BONTANG – Jelang detik-detik terakhir waktu pendaftaran calon legislatif (caleg), para partai politik (parpol) mulai memadati kantor KPU Bontang. Sebanyak 6 parpol tercatat resmi mendaftar. Sementara diperkirakan masih ada 10 parpol lagi yang akan mendaftar hari ini (17/7).
Ketua KPU Bontang Suardi mengatakan, sampai Senin (16/7) kemarin, sudah ada 6 partai yang mendaftar. Mulai dari PPP, Partai Gerindra, NasDem, PKS, PAN, dan PKB. “Keenamnya, dari syarat pengajuan bakal calon pencalonan sudah sesuai semua,” jelas Suardi saat ditemui di ruangannya, Senin (16/7) kemarin.
Selain itu, dari dokumen yang dibutuhkan para calon juga sudah sesuai. “Kemudian, kami akan melakukan verifikasi terhadap sah atau tidaknya, ada atau tidaknya dokumen dari masing-masing caleg,” ungkapnya.
Dikatakannya, sesuai dengan ketentuan mereka sudah upload pendaftaran melalui Aplikasi Pencalonan (Silon), yang kemudian dicetak melalui Silon. Termasuk surat tanda terima pendaftaran dicetakkan juga dari Silon. “Alhamdulillah Silon bisa kami manfaatkan. Bisa digunakan dalam proses pendaftaran parpol, mudah-mudahan lancar semuanya,” terang dia.
Terkait waktu yang mepet, Suardi mengatakan di Senin kemarin pendaftaran hanya dibuka hingga pukul 16.00 Wita. Oleh karena itu, parpol bisa datang sebelum pukul 16.00 Wita di KPU agar bisa diproses pendaftarannya. Sedangkan untuk hari Selasa (17/7) ini, KPU Bontang membuka pendaftaran hingga pukul 24.00 Wita.
Dengan aplikasi Silon ini, sebenarnya ada beberapa parpol yang menemukan hambatan saat upload dokumen para calegnya. Dalam hal ini, Suardi mengatakan memang aplikasi tersebut digunakan oleh seluruh KPU di Indonesia dan seluruh partai. Maka kemungkinan ada kendala. “Tetapi dengan mencoba terus ketika ada yang error biasanya bisa. Buktinya parpol yang sudah mendaftar itu tidak mengalami kendala,” ujarnya.
Yang terpenting lanjut Suardi, yang di-upload harus sesuai. Misalnya foto, maka harus softcopy dan bukan hasil scanning. Namun jika memang ada yang terkendala, Suardi mengatakan bisa langsung menghubungi KPU agar dipandu oleh operator dari KPU. “Biasanya kendala itu jika sudah dipandu oleh operator, bisa diatasi,” kata dia. (mga)






