• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Beras Naik, Pedagang Menjerit  

by BontangPost
17 Januari 2018, 06:00
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
PEMBELI BERKURANG: Pedagang beras di Pasar sementara Rawa Indah ikut merasakan dampak kenaikan harga beras di awal tahun ini.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

PEMBELI BERKURANG: Pedagang beras di Pasar sementara Rawa Indah ikut merasakan dampak kenaikan harga beras di awal tahun ini.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Kenaikan harga beras yang terjadi dalam sebulan terakhir telah membuat limbung bukan hanya konsumen, tetapi pedagang beras di pasar-pasar tradisional. Selain turunnya untung penjualan, juga berdampak terhadap berkurangnya pembeli. Pemerintah diminta cepat melakukan stabilitasi.

Bahar, pedagang beras di pasar sementara Rawa Indah mengaku, kenaikan harga sudah terjadi sejak sebulan terakhir. Hanya saja, kenaikan harga beras terjadi secara bertahap. Terhitung, kenaikan sudah terjadi sebanyak empat kali. Bahar mengatakan, awalnya harga beras satu karung 25 kilogram Rp 225 ribu. Kemudian naik menjadi Rp 265 ribu, naik lagi menjadi Rp 275 ribu, dan terakhir Rp 295 ribu.

“Belum tahu ke depan akan naik lagi atau tidak. Karena kami hanya mengikuti kiriman saja. Kalau dari mereka naik, kami juga naik,” ujarnya kepada Bontang Post, Selasa (16/1) kemarin.

Baca Juga:  Seklur Mustamin Beri Reward Pegawai Terdisiplin

Bahar mengaku, naiknya harga beras ini turut berdampak pada penjualannya yang semakin menurun. Bahkan tak sedikit warga yang sebelumnya membeli beras 25 kilogram, kini hanya membeli yang 5 dan 10 kilogram saja. “Bahkan ada juga yang hanya beli 1 atau 2 kilogram saja,” sebutnya.

Hal senada juga diutarakan Aco, penjual beras di kawasan pasar sementara Rawa Indah itu juga menuturkan hal yang sama. Malah kata dia, penjualan beras eceran kiloan justru lebih banyak dibeli ketimbang beras karungan. “Apalagi kami jualnya banyak pilihan. Mau satu kilogram, dua kilogram, bahkan setengah kilogram juga kami layani,” sebutnya.

Terbaru, dia pun juga mendapat pasokan beras medium merek Bulog untuk dijualkan kembali kepada masyarakat. Pasokan beras ini dikirim oleh Kementerian Pangan dibantu Kepolisian. Adapun Harga Eceran Tertinggi (HET) nya, yakni Rp 9.850 per kilogramnya. “Hari ini (kemarin, Red.) baru dikirim berasnya dan langsung kami ecerkan,” tukasnya. (bbg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangHarga Beras Naik
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PIKA-PKT Lantik Pengurus Wilayah 

Next Post

Muncul Opsi Baru Relokasi TPA Batota

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Harga Telur Ayam Melambung, Beras Diprediksi Terus Naik Jelang Ramadan
Bontang

Harga Beras di Bontang Naik, DKP3 Salurkan Jenis Ini ke Agen

5 Juni 2025, 11:07
Harga Beras di Kaltim Tinggi, tapi Warga Tetap Membeli
Kaltim

Harga Beras di Kaltim Tinggi, tapi Warga Tetap Membeli

12 Maret 2024, 10:00
Harga Beras Terus Naik, Alasan Faktor Mundurnya Masa Panen dan Jelang Ramadan
Nasional

Harga Beras Terus Naik, Alasan Faktor Mundurnya Masa Panen dan Jelang Ramadan

4 Maret 2024, 09:00
Inflasi RI Meroket jadi 0,37, Harga Beras hingga Telur jadi Biang Keroknya
Nasional

Inflasi RI Meroket jadi 0,37, Harga Beras hingga Telur jadi Biang Keroknya

2 Maret 2024, 09:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.