• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

BUMD Wajib Beri Kontribusi ke Daerah, Pengamat: Itu Gunanya Dibentuk

by BontangPost
6 Februari 2021, 14:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilistrasi

Ilistrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id- Kedua BUMD yakni Perusda AUJ dan PT Bontang Migas Energi (BME) tercatat nihil memberikan dividen ke kas daerah. Bahkan itu sejak 2018 silam hingga tahun lalu. Kondisi tersebut mendapat tanggapan dari Pengamat Ekonomi Universitas Mulawarman Aji Sofyan Effendi. Menurutnya, esensi pembentukan perusahaan daerah yakni untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.

“Kenapa harus dibentuk BUMD kalau tidak bisa berkontribusi langsung ke daerah,” kata Aji.

Apalagi PT BME dan Perusda AUJ di awal terbentuk mendapatkan kucuran penyertaan modal dari Pemkot. Dijelaskan dia, tidak elok jika terus-menerus tidak memberikan efek apapun terhadap pendapatan daerah.

Diketahui PT BME mendapat gelontoran senilai Rp 3 miliar pada 2012. Dari angka usulan yakni Rp 10,5 miliar. Besaran ini sesuai kebutuhan deposit yang dipersyaratkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bagi perusahaan yang akan mengelola program city gas.

Baca Juga:  Ramai Biaya Daftar Ulang Jargas, PT BME: Itu Warisan Pimpinan Sebelumnya

Sementara Perusda AUJ mendapatkan suntikan modal lebih banyak yakni Rp 17,2 miliar. Pada periode 2014-2015. Sayangnya bantuan itu justru digunakan sebagian disalahgunakan. Kini perekara ini masih ditangani oleh Kejaksaan Negeri Bontang.

“Ngapain membuka BUMD seperti itu,” ucap akademisi ini yang sebelumnya turut menyeleksi direksi perusahaan tersebut.

Menurutnya, ada BUMD yang aspek sosialnya lebih tinggi dibandingkan bisnisnya. Salah satunya yakni PDAM. Namun, jika kondisi keuangan mumpuni skema penyetoran dividen harus dilakukannya. “Jika PDAM bangkrut atau rugi masih tetapi masyarakat Bontang bisa menikmati air bersih itu tidak masalah. Pasti akan memaafkan. Walaupun sebenarnya tidak boleh juga,” ucapnya.

Diterangkan dia, pengelolaan jargas memang dibutuhkan masyarakat. Tetapi bukanlah aspek penting. Pasalnya warga masih bisa memasak dengan membeli tabung gas elpiji. “Beda konteksnya dengan air bersih. Karena itu kebutuhan pokok,” tegasnya.

Baca Juga:  Proses Rekrutmen Direktur BME Rampung, Satu Pekan Lagi Diumumkan

Pembentukan BUMD ini hakekatnya orientasinya untuk mendapatkan keuntungan. Dari bidang usaha yang digarapnya. Sebab itu, pemerintah daerah tidak diperkenankan melakukan bisnis kepada rakyatnya. “Jika tidak tercapai maka BUMD itu kehilangan rohnya,” terangnya.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini juga menyoroti pernyataan direksi PT BME yang kurang elok. Menyebutkan penyetoran dividen bukan sebuah kewajiban. Dengan berlindung penugasan dari pemerintah pusat. Padahal kondisi keuangan mendapatkan laba Rp 2,1 miliar.

“Seharusnya mainframenya begini karena profit baru Rp 2,1 miliar maka diupayakan dividen untuk disetor di tahun berikutnya. Itu lebih smooth,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Bapenda akan memanggil pimpinan BUMD pada bulan depan. Tujuannya untuk rekonsiliasi dan evaluasi. Sembari menanyakan progres usaha selama satu tahun tersebut. Sementara Komisi II juga akan mengambil langkah serupa. Pemanggilan dijadwalkan pertengahan bulan ini.

Baca Juga:  Minim Pendaftar, Seleksi Komisaris BME Bontang Berpotensi Diisi ASN Pilihan Pemkot

Ketua Komisi II DPRD Rustam menyayangkan statemen yang keluar dari direksi PT BME. Bahwa penyetoran dividen bukanlah suatu kewajiban. Padahal modal awal terbentuknya perusahaan ini berasal dari APBD Bontang. “Untuk apa penyertaan modal kalau tidak menghasilkan dividen,” pungkasnya. (*/ak)

 

 

Tags: nihil dividenperusda AUJPT BME
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Resep Camilan Churros, Bisa Jadi Teman Nonton Drakor Selama Kaltim Silent

Next Post

Akad Nikah saat Kaltim Silent Hanya Boleh di KUA

Related Posts

Sony Suwito Terpilih Jadi Komisaris PT BME, Pengesahan Pekan Depan
Bontang

Sony Suwito Terpilih Jadi Komisaris PT BME, Pengesahan Pekan Depan

27 Juni 2026, 08:00
Jargas Bocor, Penanganan BME Bontang Dinilai Lamban, Tagihan Membengkak
Bontang

Minim Pendaftar, Seleksi Komisaris BME Bontang Berpotensi Diisi ASN Pilihan Pemkot

14 April 2026, 11:00
Sempat Rugi, PT Bontang Migas dan Energi Kini Bukukan Laba Rp563 Juta
Bontang

Sempat Rugi, PT Bontang Migas dan Energi Kini Bukukan Laba Rp563 Juta

3 Maret 2026, 13:00
Meski Kas Susut Tajam ke Rp9,16 Miliar, PT Bontang Migas dan Energi Balikkan Rugi Jadi Laba
Bontang

Meski Kas Susut Tajam ke Rp9,16 Miliar, PT Bontang Migas dan Energi Balikkan Rugi Jadi Laba

3 Maret 2026, 12:00
PT BME Merugi Rp141 Juta, Dirut Sebut Itu Sebelum Kepemimpinannya
Bontang

PT BME Merugi Rp141 Juta, Dirut Sebut Itu Sebelum Kepemimpinannya

28 September 2024, 10:42
Jargas Bocor, Penanganan BME Bontang Dinilai Lamban, Tagihan Membengkak
Bontang

Tunggakan Pelanggan Jargas di Bontang Tembus Rp582 Juta

29 Juli 2024, 08:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.