• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Beda dengan Bontang, Pemkab Kutim Pangkas TPP ASN

by BontangPost
2 Desember 2025, 12:09
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Kutim – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutai Timur (Kutim) pada 2026 dipastikan turun.

Tahun depan, APBD Kutim ditetapkan Rp5,71 triliun, jauh menurun dibanding APBD 2025 yang mencapai Rp9,89 triliun.

BACA JUGA: APBD Bontang Turun Drastis, Neni Pastikan TPP ASN Tetap Aman

Penurunan pendapatan ini berimbas pada sejumlah pos belanja, terutama tambahan penghasilan pegawai (TPP) untuk aparatur sipil negara (ASN).

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, memastikan komponen TPP ASN ikut terkoreksi mengikuti kemampuan keuangan daerah.

“TPP otomatis juga akan terkena dampak meskipun sedikit,” ujar Ardiansyah, Senin (1/12/2025).

Ia menambahkan, besaran penurunan TPP belum dapat dipastikan. Perhitungan masih dilakukan sesuai regulasi dan kapasitas fiskal.

Baca Juga:  Wali Kota Neni Beri Target Kerja ke Kelurahan; Tidak Tercapai, TPP Dipotong

Aturan dalam Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) mengatur bahwa porsi belanja pegawai termasuk TPP tidak boleh melebihi 30 persen dari total APBD.

“Meskipun tidak signifikan pengaruhnya, tetap kita menyesuaikan dengan rumus,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutim, Rizali Hadi, mengingatkan dampak lanjutan dari penurunan TPP.

Menurutnya, TPP selama ini menjadi salah satu komponen yang menjaga daya beli masyarakat, terutama di Sangatta yang banyak dihuni ASN dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Itu yang dikhawatirkan, dampak ekonominya bagi masyarakat,” kata Rizali.

Sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rizali menegaskan masih berupaya agar pemangkasan TPP tidak terlalu besar.

Baca Juga:  Pencairan TPP Terlambat, Tunggu Proses Pusat

“Saya akan tetap masih berupaya bagaimana TPP ini kalaupun turun tetapi tidak terlalu jauh turunnya,” tegasnya.

Pemkab Kutim bersama DPRD telah menyepakati APBD 2026 dalam sidang paripurna, Kamis (27/11). Total APBD 2026 ditetapkan Rp5,71 triliun. (far/kpg)

Tags: TPP ASN
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Arus Mudik Nataru di Loktuan Diprediksi Membludak, Tiket Kapal Sudah Habis Jauh Hari

Next Post

SMP 8 Bontang Diusulkan Dapat 8 Ruang Kelas Baru, Lahan Dinilai Paling Siap untuk Pengembangan

Related Posts

THR dan TPG Guru Cair 100 Persen di 333 Daerah, Pemerintah Pastikan Hak Pendidik Terpenuhi
Nasional

THR dan TPG Guru Cair 100 Persen di 333 Daerah, Pemerintah Pastikan Hak Pendidik Terpenuhi

29 Desember 2025, 13:06
Wali Kota Neni Beri Target Kerja ke Kelurahan; Tidak Tercapai, TPP Dipotong
Bontang

Wali Kota Neni Beri Target Kerja ke Kelurahan; Tidak Tercapai, TPP Dipotong

7 Mei 2025, 15:58
Ramadan, Jam Kerja ASN Dikurangi Sejam
Bontang

Pencairan TPP Terlambat, Tunggu Proses Pusat

29 Maret 2022, 12:45

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.