• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam

Banteng Kalimantan, Satwa Dilindungi yang Memiliki Nilai Ekologis Tinggi

by BontangPost
21 Juni 2025, 16:12
in Ragam
Reading Time: 2 mins read
0
Populasi Banteng Kalimantan di kawasan Padang Savana Long Tua.

Populasi Banteng Kalimantan di kawasan Padang Savana Long Tua.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Malinau – Di tengah belantara Kalimantan Utara, tepatnya di kawasan Padang Savana Long Tua, Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM), hidup salah satu satwa paling langka dan unik di dunia, yakni banteng kalimantan (Bos javanicus lowii).

Tak hanya memiliki nilai ekologis tinggi, subspesies yang memiliki berat kurang lebih 800 kilogram ini juga menyimpan keunikan genetik yang membedakannya dari banteng lain di dunia. Juga menjadi simbol kolaborasi nyata antara masyarakat adat dan negara dalam pelestarian satwa liar.

Kepala Balai TNKM, Seno Pramudita, menjelaskan banteng kalimantan memiliki perbedaan genetik dari banteng yang ada di Pulau Jawa maupun sapi domestik.

“Sebelumnya ada penelitian oleh tim dari Universitas Pertanian Tokyo yang dipimpin oleh Hisashi Matsubayashi pada 2013 analisis DNA menunjukkan bahwa banteng kalimantan memiliki kedekatan genetik dengan gaur (Bos gaurus), spesies banteng liar terbesar yang tersebar di India, Bangladesh, Nepal, Thailand, Myanmar, dan Vietnam” jelasnya.

Baca Juga:  Inilah Perbedaan Sapi, Kerbau, dan Banteng Yang Paling Jelas

Penemuan ini diperkuat oleh hasil uji laboratorium terhadap sampel dari Long Tua, yang menegaskan bahwa Bos javanicus lowii memiliki garis keturunan evolusi yang berbeda dari subspesies banteng lainnya.

Keunikan genetik ini menjadikan banteng kalimantan sebagai aset biologis yang sangat berharga, baik bagi Indonesia maupun dunia.

Langkah konkret dalam melindungi banteng kalimantan tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat adat Desa Apau Ping, yang berada dekat dengan habitat banteng di Long Tua.

Melalui fasilitasi Balai TNKM, dibentuklah kelompok desa binaan bernama Dema Mading, yang beranggotakan masyarakat adat setempat.

Salah satu langkah penting kelompok ini adalah menerbitkan surat kesepakatan larangan perburuan di kawasan Long Tua. Surat tersebut, bernomor 01/DM/Ap/09/2021, berisi ketentuan dan sanksi bagi siapa pun yang melakukan perburuan liar di habitat banteng.

Baca Juga:  Gajah Kalimantan Masuk Daftar Hewan Terancam Punah

“Kami tidak ingin anak cucu kami hanya tahu banteng kalimantan dari cerita. Karena itu, kami buat aturan bersama yang melindungi mereka,” ujar Baydarius tokoh masyarakat Apau Ping.

Banteng kalimantan saat ini termasuk dalam daftar satwa dilindungi secara hukum berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018. Namun perlindungan ini masih menghadapi tantangan di lapangan.

Perburuan liar, tekanan habitat, dan potensi perkawinan silang dengan sapi domestik tetap menjadi ancaman serius. Untuk itu, peran aktif masyarakat, sinergi antar-lembaga, serta penguatan pengawasan dan penegakan hukum sangat dibutuhkan. (*/dip/kpg)

Tags: Banteng KalimantanHewan dilindungi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kasus Perambahan Kebun Raya Unmul Samarinda Mandek di Penegakan Hukum

Next Post

Penanganan Kasus Anak Bunuh Ibu di Balikpapan Dihentikan, Tersangka Alami Gangguan Jiwa

Related Posts

Gajah Kalimantan Masuk Daftar Hewan Terancam Punah
Ragam

Gajah Kalimantan Masuk Daftar Hewan Terancam Punah

29 Juni 2024, 10:51
Inilah Perbedaan Sapi, Kerbau, dan Banteng Yang Paling Jelas
Ragam

Inilah Perbedaan Sapi, Kerbau, dan Banteng Yang Paling Jelas

19 Maret 2024, 10:38

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.