• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Bakhtiar Wakkang Kutuk Segala Bentuk Kekerasan dan Penghalangan Kerja Jurnalis

by Fitri Wahyuningsih
22 April 2021, 11:00
in DPRD Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Anggota Komisi II DPRD Bontang kala menerima pita putih dari AJI Samarinda. Ini merupakan kampanye nasional AJI Indonesia menolak segala bentuk kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis.

Anggota Komisi II DPRD Bontang kala menerima pita putih dari AJI Samarinda. Ini merupakan kampanye nasional AJI Indonesia menolak segala bentuk kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang menolak segala bentuk tindak intimidasi, kekerasan, dan penghalangan terhadap kerja-kerja jurnalis. Sebagai bagian dari pilar ke empat demokrasi dan pelayan publik, kerja mereka mestinya dilindungi. Bukannya mendapat tindakan tak layak.

”Bahwa media atau wartawan itu salah satu pilar demokrasi. Mereka tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Mereka harus dijaga. Jangan ada intimidasi, jangan ada persekusi,” tegasnya kala berbincang dengan bontangpost.id, Selasa (20/4/2021) sore.

Kecaman ini disampaikan Bakhtiar menyusul maraknya tindak kekerasan dan penghalangan terhadap kerja jurnalis. Teranyar, ketika Nurhadi, jurnalis Tempo di Surabaya diancam, dikeroyok, dan ponselnya dirusak oleh oknum yang diduga anggota kepolisian Polda Jawa Timur. Kala melakukan liputan skandal korupsi.

Baca Juga:  Dewan Dorong Videotron Pemkot Bontang Lebih Banyak Disewa Perusahaan

Menurut Politikus NasDem ini, ketika terjadi penghalangan atau kekerasan terhadap jurnalis, itu sama saja mencoreng wajah demokrasi Indonesia. Tindakan itu mestinya tak terjadi lagi di era reformasi saat ini. Yang menuntut segala hal mesti terbuka.

Untuk kasus yang menimpa Nurhadi, Bakhtiar menuntut kepolisian mengusut tuntas persoalan itu. Dan membukanya ke publik. Jangan sampai terjadi impunitas. Sebab itu akan jadi preseden buruk terhadap upaya penuntasan kasus serupa.

”Harus diusut itu sampai tuntas,” tegas pria yang juga pernah menjadi jurnalis ini.

Ia berharap, semua kekerasan terhadap jurnalis mesti dihentikan. Kasus serupa Nurhadi itu tak terulang lagi. Dia pun ingatkan seluruh pihak bila kerja jurnalis dilindungi undang-undang. Mereka juga bekerja demi kepentingan publik. Seperti halnya dewan yang merupakan representasi warga di parlemen.

Baca Juga:  RSUD Bontang Keluhkan Minimnya Ruang Operasi

”Semoga pihak kepolisian dapat mengusut tuntas semua kasus kekerasan terhadap jurnalis. Serta memberi perlindungan hukum sesuai yang diamanatkan undang-undang,”tandasnya. (*)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Keberangkatan KM Egon Terhambat Cuaca

Next Post

Gubernur Tak Larang Mudik Lokal, Asal Penuhi Persyaratan Ini

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.