• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Alamak.. Beras Langka Mulai Terjadi

by M Zulfikar Akbar
19 Januari 2018, 08:10
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
BERAS LANGKA: Koperasi Pedagang Pasar Induk Beras Cipinang menyebut kelangkaan beras medium terjadi sejak pemerintah mematok harga eceran pada September 2017. (CNNIndonesia/Safir Makki).

BERAS LANGKA: Koperasi Pedagang Pasar Induk Beras Cipinang menyebut kelangkaan beras medium terjadi sejak pemerintah mematok harga eceran pada September 2017. (CNNIndonesia/Safir Makki).

Share on FacebookShare on Twitter

Ketua Koperasi Pedagang Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Zulkifli Rasyid menyebut, kelangkaan beras medium di pasaran terjadi sejak pemerintah memberlakukan Harga Eceran Tertinggi (HET) pada September 2017 lalu. Hal tersebut sudah disampaikannya kepada Menteri Pertanian saat mengunjungi PIBC.

“Sejak HET ditetapkan 1 September, beras medium langka di pasaran. Bahkan, sampai detik ini masih kosong. Saya sudah sampaikan dua bulan lalu, ada kekhawatiran kita harus impor,” ujarnya, mengutip Antara, Kamis (18/1).

Seharusnya, pemerintah tidak perlu memberlakukan HET beras medium dan premium. Toh, kenyataannya, harga kedua jenis beras tersebut justru melebihi HET.

Zulkifli mengaku, saat ini, harga beras medium di pasar berkisar Rp11 ribu per kg atau jauh melebihi HET beras medium yang sebesar Rp9.450/kg (wilayah Jawa, Lampung dan Sumatra Selatan).

Baca Juga:  Setelah Minyak Makan, Polda Kaltim Temukan Berat Beras Tidak Sesuai Keterangan di Kemasan

Kondisi yang sama juga terjadi pada beras premium di pasaran yang mencapai Rp13 ribu/kg, sedangkan HET yang ditetapkan Rp12.800/kg.

“Saya sudah 40 tahun di Pasar Induk Cipinang, baru kali ini menemukan harga beras tertinggi, yaitu Rp13 ribu sampai Rp14 ribu per kg hari ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, harga beras seharusnya hanya diatur pada level tertinggi semua jenis beras, yakni sekitar Rp12.000 sampai Rp13.000 per kg.

Selain itu, terkait impor beras 500 ribu yang dilakukan pemerintah, Zulkifli menilai, impor terjadi bukan karena indikasi permainan harga, melainkan karena memang stok beras yang langka di pasaran.

“Bagaimana orang mau bermain harga dengan posisi sekarang? Kalau ada stok, orang malah berpacu untuk mengeluarkan, karena ini impor mau masuk dan panen juga akan datang, harga harusnya turun,” terang dia. (Antara/bir)

Baca Juga:  Stok Beras Kaltim Masih Aman
Tags: beras
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemerintah Bakal Lelang 43 Blok Migas Tahun Ini

Next Post

Bupati ini Minta Pembangunan Jangan Hanya di Kota

Related Posts

Setelah Minyak Makan, Polda Kaltim Temukan Berat Beras Tidak Sesuai Keterangan di Kemasan
Kaltim

Setelah Minyak Makan, Polda Kaltim Temukan Berat Beras Tidak Sesuai Keterangan di Kemasan

24 Maret 2025, 08:30
Stok Aman, Harga Beras Tak Boleh Naik
Kaltim

Stok Aman, Harga Beras Tak Boleh Naik

25 April 2019, 16:00
Bontang

Stok Beras Kaltim Masih Aman

31 Januari 2019, 19:30
Akses Jalan Hambat Pendistribusian Rasta
Breaking News

Akses Jalan Hambat Pendistribusian Rasta

31 Januari 2018, 11:03
Bontang Aman dari Benih Padi Berbakteri
Breaking News

Kutim Andalkan 7 Kecamatan Jadi Penghasil Beras Terbesar

15 Januari 2018, 10:30
Uang PIP Beralih ke Beras
Breaking News

Uang PIP Beralih ke Beras

26 November 2017, 11:01

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.