BONTANGPOST.ID, Bontang – Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris meminta Pemkot Bontang cepat mengeksekusi program normalisasi Waduk Kanaan sebelum akhir tahun. Curah hujan tinggi di akhir tahun dikhawatirkan menyebabkan air sungai meluap dan menyebabkan banjir.
Agus Haris menjelaskan, kolam Kanaan merupakan tanah Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang yang memiliki luas 12 hektare. Sementara yang difungsikan kurang lebih baru tujuh hektare, sehingga masih terdapat sisa lahan sekitar lima hektare.
“Bisa dimaksimalkan 10 hektare jadi waduk, 2 hektarnya dibuat jalan atau tempat inspeksi. Waduk Kanaan ini bisa jadi pintu kontrol masuknya air saat curah hujan tinggi,” sebutnya, Jumat (26/7/2024).
Politikus Partai Gerindra ini memberikan gambaran apabila bendungan yang terletak di wilayah Kelurahan Kanaan ini difungsikan secara optimal dengan kedalaman lima meter, maka waduk tersebut diestimasikan dapat menampung 500 kubik air.
“Kalau air hujan ditambah dengan banjir kiriman mencapai 1,8 juta kubik, sisa 1,3 juta lagi yang perlu dipikirkan,” ujarnya.
Dikatakannya upaya ini bisa dijalankan sembari tetap melakukan upaya lainnya. Seperti normalisasi sungai, pelebaran dan perbaikan drainase, pembangunan folder atau meninggikan tebing kiri kanan dengan menyesuaikan pemukiman penduduk.
“Misalnya tidak ada pemukiman, buat saja tinggi tebingnya. Kecuali padat penduduk harus disesuaikan,” tandasnya.
Namun demikian, Agus Haris bilang untuk mewujudkan hal tersebut perlu keseriusan dari pemerintah daerah. Yakni, menambah luasan lahan pengerukan agar Waduk Kanaan lebih dalam lagi, sehingga daya tampungnya lebih maksimal. (*)







