bontangpost.id – Prestasi kembali dipersembahkan oleh kontingen soft tenis Bontang. Pada Kejurprov di Balikpapan kali ini, berhasil meraih lima medali emas, enam perak, dan tiga perunggu. Capaian ini lebih banyak dibandingkan Kejurprov 2019 silam. Kala itu, Bontang hanya mampu masuk posisi empat besar dengan empat emas, satu perak, dan tiga perunggu.
“Bontang tahun ini juara dua. Setelah Samarinda sebagai juara umum dengan tujuh medali emas,” kata Ketua Persatuan Soft Tenis Indonesia (Pesti) Bontang Nur Hikmah.
Medali emas dipersembahkan oleh Maulidya Aini Faridilah yang turun di single putri kelompok umur 16-18 tahun. Ditambah single putra senior dengan nama atlet Hary Wibowo. Sementara Salsabila Azza’wah mencetak hattrick emas. Masing-masing di nomor single putri KU 19-21 tahun, single putri senior, dan ganda putri senior. Berpasangan dengan Maulidya Aini Faridilah.
Menurutnya jalannya pertandingan berjalan lambat. Karena kondisi lapangan yang sering hujan. Sementara untuk indoor hanya tersedia dua lapangan. Dengan capaian ini Pesti Bontang mengaku sangat senang. Meski ada nomor tanding andalan yang meleset dari perkiraan. Tetapi tergantikan oleh nomor tanding lainnya.
“Perolehan medali melebihi target, kami pasti sangat senang,” ucapnya.
20 atlet akan diberangkatkan dalam Kejurnas. Meliputi lima atlet junior putra, lima atlet junior putri, lima atlet senior putra, dan lima atlet senior putri.
Hasil ini menjadi pemicu kontingen untuk terus semangat berlatih lagi. Mengingat dalam waktu dekat akan turun dalam Kejurnas di Jakarta, 16-19 Desember mendatang. Termasuk dalam persiapan Porprov Kaltim VII di Berau tahun depan.
“Kami berharap nantinya ada biaya TC porprov dari Pemkot Bontang,” terangnya.
Sebelumnya Pesti Bontang menargetkan empat medali emas dalam ajang kejurprov tahun ini. Rinciannya dua emas dari senior dan dua emas junior. Dengan membidik posisi tiga besar. (*/ak)





