• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Anggaran Penanggulangan Banjir Rp85 Miliar Dikucur dari Bankeu, Warga Diminta Bersabar

by Redaksi Bontang Post
17 Februari 2026, 16:51
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sejumlah titik di wilahah Bontang masih menjadi area langganan terdampak banjir. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Sejumlah titik di wilahah Bontang masih menjadi area langganan terdampak banjir. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kejadian banjir yang terjadi 14 Februari 2026 ini mendapat atensi dari Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris. Ia memastikan total anggaran sekitar Rp85 miliar telah dialokasikan melalui bantuan keuangan (Bankeu) untuk penuntasan banjir di Bontang.

Pejabat yang akrab disapa AH ini meminta masyarakat bersabar karena sejumlah program penanganan banjir masih dalam tahap persiapan dan belum seluruhnya bisa dilaksanakan secara langsung. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang terdampak banjir akibat intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

“Yang pertama kami minta maaf kepada warga. Kondisi cuaca beberapa hari terakhir memang hujan terus. Tapi anggaran penanganan banjir sudah ada Rp85 miliar tahun ini untuk penuntasan,” kata AH, Senin (16/2/2026).

Menurutnya, anggaran tersebut akan difokuskan pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur drainase di beberapa titik rawan banjir. Salah satunya lanjutan penurapan dan pembangunan saluran di wilayah Api-Api yang akan dikerjakan tahun ini.

Baca Juga:  Bontang Banjir, Ini Rekayasa dan Pengalihan Lalu Lintas

Selain itu, pembangunan saluran drainase primer juga dilakukan secara paralel di beberapa kawasan. Pemkot juga menyiapkan anggaran untuk penanganan di sejumlah kelurahan, seperti Gunung Telihan sekitar Rp 10 miliar, Polder Tanjung Laut Rp 10 miliar, serta pembangunan drainase primer di Kelurahan Api-Api sebesar Rp 20 miliar.

 

Di wilayah Guntung, pembangunan drainase primer segmen satu dan dua juga masuk dalam program prioritas tahun ini dengan total puluhan miliar rupiah. Ia menjelaskan, sebagian proyek merupakan kolaborasi dengan pemerintah provinsi melalui skema Bankeu.

Karena itu, proses pelaksanaan membutuhkan waktu dan tahapan administrasi sebelum pengerjaan fisik dapat dimulai. Untuk jangka pendek, Pemkot akan melakukan normalisasi dan pendalaman saluran sebagai langkah sementara guna mengurangi dampak banjir.

Namun untuk penanganan utama, masyarakat diminta menunggu realisasi program besar yang sudah dianggarkan. “Kita akan lakukan normalisasi sementara, tapi untuk langkah besar memang harus menunggu program yang sudah dianggarkan. Tahun 2026 ini diharapkan menjadi langkah awal penanganan banjir secara besar,” ucapnya.

Baca Juga:  Waspada Cuaca Buruk

AH berharap pembangunan infrastruktur drainase dan saluran air yang saling terhubung antarwilayah dapat memperlancar aliran air dan mengurangi genangan. Pemkot optimistis jika proyek berjalan sesuai rencana, dampak banjir di sejumlah kawasan akan berkurang signifikan.

“Semua ini saling terhubung. Kalau drainase utama sudah dibenahi, aliran air akan lebih lancar. Kita berharap masyarakat bersabar karena proses ini sedang berjalan,” tutur dia.

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 1.774 kepala keluarga (KK) dengan sekitar 5.837 jiwa terdampak banjir yang meluas di beberapa kelurahan di wilayah tersebut. Jumlah itu masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring proses pendataan yang terus berlangsung.

Salah satu wilayah terdampak yakni Kelurahan Gunung Elai. Banjir mulai naik sekitar pukul 06.00 Wita dan merendam sejumlah rukun tetangga (RT).

Baca Juga:  Atasi Banjir di Pisangan, Bontang Dapat Bantuan Keuangan Pemprov Rp27,5 Miliar

Data sementara mencatat 360 KK atau sekitar 1.126 jiwa terdampak banjir kiriman yang merendam permukiman warga. Selain Gunung Elai, banjir juga merendam Kelurahan Guntung. Sedikitnya 530 KK terdampak di sejumlah RT, di antaranya RT 16, RT 09, RT 10, RT 06, RT 15, RT 04, RT 13, RT 12 dan RT 17.

Dari data tersebut,  jumlah warga terdampak mencapai sekitar 1.591 jiwa. Banjir juga meluas ke Kelurahan Api-Api. Data sementara menunjukkan 832 KK atau sekitar 2.671 jiwa terdampak di sedikitnya 19 RT.

Sementara itu, di Kelurahan Gunung Telihan tercatat 230 jiwa terdampak di RT 19, RT 20 dan RT 21. Di Kelurahan Kanaan, banjir merendam tiga RT dengan total 42 KK atau 219 jiwa terdampak. Sedangkan di Kelurahan Satimpo, banjir dilaporkan merendam sedikitnya 10 KK di RT 21. (*)

Tags: Banjir Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dijanjikan Rp2 Juta Tiap Bulan, Guru Ngaji Bontang Pertanyakan Selisih Insentif

Next Post

Jalan Menuju Sangkulirang Rusak Parah, DPRD Kaltim Minta Penanganan Cepat

Related Posts

Lumpur dan Sampah Sumbat Drainase, Tiga Titik Rawan Banjir di Bontang Dibersihkan
Bontang

Lumpur dan Sampah Sumbat Drainase, Tiga Titik Rawan Banjir di Bontang Dibersihkan

1 Oktober 2026, 11:30
Pemkot Bontang Siapkan DED Tiga Polder, Bidik Dana Provinsi dan APBN untuk Atasi Banjir
Pemkot Bontang

Pemkot Bontang Siapkan DED Tiga Polder, Bidik Dana Provinsi dan APBN untuk Atasi Banjir

29 Juni 2026, 17:14
Akses Bontang Kuala Kerap Terendam Rob, Pemkot Siapkan Rp40 Miliar Bangun Trotoar
Bontang

Akses Bontang Kuala Kerap Terendam Rob, Pemkot Siapkan Rp40 Miliar Bangun Trotoar

15 Juni 2026, 19:01
Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal
Bontang

Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal

18 April 2026, 16:13
Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu
Bontang

Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu

15 April 2026, 21:28
Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang
Bontang

Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang

15 April 2026, 18:25

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.