• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Antrean Panjang Solar, Kapolres: Masih Aman dari Pengetap

by M Zulfikar Akbar
28 Februari 2019, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
KLAIM AMAN: Polres Bontang mengaku belum ada temuan pengetap solar di sejumlah SPBU di Kota Taman. (prokal)

KLAIM AMAN: Polres Bontang mengaku belum ada temuan pengetap solar di sejumlah SPBU di Kota Taman. (prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG–Penyebab terjadinya antrean panjang kendaraan berbahan bakar solar di SPBU di Bontang masih menjadi tanda tanya. Sebab, Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti menyebut kasus pengetapan belum ditemukan di Bontang.

Dugaan sementara antrean karena meningkatnya kebutuhan warga terhadap bahan bakar minyak jenis tersebut. Mengingat, terdapat aktivitas pengerukan proyek pembangunan pabrik pengolahan minyak kelapa sawit di Teluk Kadere, Kelurahan Bontang Lestari. “Rata-rata untuk bahan bakar minyak bersubsidi memang antre,” kata Siswanto.

Namun, bila ada sindikat pengetap BBM di Kota Taman maka aparat keamanan pun tak segan menangkapnya. Sebab itu, jika warga mengetahui dimohon untuk melaporkan ke Mapolres Bontang. Tentunya disertai dengan bukti penunjang. Baik berupa foto maupun video.

Baca Juga:  Harga Pertamax Turun Jadi Rp 12.800

“Jangan sampai berpaku pada kata orang saja atau tanpa bukti. Jika kendaraan yang dicurigai terdapat drum pun harus dipastikan. Isinya solar atau justru sopirnya habis mengambil air bersih,” tuturnya.

Diakuinya, belum lama ini ada laporan mengenai dugaan pengetapan dari perwakilan sopir truk. Namun, keterbatasan solar waktu itu karena pengiriman terkendala cuaca. Sehingga distribusi ke daerah tidak menentu. Hal ini berbarengan dengan kelangkaan tabung gas 3 kilogram.

“Memang ada laporan masuk dua bulan lalu. Tetapi kami sudah melakukan mediasi antara perwakilan sopir truk dan pihak SPBU,”  ujarnya.

Sementara itu, perwakilan sopir truk Bontang Ical menduga praktik pengetapan solar terjadi di Bontang. Hasil pengamatannya, beberapa kendaraan telah dimodifikasi agar mampu menampung jumlah bahan bakar di luar standar.

Baca Juga:  Pasokan BBM Premium Berkurang, Banyak Konsumen ‘Hijrah’ ke Pertalite 

Oknum melakukan aksinya dengan segala jenis kendaraan. Mulai mobil pribadi, mobil boks, hingga truk. “Di dalam kendaraan itu ada tiga tandon yang telah dipasang pompa. Kami tahu dari pembayarannya hingga jutaan rupiah. Padahal, normalnya ratusan ribu rupiah saja,” tutur Ical.

Ical berujar sulit menangkap oknum tersebut. Sebab, komplotan ini sangat terorganisasi. Bahkan, ketika hendak mengambil gambar maupun video pun dilarang. “Kami tidak berani kalau menangkap sendiri,” ujarnya.

Dia mengaku telah melaporkan dugaan ini sebanyak dua kali, yakni pada Agustus dan Desember tahun lalu. Tetapi setelah laporan, BBM solar mudah didapatkan selama satu bulan. Setelah itu, situasi serupa kembali.

Selain itu, Ical membeberkan masih banyak pemburu solar yang menggunakan jeriken. Namun, tetap dilayani SPBU.

Baca Juga:  Pelat Luar Dilarang Minum Solar di Kaltim

Ical menjelaskan, dua hari lalu mengantre di SPBU Lhoktuan. Panjang antrean pun mencapai 200 meter. Tepatnya dari simpang empat Lhoktuan hingga lokasi SPBU. “Saya mulai antre pukul 19.00 Wita tetapi baru mendapatkan pukul 21.00 Wita,” terang pria yang bekerja sopir pengangkut material bangunan itu.

Berdasarkan pengamatan Kaltim Post, antrean masih terjadi di sejumlah SPBU di Kota Taman, Selasa (26/2). Meskipun panjangnya tidak seperti hari sebelumnya. Salah satunya, di SPBU Kopkar pada pukul 10.00 Wita. (ak/dwi/k8/prokal)

Tags: antre solarbbmpertaminaSolarspbu bontangTruk
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tambang Emas Liar Ambruk, Delapan Meninggal, Puluhan Masih Terjebak

Next Post

Duh! Jaminan Kesehatan Guru Swasta Terbentur Regulasi

Related Posts

Harga BBM Pertamina Per 1 Oktober 2026, Simak Rincian Lengkap untuk Wilayah Kaltim
Nasional

Harga BBM Pertamina Per 1 Oktober 2026, Simak Rincian Lengkap untuk Wilayah Kaltim

1 Oktober 2026, 13:00
Baru Punya Lima, Pemkot  Bontang Dorong Perumda AUJ Buka SPBU Baru
Bontang

Baru Punya Lima, Pemkot Bontang Dorong Perumda AUJ Buka SPBU Baru

23 September 2026, 12:05
Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina
Nasional

Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina

19 September 2026, 14:00
Harga Pertamax Naik Lagi per 1 Februari 2025 Lalu, Kini Rp13.200 per Liter
Bontang

Pemkot Bontang Kebut Perizinan Dua SPBU Baru, Ini Lokasinya

16 September 2026, 10:20
Loloskan Barcode Tak Sesuai Kendaraan, Operator SPBU Tanjung Laut Bontang Dipecat
Bontang

Loloskan Barcode Tak Sesuai Kendaraan, Operator SPBU Tanjung Laut Bontang Dipecat

2 September 2026, 10:40
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.