• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Belum Terima Jaminan Ketenagakerjaan, Serikat Pekerja Mengadu ke Dewan

by Jelita Nur Khasanah
29 Agustus 2023, 07:00
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Rapat dengar pendapat Federasi Serikat Pekerja dan Perusahaan di gedung DPRD Bontang (Jelita/bontangpost.id)

Rapat dengar pendapat Federasi Serikat Pekerja dan Perusahaan di gedung DPRD Bontang (Jelita/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Federasi Serikat Pekerja di Bontang mengklaim tidak menerima jaminan ketenagakerjaan dari tempat mereka bekerja.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Pergudangan, Pelabuhan, dan Alih Daya Bontang Andi Bastian menyebut tidak mendapat jaminan ketenagakerjaan juga hak normatif lain.

“Selama 5 tahun ini kami tidak menerima itu (jaminan). Padahal BPJS kan wajib,” sebutnya saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP), Senin (28/8/2023).

Menurutnya, hal itu dipengaruhi oleh tarif bongkar muat yang diperoleh terlalu kecil, sehingga koperasi TKBM tidak dapat memenuhi apa yang menjadi kewajibannya. Oleh karenanya, ia meminta agar tim penghitungan nilai tarif itu dibentuk.

“Penetapan tarif bongkar muat itu kan menurut kesepakatan antara pengguna jasa, penyedia jasa, atau koperasi, dan saya inginnya tim perhitungan nilai tarif itu ada lagi,” katanya.

Baca Juga:  Bontang Berpeluang Tambah Perwakilan di DPRD Kaltim

Kepala Koperasi TKBM Didin mengungkapkan, permasalahan ini sudah terjadi pada Mei lalu. Ia pun mengakui bahwa koperasi menerima Rp12.000 per ton muatan dari PT Kaltim Adhiguna Dermaga (PT KAD) dan hanya mengambil Rp500 rupiah, sehingga angka tersebut tidak dapat memenuhi kesejahteraan para pekerja.

“Kami juga mengelola pelabuhan khusus (pelsus) dan kami sanggup memenuhi kesejahteraan pekerja di sana, Karena yang kami peroleh berbeda jumlahnya, yaitu Rp17.000 per ton muatan,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang Abdu Safa Muha menyebut kelayakan tarif tidak dapat diukur, sebab kebutuhan tidak hanya berhenti di satu titik. Dalam agreement contact pun sudah memuat semuanya, seperti tawaran PT KAD yang diterima oleh koperasi.

Baca Juga:  Komisi III Pantau 6 RT yang Kerap Kebanjiran

“Maksud teman-teman federasi mungkin adalah peluang dari PT KAD untuk menaikkan tarifnya,” sebutnya.

Jika demikian, pihaknya setuju apabila pembentukan tim penghitungan nilai tarif dibentuk dengan menggandeng instansi terkait.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang Abdul Haris menuturkan, bekerja sejatinya untuk mengurangi beban hidup. Kalau belum dapat mengurangi beban hidup, maka perlu dipertanyakan apakah layak atau tidak. Mengingat kebutuhan hidup di Bontang dapat dikatakan cukup tinggi.

“Kalau Rp12.000 belum mampu mencukupi kelayakan, saya setuju untuk dibentuk tim itu (penghitungan nilai tarif). Saya kira harus dilakukan perhitungan ulang melalui pembentukan tim,” tuturnya saat memimpin rapat.

Di samping itu, ia juga menanyakan pertimbangan PT KAD untuk menaikkan tarif yang dimaksud. Bila kontrak PT KAD dengan koperasi berakhir pada akhir Agustus nanti, maka keputusan itu perlu disegerakan.

Baca Juga:  Soal Relokasi Buaya Guntung, Ketua Dewan; Utamakan Keselamatan Warga

“Walaupun kontrak selesai, pekerjaan ini kan dilakukan terus menerus. Apapun hasil keputusannya nanti, kami harus dapat informasi itu,” jelasnya.

Manajer PT KAD Mujianto menjelaskan pihaknya harus melakukan koordinasi dengan direksi perihal kenaikan tarif tersebut. Lebih lanjut, ia akan berdiskusi dengan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Kami sampaikan dulu saran dan arahan dari hasil rapat ini. Secepatnya, paling tidak sebelum kontrak selesai akhir Agustus nanti,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rumahnya Terbakar, Pemilik Anjungan Indah; Terima Kasih Tetangga dan Disdamkartan Bantu Padamkan Api

Next Post

Gagal Edarkan Sabu di Bontang, Tiga Warga Teluk Pandan Ditangkap

Related Posts

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans
Bontang

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans

3 September 2025, 12:30
Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan

29 Agustus 2025, 15:00
DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD
DPRD Bontang

DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD

29 Agustus 2025, 11:53
Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026

29 Agustus 2025, 11:00
Proyek SDN 007 Bontang Utara Jadi Sorotan DPRD, Terlambat Lelang Dikhawatirkan Molor
DPRD Bontang

Komisi A DPRD Bontang Usul Operasi Timbang Serentak Dilaksanakan Berkala

29 Agustus 2025, 10:00
DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak
DPRD Bontang

DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak

29 Agustus 2025, 08:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.