondisi struktur jalan tersebut. “Penanganan harus komprehensif. Supaya tidak kerja dua kali,” terangnya.
Diketahui proyek perbaikan ini sebelumnya dikerjakan oleh CV AW. Tahun lalu, Pemkot Bontang juga membangun jembatan di depan SMP 7 yang terhubung dengan Jalan Atletik, Kelurahan Api-Api. Anggaran yang digelontorkan mencapai Rp4,9 miliar. (KP)







