• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Buktikan Kualitas NPK Pelangi JOS, Produktivitas Jagung Lampung Selatan Naik 41 Persen

by Redaksi Bontang Post
25 Agustus 2022, 14:00
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
NPK Pelangi JOS sebagai inovasi terbaru dari PT Pupuk Kalimantan Timur mampu meningkatkan produktivitas petani

NPK Pelangi JOS sebagai inovasi terbaru dari PT Pupuk Kalimantan Timur mampu meningkatkan produktivitas petani

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Uji efektivitas NPK Pelangi JOS sebagai inovasi terbaru dari PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), kembali menunjukkan kenaikan signifikan hasil pertanian masyarakat melalui program Demonstration Plot (Demplot). Terbaru, komoditas jagung di Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, naik sebesar 41 persen dari sebelumnya dengan masa tanam 110 hari untuk biji kering.

VP Marketing Business Partner Korporasi Pupuk Kaltim Indah Febrianty, mengungkapkan kenaikan tersebut dilihat dari hasil panen rata-rata petani sebesar 7,8 ton per Hektare (Ha), dibanding perlakuan petani dengan hasil maksimal 5,5 ton/Ha. Jagung yang dilakukan demplot adalah varietas Arumba

“Hasil panen dihitung menggunakan parameter jagung pipil, dalam artian adalah hasil bersih tanpa tongkol,” ujar Indah, saat panen perdana hasil demplot pada Minggu (21/8/2022).

Selain diukur berdasarkan hasil panen, produktivitas tanaman menggunakan NPK Pelangi JOS juga terlihat dari batang serta daun jagung yang jauh lebih tinggi dan sehat. Berdasarkan sampel, tongkol jagung yang menggunakan produk terbaru Pupuk Kaltim itu mencapai tinggi rata-rata 17,77 centimeter (cm), sedangkan pada kontrol petani hanya berkisar 16,27 cm.

Baca Juga:  Percepatan Pabrik Soda Ash, Pupuk Kaltim Pastikan Proses Rekrutmen Tenaga Kerja Sesuai Regulasi

“Jadi selain penggunaan dosis yang lebih efisien, pertumbuhan tanaman juga jauh lebih sehat dari sebelumnya. Hal ini menunjukkan jika NPK Pelangi JOS cocok untuk berbagai jenis karakteristik lahan, dengan daya dukung optimal,” lanjut Indah.

NPK Pelangi JOS sebagai gabungan pupuk kimia dan hayati pertama di Indonesia, telah diperkaya dengan mikroba unggul yang berfungsi untuk menambat nitrogen, melarutkan fosfat, dan mendorong hormon pertumbuhan. Keunggulan ini mampu menjadikan tanah semakin kaya akan nutrisi tanpa harus kehilangan daya dukung lahan.

Produk ini juga bentuk dorongan Pupuk Kaltim agar petani dapat menjalankan praktik sustainable agriculture. Dimana NPK Pelangi JOS tak hanya memiliki unsur NPK, tapi juga agen hayati yang berfungsi memperkaya sifat biologis tanah agar tetap lestari, sehingga lahan terjaga untuk musim tanam selanjutnya.

Baca Juga:  Pupuk Indonesia Buka Penjaringan PPTS 2026, Pupuk Kaltim Imbau Mitra Distribusi Segera Daftar  

Beberapa daerah yang telah melaksanakan uji coba demplot pun membuktikan efektivitas produk pada berbagai mokoditas, dengan peningkatan hasil panen rata-rata mencapai 15-50 persen dari sebelumnya untuk dosis 70 hingga 100 persen.

“Dari hasil demplot ini, kami harap petani tidak ragu dengan kualitas NPK Pelangi JOS. Jika diaplikasikan dengan dosis tepat, unsur hara akan cepat terurai dan tersedia bagi tanaman sehingga tidak menjadi residu dalam tanah,” tambah Indah.

Erwandi, Ketua Kelompok Tani Subur Makmur Desa Legundi, mengakui keunggulan NPK Pelangi JOS. Dari hasil panen, terlihat jika produktivitas tanaman dan hasil yang didapatkan mampu lebih tinggi dari sebelumnya, meski masa tanam dalam kondisi yang cukup ekstrem.

Baca Juga:  Dukung Implementasi RWP, Pupuk Kaltim Komitmen Wujudkan Lingkungan Kerja Aman Tanpa Diskriminasi, Pelecehan, dan Kekerasan

“Bahkan penggunaan dosis lebih rendah dari pemupukan biasa saja hasilnya jauh lebih maksimal. Kami sangat akui kualitas NPK Pelangi JOS melihat hasil panen kali ini,” kata Erwandi.

Senada, petani milenial Lampung Selatan Putu Satriawan, mengungkapkan NPK Pelangi JOS juga terbukti mampu menjadikan akar tanaman jagung lebih kokoh, sehingga serabut akar makin banyak dan penyerapan unsur hara pun menjadi lebih baik.

“Dengan perakaran yang lebih baik, maka penyerapan unsur hara juga makin maksimal. Hal ini bisa terlihat dari penggunaan NPK Pelangi JOS, dan sangat kami rekomendasikan bagi petani agar produktivitas hasil makin meningkat,” tutur Putu Satriawan. (*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Banjir Rendam Balikpapan, Ketinggian Air Sampai 1,5 Meter

Next Post

Kapolsek Sukodono dan Anak Buah Ditangkap saat Pesta Sabu

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.