• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Angka Kasus DBD Tinggi, Neni: Jangan Sampai KLB

by M Zulfikar Akbar
25 Februari 2019, 14:29
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat gelaran CFD, kemarin (24/2/2019). (MEGA ASRI/KP)

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat gelaran CFD, kemarin (24/2/2019). (MEGA ASRI/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bontang sudah menyerang 343 pasien hingga 22 Februari 2019. Wali Kota Bontang Neni Moeniaeni meminta agar jangan sampai menjadi kejadian luar biasa (KLB). Masyarakat pun diajak cegah DBD dengan mengurangi sampah plastik.

“Jangan sampai KLB, tapi kami melakukan fogging fokus pada wilayah yang terserang DBD,” kata Neni saat ditemui usai menghadiri car free day, Ahad (24/2).

Neni mengungkapkan, seyogianya fogging fokus dilakukan jika terdapat tiga kasus DBD dalam satu wilayah itu. Tetapi, ia meminta Diskes Bontang walau terdapat satu kasus lakukan fogging fokus.

“Kalau perlu fogging menyeluruh. Itu (fogging) sudah dilaksanakan oleh pemerintah bekerja sama dengan perusahaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Direktur PT BME Resmi Dilantik Wali Kota Bontang

Disinggung mengenai fogging yang dinilai kurang efektif untuk mencegah DBD, Neni mengatakan kembali lagi kepada sampah dan lingkungan. Masyarakat, kata dia, bisa mengurangi sampah plastik sambil berlaku hidup sehat. Hal itu diharapkan bisa mengurangi tempat-tempat bertelur nyamuk dengan tidak adanya sampah plastik.

“Kembali lagi ke kebersihan, karena pengurangan sampah plastik bisa memutus rantai perkembangan nyamuk,” ungkap Neni.

Sebelumnya, Kasi Surveilans, Imunisasi, Wabah, dan Bencana Diskes Bontang Adi Permana mengatakan terdapat tujuh kelurahan yang dinilai angka kasus DBD nya tertinggi di Bontang. Di antaranya Berebas Tengah, Berbas Pantai, Tanjung Laut, Apiapi, Gunung Elau, Gunung Telihan, dan Loktuan.

“Awal tahun ini kasus tertinggi dan perlu kekhawatiran. Soal KLB memang yang menentukan kepala daerah, karena untuk mengubah status ada implikasinya,”pungkasnya.(mga/prokal)

Baca Juga:  Neni Minta Kepala OPD Siaga 24 Jam
Tags: dbddemam berdarah dengueklb dbdneni moerniaeniWali Kota Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wardah di Harvard

Next Post

Lebih Pilih Antre Solar, Sopir: Harga Dexlite Mahal

Related Posts

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian
Bontang

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian

27 Oktober 2026, 13:18
DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak
Bontang

DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak

6 Oktober 2026, 09:42
Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah
Bontang

Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah

11 September 2026, 10:03
Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada
Bontang

Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada

2 September 2026, 09:00
Dinkes Bontang Luncurkan Peta Digital DBD, Warga Kini Bisa Pantau Sebaran Kasus Per RT
Bontang

DBD Bontang Naik-Turun, Angka Tertinggi Pernah Capai 588 Kasus

15 Agustus 2026, 10:00
Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta
Bontang

Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta

14 Agustus 2026, 12:33

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.