• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Antisipasi Karhutla, Dirikan Posko Kesiapsiagaan di Bontang Lestari

by M Zulfikar Akbar
19 September 2019, 13:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Dandim 0908 Bontang, Wali Kota Bontang, dan tamu undangan lainnya mengecek kesiapan alat dan personel yang akan bertugas di posko. (Zaenul/Bontangpost.id)

Dandim 0908 Bontang, Wali Kota Bontang, dan tamu undangan lainnya mengecek kesiapan alat dan personel yang akan bertugas di posko. (Zaenul/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Kodim 0908/Bontang menggelar apel kesiapsiagaan bencana dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Bontang di Halaman Kodim 0908/Bontang Jalan Awang Long, Kamis (19/9/2019).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase, Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti, Dandim 0908/Bontang  Letkol Arm Eko Pristiono, serta diikuti sebanyak 300 pasukan terdiri dari TNI/Polri, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Manggala Agni, dan lain-lain.

Dandim 0908/Bontang Letkol Arm Eko Pristiono mengatakan, dalam menanggulangi karhutla tersebut, pihaknya bekerjasama dengan pemerintah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bontang, serta instansi lainnya akan mendirikan posko kesiapsiagaan di wilayah Bontang Lestari. Pos tersebut akan diisi oleh pasukan gabungan, serta dilengkapi berbagai peralatan pemadaman seperti tangki air dan alat pemadam manual lainnya. Pemilihan Bontang Lestari ini, lantaran dianggap rawan terjadinya karhutla.

Baca Juga:  Kepungan Api Karhutla Ancam Orangutan Samboja, Tim Gabungan Pacu Waktu Selamatkan Satwa

“Kami mau cek ini, sementara satu posko dulu, yang akan jadi dalam satu atau dua hari ini,” ucapnya.

Dalam pencegahan ini, pihaknya menurunkan personel sebanyak 100 pasukan TNI yang akan bersinergi dengan Polri serta instansi lainnya. Tugasnya selain bergerak cepat untuk memadamkan api, yang terpenting menurutnya adalah menangkalnya. Sehingga pasukan dituntut mensosialisasikan kepada masyarakat yang ditemui di lapangan, untuk tidak membakar hutan atau lahan yang akan dibuka untuk keperluan pertanian maupun lainnya dan bahaya karhutla.

“Sampaikan kampanye berbisik kepada warga yang tinggal di sekitar hutan agar tidak membakar hutan,” ucapnya.

Selain itu pihaknya juga telah dilengkapi suatu aplikasi yang dapat menunjukkan titik api (hotspot), sehingga ketika terlihat adanya hotspot, pasukan langsung bergerak menuju lokasi tersebut.

Baca Juga:  Mulai Waspadai Bahaya Karhutla! 

“Kalau yang merah ini titik api, tinggal diklik akan menunjukkan lokasi, sehingga kami akan cepat sampai lokasi,” ujarnya sambil menunjukkan aplikasi yang terpasang di ponselnya.

Dia menegaskan terciptanya zero hotspot di Kota Taman ini tidak dapat ditanggulangi oleh satu pihak saja, akan tetapi membutuhkan peran seluruh instansi dan elemen masyarakat. “Saya harapkan agar untuk zero hotspot, sekecil apapun itu titik api jangan dibiarkan,” tegasnya.

Sementara itu Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti, menjelaskan bahwa hukuman bagi pembakar hutan dan lahan itu sangat berat, yaitu maksimal akan mendekam di balik jeruji selama 10 tahun serta denda yang harus dibayarkan mencapai Rp 10 miliar. Oleh karena itu, agar disampaikan kepada para petani tradisional serta sanak keluarganya ketika hendak membuka kebun atau kavelingan tidak dengan cara dibakar.

Baca Juga:  Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan

“Barang siapa yang merusak lingkungan hidup akan dipidana penjara,” katanya.

Ditambahkan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, hutan merupakan paru-paru dunia, karena dalam hutan terdapat banyak tumbuhan hijau, sebagai penampung karbon dioksida dan penghasil oksigen terbesar serta aspek biosfer terbesar. Sebab itu tujuan kegiatan ini untuk mencegah dan penanggulangan kebakaran. Karena semakin besar kebakaran, akan semakin banyak masalah maupun gangguan yang ditimbulkan.

“Kebakaran hutan ini merusak tatanan hutan, flora dan fauna, mengganggu pernapasan, serta mengganggu pernapasan,” ujarnya. (Zaenul)

Tags: Karhutla
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Turunkan Angka DBD, Neni Ajak Pelajar Jadi Kader Jumantik

Next Post

Berantas DBD, Empat Kelurahan Bakal Di-Fogging Badak LNG

Related Posts

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan
Bontang

Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan

28 Oktober 2026, 15:08
Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya
Nasional

Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya

28 Oktober 2026, 14:52
Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu
Kaltim

Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu

24 Oktober 2026, 10:10
Titik Panas di Berau Sudah Tembus 700, Terbanyak di Kaltim
Nasional

Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional, Menko Polkam: Indonesia Masih Sanggup

20 Oktober 2026, 08:39
Kabut Asap Karhutla Indonesia Sampai Singapura, Ini Daftar 7 Perusahaan yang Disorot NEA
Nasional

Kabut Asap Karhutla Indonesia Sampai Singapura, Ini Daftar 7 Perusahaan yang Disorot NEA

19 Oktober 2026, 15:14

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.