• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Duh! Jaminan Kesehatan Guru Swasta Terbentur Regulasi

by M Zulfikar Akbar
28 Februari 2019, 13:30
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
TERHALANG ATURAN: Perwakilan guru swasta mendengarkan arahan dari BPJS Kesehatan terkait keinginan agar jaminan kesehatan dibayarkan melalui APBD Bontang. (prokal)

TERHALANG ATURAN: Perwakilan guru swasta mendengarkan arahan dari BPJS Kesehatan terkait keinginan agar jaminan kesehatan dibayarkan melalui APBD Bontang. (prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG–Harapan guru swasta masuk sebagai program bantuan iuran (PBI) APBD di BPJS Kesehatan terbentur regulasi. Sebab, bagi yang terwadah dalam sebuah yayasan masuk segmentasi pekerja penerima upah (PPU).

Acmad Zainuddin, kabid Kepesertaan dan Pelayanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Samarinda, mengatakan, acuan yang digunakan ialah Peraturan Presiden (Perpres) 82 Tahun 2018. “Ini masalah uang negara, maka kami tidak bisa memberikan kebijakan yang sudah ada regulasi mengaturnya,” kaya Zainuddin.

Bila menjadi peserta BPJS, premi yang dibayarkan pada segmentasi PPU ialah 5 persen dari upah minimum kota (UMK). Meski, di lapangan terdapat pendapatan yang diterima oleh pekerja di bawah standar, patokannya sama. Perinciannya, 4 persen menjadi tanggungan yayasan, 1 persen porsi secara personal.

Baca Juga:  Fraksi Golkar Dorong Percepatan Raperda Bencana Industri di Bontang

Disinggung mengenai tunggakan yayasan, Zainuddin belum bisa membeberkan angka. Mengingat, data yayasan dan guru swasta yang sempat bermasalah belum dikantonginya.

Dia menjelaskan, tunggakan bisa terjadi bila kepersertaan sebelumnya berkategori mandiri dan tidak membayar premi. Terjadi pemberhentian maupun pemotongan bila peserta meninggal dunia atau berpindah segementasi kepesertaan lain.

“Sementara untuk PPU, jika peserta tidak bekerja kembali otomatis tidak ada tunggakan,” tuturnya.

Ketua Himpaudi Bontang Nurdaniati menyebut, tidak semua yayasan pendidikan mengejar keuntungan. Sebab itu, perlu adanya pengelompokan yayasan. Jika regulasi ini tidak dapat ditawar.

“Ada yayasan yang menggaji guru saja susah. Bahkan, ada guru yang hanya mendapat upah sekadar uang transport,” kata Nurdaniati.

Baca Juga:  DPRD Bontang Kaji Skema Pencairan Insentif Guru Swasta Agar Lebih Tepat Waktu

Sementara itu, Sekretaris Persatuan Guru Swasta (PGS) Bontang Marselinus menyebut, lebih enak menggunakan program jaminan kesehatan daerah (jamkesda). Mengingat, upah guru swasta rata-rata di bawah UMK. “Ada guru swasta yang hanya mengandalkan insentif,” kata Marselinus.

Ditaksir tenaga pendidik dan kependidikan swasta di Kota Taman berjumlah tiga ribuan orang. Menindaklanjuti ini, DPRD meminta data valid jumlah yayasan dan guru swasta ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Konon, permasalahan ini akan dibawa ke tingkat pusat. (ak/dwi/k8/prokal)

Tags: bpjs kesehatandprd bontangguru swastaJamkesda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Antrean Panjang Solar, Kapolres: Masih Aman dari Pengetap

Next Post

Kurang SDM, Banyak Pengadilan Gunakan Hakim Tunggal

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
Terlanjur Beli Obat di Luar karena Stok RS Kosong, Pasien BPJS Bisa Minta Uang Kembali, Begini Caranya
Bontang

Terlanjur Beli Obat di Luar karena Stok RS Kosong, Pasien BPJS Bisa Minta Uang Kembali, Begini Caranya

25 September 2026, 14:19
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.