• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Asrama di Mesir Masih Wacana

by BontangPost
21 Maret 2017, 12:44
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

 

SAMARINDA – Para pelajar dan mahasiswa Benua Etam di Mesir menagih janji pengadaan asrama. Pemprov dan DPRD Kaltim sampai kini belum memenuhi ucapannya. Padahal, sudah tiga kali pemerintah dan dewan melakukan perjalanan dinas ke Negeri Piramid secara bergantian.

Kunjungan terakhir dilakoni ketua DPRD dan tiga anggota komisi I, serta asisten Sekprov Kaltim Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Juli 2016. Tapi, hampir setahun berlalu, belum ada manfaat yang bisa dipetik dari perjalanan tersebut. Dalam APBD Kaltim 2017, tak sepeser pun dukungan anggaran yang dialokasikan. Sementara itu, dua lawatan sebelumnya pada Maret 2009 dan Agustus 2010.

Tidak heran, bila pelajar dan mahasiswa kembali mempertanyakan rencana pengadaan asrama tersebut. Secara khusus, pekan lalu, perwakilan dari mereka datang ke Samarinda untuk meminta kejelasan.

“Kami pengin tahu tindak lanjutnya (pengadaan) seperti apa?” ucap ketua panitia pengadaan rumah Kaltim di Mesir, Rahmah Rasyidah, akhir pekan lalu. Pertama kali yang ditemui ialah kepala Biro Kesra Setprov Kaltim.

Kala itu, Senin (13/3), Syafrian Hasani beserta staf menyambut hangat kedatangan Rahmah. Dia mendapatkan penjelasan bahwa Biro Kesra akan membantu teknis pembelian. Persoalannya, tinggal ketersediaan dana.

“Dana siap, kami bantu,” kata dia menirukan penyampaian Syafrian. Defisit keuangan daerah disebut-sebut yang membuat rencana itu terhambat.

Baca Juga:  Dokumen Pinjaman ke Bank Diduga Dipalsukan, Rumah dan Tanah Terancam Raib

Dapat penjelasan itu, kemudian Rahmah menemui ketua DPRD Kaltim M Syahrun HS di ruang kerjanya, 14 Maret lalu. Jawaban yang sama ia terima; Kaltim sedang defisit keuangan. Jadi, untuk bisa direalisasikan tahun ini belum bisa. Begitu pula, untuk dianggarkan dalam APBD Perubahan 2017.

Tapi, kata Rahmah, ketua dewan komitmen mendorong pengadaan asrama yang rencananya akan menampung total sekitar 50 pelajar dan mahasiswa asal Kaltim di Mesir.

Tidak berhenti di situ, Rahmah yang juga ketua organisasi khusus mahasiswi Mesir yang beranggotakan 1.077 orang itu, juga menyampaikan hal sama kepada gubernur, Jumat (17/3).

“Beliau (gubernur) juga komit. Saya diminta melengkapi berkas permohonan dan mengirimkan lewat pesan elektronik. Tampaknya, beliau belum menerima laporan menyeluruh dari staf,” tuturnya.

Bagi pelajar dan mahasiswa asal Kaltim di Mesir, keberadaan asrama sangat membantu. Paling tidak, hampir 50 persen biaya hidup tak lagi dikeluarkan dari ongkos tempat tinggal. Menurut dia, asrama itu akan bermanfaat jangka panjang. Pelajar dan mahasiswa baru dari Kaltim tak lagi kerepotan tempat menginap saat datang di sana.

“Kami berharap, asrama itu bisa diprioritaskan,” pinta ketua Aliansi Keputrian Timur Tengah dan Afrika yang menaungi 11 negara.

Baca Juga:  Grand Kartika Nobar Film G30S/PKI  

Diketahui, pada 2010, anggaran pengadaan asrama sempat dialokasikan dalam APBD Perubahan sebesar Rp 2 miliar. Sayangnya, tak bisa dibelanjakan. Kendala mulai muncul saat tahap pencairan. Ada kekhawatiran bila diteruskan akan menjadi temuan. Mengingat, bila dana hibah itu diberikan kepada mahasiswa, lantas kebingungan untuk laporan pertanggungjawaban.

Pun demikian, bila dana itu langsung digunakan pemerintah untuk membeli. Ada pula pemikiran agar dana itu diberikan kepada kedutaan besar. Dari ketiga opsi, tak ada yang dipilih pemprov.

