Pelayanan Terhenti Sementara, Masih Menunggu Kiriman
BONTANG – Seribu blangko KTP-el yang dikirim dari Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Kaltim kini stoknya kembali habis. Sehingga, untuk sementara pelayanan permohonan pencetakan di Diskucapil Bontang terhenti sementara.
Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Diskucapil Bontang Eka Dedy Anshariddin mengatakan, hanya butuh lima hari kerja saja untuk menghabiskan seribu blangko tersebut. Namun demikian, dirinya meminta masyarakat untuk tidak terlalu khawatir. Pasalnya kekosongan blangko ini tidak akan berlangsung lama.
Kata dia, belum lama ini Dinas Kependudukan Provinsi Kaltim juga telah melakukan koordinasi ke pusat dan saat ini sedang dalam proses pengambilan blangko. Sehingga bisa dipastikan, dalam jangka waktu beberapa minggu kedepan blangko sudah kembali tersedia.
“Meski belum tahun kapan pastinya blangko tersebut bisa diambil dan dibawa ke Bontang, namun sudah ada informasinya. Kami hanya tinggal menunggu saja informasi dari provinsi. Kalau sudah ada baru akan kami ambil ke Samarinda,” jelas Eka Dedy Jumat (22/9) kemarin.
Terkait besaran blangko yang diterima, Eka juga tidak bisa memastikan. Namun diharapkan, berapapun blangko yang diberikan ke Bontang, bisa membantu mengurangi jumlah pemohon yang saat ini masih mencapai ribuan.
Apabila nantinya blangko tersebut sudah ada, maka Diskucapil akan melayani semua permohonan pencetakan blangko kecuali warga yang datanya belum terverifikasi dari pusat, maupun hanya sekedar mengganti masa berlaku dengan tulisan seumur hidup saja.
“Kami berharap, semoga kekosongan blangko KTP-el ini tidak sampai berminggu-minggu,” pungkasnya. (bbg)







