BONTANGPOST.ID, Bontang – Badak LNG kembali menyelenggarakan Kualifikasi Juru Las Migas untuk mitra binaan dan mitra kerja tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada 17-18 Oktober, di Welding Shop MHE Badak LNG.
Acara ini bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM dan diikuti oleh 28 peserta sertifikasi. Pjs Senior Manager Corporate Communication & Services Arief Nurdin, menjelaskan bahwa sertifikasi ini bertujuan untuk mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan. Salah satunya program CSR yang dilaksanakan setiap dua tahun untuk sertifikasi migas bagi para welder.
Sejak pertama kali diadakan pada tahun 2009, program sertifikasi ini telah memberikan manfaat kepada 257 orang. Badak LNG berkomitmen untuk melibatkan masyarakat Kota Bontang dalam kegiatan supply chain perusahaan, dan sertifikasi welder migas menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut.
“Kehandalan Badak LNG dapat terwujud berkat sinergi yang baik antara berbagai pihak, termasuk para welder migas,” tuturnya.
Melalui program ini, diharapkan para welder yang tersertifikasi mampu bekerja di berbagai industri, baik migas maupun nonmigas, di tingkat nasional maupun internasional. Banyak di antara mereka yang telah berkiprah tidak hanya di Kota Bontang, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional.
Dua manfaat utama dari sertifikasi welder migas ini adalah peningkatan kualitas individu yang tersertifikasi dan ketersediaan welder yang kompeten bagi industri migas, termasuk Badak LNG.
“Kami berharap dapat memotivasi rekan-rekan welder untuk terus berkarya dan meningkatkan kompetensi di bidang pengelasan,” tambah Arief.
Ia juga mencatat bahwa jumlah welder bersertifikat migas masih jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kebutuhan perusahaan, sehingga peluang untuk para welder sangat besar.
Ketua Ikatan Welder Bontang (IWB) Agus Yunus, menyampaikan terima kasih kepada Badak LNG yang telah memfasilitasi perpanjangan sertifikat bagi para juru las. “Sertifikat yang diberikan sangat bermanfaat bagi teman-teman IWB, baik di Bontang maupun di luar negeri,” ujarnya.
Yunus berharap Badak LNG dapat terus memfasilitasi perpanjangan sertifikat welder yang berlaku selama tiga tahun ke depan. “Welder tanpa sertifikat ibarat driver tanpa SIM,” tegasnya.
Sementars Pjs Wali Kota Bontang yang diwakili oleh Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mucholis Edy Prabowo, menyambut baik kegiatan ini.
“Atas nama Pemkot Bontang, kami mengucapkan terima kasih yang luar biasa. Kegiatan ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM,” ujarnya.
Edy juga berharap para peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, meskipun hanya memperpanjang sertifikat, kegiatan ini tetap memiliki tujuan yang maksimal.
Acara dihadiri oleh Inspektur Dirjen Migas Bayu Sampurna, Analis Kebijakan Suryono, serta perwakilan dari Dinas Ketenagakerjaan Bontang. (*)







