• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pemkot Bontang

Bersatu Akhiri Kekerasan Digital, Wali Kota Neni Tekankan Pentingnya Literasi dan Perlindungan Perempuan di Bontang

by Redaksi Bontang Post
19 November 2025, 09:23
in Pemkot Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dalam pembukaan Pesta Adat Erau Pelas Benua di Guntung menyampaikan terkait pentingnya literasi dan perlindungan perempuan. (Prokompim Bontang)

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dalam pembukaan Pesta Adat Erau Pelas Benua di Guntung menyampaikan terkait pentingnya literasi dan perlindungan perempuan. (Prokompim Bontang)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemkot Bontang menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak di ruang digital. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dalam rangkaian peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan yang mengusung tema global United to End Digital Violence Against All Women and Girls atau Bersatu untuk Mengakhiri Kekerasan Digital terhadap Perempuan dan Anak Perempuan.

Wali Kota Neni menekankan bahwa ruang digital seharusnya menjadi tempat yang aman untuk siapa pun, baik untuk belajar, berkreasi, maupun mengembangkan potensi diri. Namun, kenyataannya dunia digital masih penuh dengan risiko dan ancaman, terutama bagi perempuan dan anak perempuan.

“Ruang digital idealnya menjadi sarana pembelajaran dan kreativitas, namun kenyataannya masih banyak bentuk kekerasan yang terjadi di sana,” ujar Neni saat membuka acara Pesta Adat Erau Pelas Benua di Guntung, Selasa (18/11).

Baca Juga:  Senam Sehat dan Penanaman Pohon

Ia menjelaskan bahwa kekerasan digital kini semakin beragam, mulai dari perundungan (cyberbullying), pelecehan daring, penyebaran konten pribadi tanpa persetujuan, hingga eksploitasi berbasis digital. Meski tidak tampak secara fisik, dampak yang ditimbulkan sangat serius dan berkepanjangan.

“Kekerasan digital dapat menimbulkan tekanan psikologis yang berat, rasa tidak aman, dan bahkan membatasi akses perempuan dan anak untuk mendapatkan pendidikan serta peluang kerja,” ungkapnya.

Sebagai kota yang menghormati martabat perempuan, Neni menegaskan bahwa Bontang memiliki kewajiban moral dan sosial untuk memastikan tidak ada bentuk kekerasan, termasuk di ruang digital. Ia juga menyampaikan bahwa nilai-nilai budaya Bontang yang memuliakan perempuan dan anak harus tercermin dalam kebijakan dan tindakan nyata pemerintah.

Baca Juga:  Pemkot Janji Bayar Kontraktor Akhir Januari

“Bontang memiliki tradisi yang kuat dalam menghormati dan melindungi perempuan dan anak. Nilai-nilai budaya kami mengajarkan penghormatan dan perlindungan, dan ini harus tercermin dalam setiap kebijakan pemerintah,” tambah Neni.

Dalam rangka mendukung tema global tersebut, Pemkot Bontang telah menetapkan empat fokus utama untuk memperkuat perlindungan digital, yakni:

  • Meningkatkan literasi digital berperspektif gender di sekolah, tempat kerja, dan komunitas masyarakat.

  • Memperkuat layanan pengaduan dan pendampingan korban dengan memanfaatkan teknologi berbasis digital.

  • Mendorong pembuatan regulasi daerah yang menjamin perlindungan hak perempuan dan anak di ruang digital.

  • Membangun budaya digital yang beretika, saling menghormati, tidak diskriminatif, dan bebas kekerasan.

Wali Kota Neni menegaskan bahwa upaya ini memerlukan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, keluarga, serta pelaku industri teknologi.

Baca Juga:  Perkuat Kerja Sama dengan Media, Pemkot Bontang Gelar Buka Puasa Bersama

“Bontang harus menjadi kota yang aman, baik di dunia nyata maupun digital. Kita harus bergerak bersama untuk memastikan perempuan dan anak terlindungi, dihormati, dan memiliki ruang yang setara untuk berkembang,” tutup Neni. (ak)

Tags: diskominfo bontangpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Disdikbud Bontang Perkuat Literasi Ratusan Pendidik PAUD melalui Pelatihan

Next Post

Penetapan Tersangka Kasus Korupsi PT LBB Bontang Menunggu Hasil Penghitungan Kerugian Negara

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.