• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

ALHAMDULILLAH!!! Antrean Haji di Kutim Terpangkas 4 Tahun

by BontangPost
7 Maret 2018, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
PANGKAS ANTREAN: Calon jemaah haji asal Kutim saat mengikuti manasik di Masjid Al Faruq.(IST)

PANGKAS ANTREAN: Calon jemaah haji asal Kutim saat mengikuti manasik di Masjid Al Faruq.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Keberangkat ibadah haji bagi jamaah Kutai Timur sebelumnya harus menunggu hingga 25 tahun sejak mendaftarkan diri. Namun tidak pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya. Jadwal menunaikan rukun islam yang ke lima tersebut akan lebih cepat. Diperkirakan masa tunggu hanya 21 hingga 22 tahun. Perhitungannya lebih cepat tiga hingga empat tahun.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kutim, Ambotang mengatakan mulai tahun ini regulasinya mengalami perubahan. Semua sudah dibenahi dari yang sebelumnya.

Diantara kebijakan yang diambil ialah masalah prioritas. Contoh, bagi mereka yang sudah pernah menunaikan ibadah haji, maka tidak diwajibkan mengulang untuk yang kesekian kalinya.

“Jika mereka sudah pernah melaksanakan haji, maka harus mengalah untuk warga yang sama sekali belum pernah. Kecuali kuota keberangkatan masih ada. Tetapi kalau masih ada yang mengantre, maka kami utamakan yang mereka,” ujar Ambotang belum lama ini.

Baca Juga:  Cuma Satu Hari, SPK Langsung Terbit 

Kemudian masalah usia menjadi salah satu pertimbangan pemerintah. Dirinya mengungkapkan keberangkatan akan disesuaikan dengan rekapan data, jika usianya lebih tua maka akan menjadi prioritas dibanding pendaftar muda.

“Bagi mereka yang sudah tua dan lama mengantre, maka jelas kami utamakan dari yang muda. Kami tidak bisa membiarkan orangtua sangat lama menunggu,” katanya.

Selain itu, beberapa hal lainnya juga menjadi faktor keberangkatan menjadi lebih cepat dari jadwal yang sudah ditentukan. Seperti hal yang biasa terjadi, biasanya sudah mendaftar namun tiba saatnya berangkat mereka sakit maupun meninggal dunia. Sehingga berkurang kursi keberangkatan dan dapat mempercepat jadwal antrean dibelakangnya lebih maju.

“Diantara faktornya biasanya ada berhalangan berangkat, sakit, meninggal dunia, masalah keluarga, atau gagal berangkat karena belum ada uang. Semua bisa saja terjadi. Makanya bisa lebih cepat,” jelasnya.

Baca Juga:  “Kami Belum Bisa Berbuat Lebih”

Disinggung masalah jumlah jamaah yang diberangkatkan, tahun ini kembali diberi jatah sebanyak 180 orang. Ini termasuk dua orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

“Sesuai dengan data pendaftaran, kemungkinan Agustus mendatang kami akan memberangkatkan ratusan orang. Namun saat ini masih dalam tahap pendataan jamaah dan pembuatan paspor,” tutupnya. (*/la)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kabar hajiSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pacar Ancam Sebar Foto Bugil, Siswi Pasrah Disetubuhi

Next Post

AWAS!!! Jika Kampanye Politik di Masjid, Kemenag Instruksikan Pengusiran 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.