• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kabut Asap Imbas Karhutla, Kualitas Udara Bontang Diukur

by M Zulfikar Akbar
18 September 2019, 09:46
in Bontang
Reading Time: 4 mins read
0
ISPU di depan Rumah Sakit Islam Bontang mengalami kendala pasca perpindahan suplai listrik di kasawan tersebut. (Adiel Kundhara/KP)

ISPU di depan Rumah Sakit Islam Bontang mengalami kendala pasca perpindahan suplai listrik di kasawan tersebut. (Adiel Kundhara/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyebabkan kabut asap menyelimuti Kota Taman beberapa hari terakhir. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang pun kini tengah mengukur kualitas udara Bontang.

Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas dan Penegakan Hukum DLH, Anwar Sadat mengatakan, pengecekan dilaksanakan mulai Kamis (12/9/2019) lalu di tiga titik berbeda. Berawal dari kawasan Bontang Lestari, kemudian daerah tengah Bontang. Sementara satu tempat lagi belum dapat ditentukan. Alat tersebut akan dipasang selama 24 jam di setiap tempat.

“Hasilnya perkiraan Jumat (20/9/2019) sudah bisa diketahui,” ungkapnya saat ditemui usai pelaksanaan video conference di Aula Makodim 0908/Bontang Jalan Awang Long.

Untuk mengetahui ambang batas baku mutu seperti yang diatur dalam PP 41/1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, pihaknya akan menguji beberapa indikator yang diambil. Yakni nitrogen monoksida (NO), sulfur monoksida (SO), partikulat (PM) 10,  dan PM 2,5. “Ini inisiatif kami sendiri,” ucapnya.

Baca Juga:  Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap
Baku Mutu Ambien Nasional
Parameter Waktu Pengukuran Baku Mutu
SO2(Sulfur Dioksida) 1 Jam 900 ug/Nm3
24 Jam 365 ug/Nm3
1 Thn 60 ug/Nm3
CO(KarbonMonoksida) 1 Jam 30.000 ug/Nm3
24 Jam 10.000 ug/Nm3
1 Thn –
NO2(NitrogenDioksida) 1 Jam 400 ug/Nm3
24 Jam 150 ug/Nm3
1 Thn 100 ug/Nm3
O3(Oksidan) 1 Jam 235 ug/Nm3
1 Thn 50 ug/Nm3
HC(Hidro Karbon) 3 Jam 160 ug/Nm3
PM10 24 Jam 150 ug/Nm3
PM2,5 24 Jam 65 ug/Nm3
1 Thn 15 ug/Nm3
Sumber : PP 41/1999

Pengukuran kualitas udara tersebut bukan saat momen kabut asap saja, melainkan sudah rutin dengan jadwal yang telah ditentukan. Yakni dalam setahun, rutin dilaksanakan sebanyak 4 kali. Ini di luar pengujian yang dilakukan dua perusahaan besar di Kota Taman yang dilakukan setiap hari. “Selama ini kualitasnya masih aman saja,” paparnya.

Di Bontang juga telah terpasang dua alat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), yakni di simpang 3 Rumah Sakit Islam Bontang, serta di kawasan bundaran Hotel Bintang Sintuk. Alat tersebut dapat diperhatikan oleh seluruh warga Bontang untuk mengetahui status udara di Kota Taman.

Baca Juga:  April Masuk Musim Kemarau, Pemerintah Waspasa Karhutla 

“Iya satunya yang depan Yabis (Rumah Sakit Islam Bontang, Red.) itu lagi rusak karena ada perpindahan jaringan listrik,” ujarnya.

Sementara berdasarkan AirVisual, tingkat kualitas udara di Bontang masuk kategori tidak sehat. Peningkatan polusi udara terjadi mulai Senin (16/9/2019) pukul 12.00 Wita. Dua jam berselang, terjadi lonjakan air quality index menjadi 157.

Pada Selasa (17/9/2019) pukul 17.00 Wita terjadi penurunan tingkat pencemaran udara hingga mencapai angka 112. Namun indeks kualitas udara di ISPU bundaran Hotel Bintang Sintuk pada pagi hari pukul 07.48 Wita masuk kategori baik.

Air Quality Index
Hari Waktu Tingkat polusi udara PM 2.5
Senin (16/9/2019) 12.00 Wita 141 51,7 uq/m3
14.00 Wita 157 66,2 uq/m3
16.00 Wita 165 82,3 uq/m3
18.00 Wita 165 82,3 uq/m3
20.00 Wita 173 98,3 uq/m3
22.00 Wita 174 99,8 uq/m3
Selasa (18/9/2019) 00.00 Wita 168 87,8 uq/m3
02.00 Wita 168 87,8 uq/m3
04.00 Wita 168 87,8 uq/m3
06.00 Wita 169 90,8 uq/m3
08.00 Wita 167 86,3 uq/m3
10.00 Wita 165 83,3 uq/m3
12.00 Wita 165 83,3 uq/m3
14.00 Wita 164 80,2 uq/m3
16.00 Wita 153 60,2 uq/m3
Klasifikasi tingkat polusi udara  
0-50 Bagus  
51-100 Sedang  
101-150 Tidak sehat bagi kelompok sensitif  
151-200 Tidak sehat  
201-300 Sangat tidak sehat  
301-500 Berbahaya  
Sumber : AirVisual  
Baca Juga:  Udara Bontang Jumat Pagi Masih Tak Sehat, ISPU Capai 152

Rinciannya, nitrogen dioksida (NO2) tertera 2 ppb, NO 2,9 ppb, oksidan (03) 12,3 ppm, sulfur dioksida (SO2) 0 ppb, karbon monoksida (CO) 0 ppm, PM 10 2 ug/m3, serta PM 2,5 1 ug/m3. Padahal menurut AirVisual tingkat polusi udara di angka 168. Dengan jumlah polutan PM 2,5 yakni 89,3 ug/m3. (*/ak/kp/Zaenul)

Tags: kabut asapKarhutlaPencemaran Udara
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gubernur Isran Luncurkan Beasiswa Kaltim Tuntas, yang Dapat Ribuan

Next Post

1.500 Penumpang Menumpuk di Bandara Sepinggan

Related Posts

Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap
Bontang

Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

30 Oktober 2026, 08:43
Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan
Bontang

Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan

28 Oktober 2026, 15:08
Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya
Nasional

Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya

28 Oktober 2026, 14:52
Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu
Kaltim

Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu

24 Oktober 2026, 10:10
Titik Panas di Berau Sudah Tembus 700, Terbanyak di Kaltim
Nasional

Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional, Menko Polkam: Indonesia Masih Sanggup

20 Oktober 2026, 08:39

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dibutuhkan 21 Pipe Fitter untuk Pabrik 5 Pupuk Kaltim, Cek Syaratnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.