TANGGAL 17 April 2019 telah diketahui menjadi hari pemungutan suara dalam Pemilu 2019. Menariknya, penentuan tanggal 17 April tersebut oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI bukan tanpa perhitungan. Melainkan lewat beberapa pertimbangan, termasuk aspek cuaca. Bahkan sampai melibatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) RI.
Diungkapkan Komisioner KPU Bontang, Iffa Rosita, penentuan ini belajar dari penyelenggaraan pemilu kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 silam. Pasalnya pada 27 Juni 2018 yang menjadi hari pemungutan suara pilkada, cuaca hujan disebut turut mempengaruhi tingginya angka tidak memilih alias golongan putih (golput) dalam pemilu.
“KPU sudah berkonsultasi dengan BMKG. Katanya di bulan April itu kemungkinan cuaca tidak seperti pilkada kemarin,” terang Iffa kepada BontangPost.id.
Dipilihnya Rabu, 17 April sebagai hari-H pun turut mendapat pertimbangan dari KPU. Berada di tengah-tengah pekan, tujuannya agar warga yang sudah memiliki hak pilih tidak mengambil kesempatan libur panjang.
Pasalnya belajar dari pengalaman-pengalaman pemilu terdahulu, hari libur pemilu justru disalahgunakan warga untuk bepergian ke luar daerah. Sehingga hak pilih tidak disalurkan dan menyumbang tingginya angka golput. Apalagi pada 27 Juni saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 silam, bertepatan dengan libur sekolah.
“Memang banyak yang berada di luar kota (saat pilgub). Karena saat itu kan liburan panjang. Jadi hal-hal seperti itu yang kemarin menjadi penyebab tingginya golput,” terang komisioner berhijab yang bertugas di divisi SDM dan partisipasi masyarakat ini.
Karenanya, dengan penentuan tanggal tersebut diharapkan angka partisipasi masyarakat Bontang dalam Pemilu 2019 mendatang bisa kembali tinggi. Sebagaimana yang pernah dicapai dalam Pemilu 2014 yang mencatat angka 72 persen.
Adapun pada pilgub lalu, angka partisipasi masyarakat hanya mencapai 57 persen. Padahal, KPU Bontang telah menargetkan tingkat partisipasi 77,5 persen. Target yang sama masih dipasang untuk Pemilu 2019 mendatang. Target ini disebut mengikuti target partisipasi yang dicanangkan KPU RI. (luk)







