• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Banyak Masalah Tak Kunjung Tuntas, Mundurnya Dua Pentolan IKN Bikin Kepercayaan Publik Menurun

by Redaksi Bontang Post
5 Juni 2024, 12:03
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Kepala OIKN Bambang Susantono (kiri), Founder and Managing Director Emaar Properties Mohamed Ali Rashed Alabbar (tengah), Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) saat kunjungan ke IKN, Minggu (26/5/2024).

Kepala OIKN Bambang Susantono (kiri), Founder and Managing Director Emaar Properties Mohamed Ali Rashed Alabbar (tengah), Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) saat kunjungan ke IKN, Minggu (26/5/2024).

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Mundurnya dua pimpinan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) secara bersamaan memantik pertanyaan. Terlebih, keputusan ini dilaksanakan dua bulan menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di ibu kota negara baru.

Hal ini dikhawatirkan memunculkan stigma negatif terhadap mega proyek pemindahan ibu kota negara yang telah menelan biaya mencapai puluhan triliun rupiah ini sebagai proyek bermasalah.

Pengamat Hukum Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Hardiansyah Hamzah, berpendapat bahwa mundurnya Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, dan Wakil Kepala Otorita IKN, Shiny Rahajoe, adalah pertanda adanya problem mendasar dalam urusan perpindahan IKN.

Dia menganalisis bahwa kedua pimpinan Otorita IKN yang telah bertugas sejak Maret 2022 ini tidak yakin dengan masa depan dan kelanjutan IKN yang digagas untuk dibangun secara bertahap mulai tahun 2022 hingga tahun 2045.

Baca Juga:  Makna Patung Raksasa Garuda Di Istana Negara Ibu Kota Baru

“Artinya, mereka tidak yakin dengan masa depan IKN. Memang alasan mundurnya tidak dibuka, tapi itu sudah pasti akibat rasa frustrasi mereka terhadap proses pemindahan IKN. Kemudian erat juga antara pembiayaan, minimnya investor, konflik pertanahan dengan warga yang tidak kunjung selesai, hingga infrastruktur yang tidak jelas (terutama air),” katanya kepada Kaltim Post, Senin (3/6).

Selain itu, lanjut Hardiansyah, permasalahan yang tak kunjung tuntas tersebut membuat IKN terancam menjadi proyek gagal.

“Dan itulah poin yang membuat mereka stres. Sehingga mundurnya dua pimpinan Otorita IKN tentu sangat berdampak besar, terutama terhadap publik. Karena dua pentolan Otorita IKN saja tidak yakin dengan IKN, apalagi publik luas.

Baca Juga:  Indonesia Ajak Singapura Garap Food Estate dan IKN

Pemberitaan boleh mengatakan Bambang dapat tugas baru, tapi jelas tidak bisa bohong kalau ada yang hendak ditutupi, yakni semrawutnya rencana pemindahan IKN. Rencana yang sejak awal memang tidak pernah jelas selain hanya sekadar syahwat kekuasaan,” analisanya.

Hardiansyah juga menilai bahwa penunjukan pengganti Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN tidak akan menyelesaikan masalah.

Presiden telah menunjuk dan mengangkat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita IKN dan Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni sebagai Plt Wakil Kepala Otorita IKN untuk menjamin dan memastikan percepatan pembangunan IKN dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga:  Tol di IKN Bakal Terapkan Teknologi Ngecas Mobil Listrik Sambil Jalan

“Kalau proyek IKN-nya yang bermasalah, siapapun penggantinya tidak akan menyelesaikan masalah. Kalaupun ada jalan keluar, sifatnya hanya sementara. Implikasinya tentu besar, terutama akan mengganggu obsesi perayaan HUT RI. Padahal, di balik obsesi itu, tanah-tanah rakyat terancam digusur, ruang hidup dirampas, konflik lahan di mana-mana. Itulah paradoks IKN,” tandasnya. (kip

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ikn
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Maju Jadi Calon Wali Kota, Penentuan Pasangan Najirah Tunggu Hasil Survei

Next Post

RUU KIA Disahkan, Ibu Melahirkan Bisa Cuti 6 Bulan

Related Posts

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta
Kaltim

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta

30 Maret 2026, 09:00
Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim
Kaltim

Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim

25 Maret 2026, 12:00
Tol IKN Tak Hanya untuk Kendaraan: Jalur ‘Wildlife Crossing’ Dibangun Demi Beruang Madu dan Bekantan
Kaltim

Tol IKN Tak Hanya untuk Kendaraan: Jalur ‘Wildlife Crossing’ Dibangun Demi Beruang Madu dan Bekantan

18 Maret 2026, 10:00
Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya
Kaltim

Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya

12 Januari 2026, 15:18
Gakkum ESDM Bongkar Aktivitas Tambang Ilegal di Sekitar IKN, Volume Batu Bara Capai 6.000 Ton
Kaltim

Gakkum ESDM Bongkar Aktivitas Tambang Ilegal di Sekitar IKN, Volume Batu Bara Capai 6.000 Ton

14 November 2025, 14:00
Tambang Ilegal 4.000 Hektare Ditemukan di IKN, Negara Rugi Rp 5,7 Triliun
Kaltim

Tambang Ilegal 4.000 Hektare Ditemukan di IKN, Negara Rugi Rp 5,7 Triliun

20 Oktober 2025, 16:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.