“Sekarang tinggal dukungan pemerintah. Kami juga akan intens berkoordinasi dengan KBRI di Mesir,” ucap dia. Ada dua pilihan asrama yang diajukan pelajar dan mahasiswa Kaltim.

Pertama, pembelian flat atau apartemen minimal dua lantai. Dengan demikian, antara putra dan putri dipisahkan. Dana yang diperlukan sekitar Rp 30-an miliar.

Kedua, bangunan dengan empat lantai. Dari segi harga, memang lebih mahal, yakni Rp 54 miliar. Namun, selain dijadikan sekretariat, juga akan dimanfaatkan sebagai tempat penginapan serta aula yang dikomersialkan.

Nantinya, pendapatan dari itu bisa digunakan sebagai biaya operasional asrama. “Jadi pemerintah cukup sekali saja mengeluarkan dana. Jawa Tengah dan Jawa Barat seperti itu,” terang perempuan berjilbab itu.

Di Mesir, total ada 14 asrama yang dimiliki daerah lain di Indonesia. Sebut saja di antaranya, Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan, dan Nanggroe Aceh Darussalam. Selama tidak punya asrama, mahasiswa Kaltim menumpang dengan mahasiswa di asrama Amuntai. (ril/riz.kpg/gun)

Baca Juga:  Syarat Keterwakilan Perempuan Terpenuhi

Asrama Mahasiswa Indonesia di Mesir

Nama Asrama         Provinsi                     Berdiri

Geriya                         Jawa Tengah              2005

Graha                          Jawa Timur                2005

Baruga                        Sulawesi Selatan       2005

Pasanggrahan           Jawa Barat                  2005

Wisma Jakarta           DKI Jakarta                 2007

Padepokan                 Jawa Barat                  2008

Meuligoe                    Aceh                            2005

Istana Maimon          Sumatra Utara           2005

Rumah Selaso           Riau                            2005

Limas                          Sumatra Selatan        2010

Wisma Jambi Jambi                                  2011

Wisma Banjar            Kalimantan Selatan   2008

Asrama Amuntai       Kalimantan Selatan   2008

Alasan Permohonan Asrama Kaltim di Mesir

  1. Keamanan. Tindakan kriminal di Mesir atas mahasiswa Indonesia cukup tinggi.
  2. Letak asrama mahasiswa Kaltim terpisah dan jauh dari kampus Al Azhar.
  3. Mayoritas asrama hanya untuk pria. Sementara perempuan sangat jarang dan sulit.
  4. Kehadiran asrama dapat mengikat persaudaraan antara mahasiswa Kaltim di Mesir. Sehingga bisa mendorong prestasi belajar yang lebih baik.
  5. Janji Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Mesir era Dai Bachtiar Ali.

Dari berbagai sumber

Print Friendly, PDF & Email
Tags: AsramaMetro Samarindapendidikan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Zuhdi Layak Pimpin KONI

Next Post

Tangani Kenakalan Anak-anak, Bantu Masyarakat lewat Organisasi

Related Posts

Viral Pelajar di NTT Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Ini yang Dilakukan Kemendikbud
Nasional

Viral Pelajar di NTT Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Ini yang Dilakukan Kemendikbud

1 Maret 2023, 10:35
Berpotensi Jadi Temuan BPK, Tahun Ini Foto Ijazah Tak Lagi Dibebankan ke Sekolah
Bontang

Berpotensi Jadi Temuan BPK, Tahun Ini Foto Ijazah Tak Lagi Dibebankan ke Sekolah

25 Februari 2023, 21:13
Nadiem Ubah Pola Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri
Pendidikan

Nadiem Ubah Pola Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri

8 September 2022, 10:07
Hetifah Tekankan Tak Boleh Ada yang Berhenti Kuliah Karena Pandemi
Kaltim

Hetifah Tekankan Tak Boleh Ada yang Berhenti Kuliah Karena Pandemi

31 Juli 2021, 21:36
Hetifah Minta Gugus Tugas Covid-19 Bangun Care Center Bagi Anak
Nasional

Hetifah Minta Gugus Tugas Covid-19 Bangun Care Center Bagi Anak

18 Juni 2020, 08:46
Wacana New Normal Mengemuka, Disdikbud Bontang: Tahun Ajaran 2020 Belum Jelas
Bontang

Wacana New Normal Mengemuka, Disdikbud Bontang: Tahun Ajaran 2020 Belum Jelas

27 Mei 2020, 10:15

Terpopuler

  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.