• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Butuh Banyak Pelabuhan Angkut Material IKN

by BontangPost
18 Mei 2021, 14:34
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Pelabuhan Buluminung, salah satu yang bisa diandalkan untuk akses logistik.

Pelabuhan Buluminung, salah satu yang bisa diandalkan untuk akses logistik.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Akses logistik untuk keperluan pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) terus dipersiapkan. Ada enam alternatif lokasi yang telah dikantongi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas. Kajian lebih detail diharapkan merumuskan skema terbaik dalam memobilisasi logistik konstruksi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN yang banyak didatangkan dari luar Kalimantan melalui jalur laut.

Enam lokasi itu tersebar di dua daerah. Lima di PPU, dan satu di Balikpapan. Perinciannya, Pelabuhan ITCI Hutani Manunggal, Pelabuhan ITCI Kartika Utama, dermaga eks pembangunan Jembatan Pulau Balang, Dermaga Pantai Lango, dan Pelabuhan Buluminung. Serta Pelabuhan Kariangau (Terminal Peti Kemas Kariangau) di Balikpapan. “Alternatif ini bisa jadi kami pilih lebih dari satu. Karena mungkin, intensitasnya dari pengangkutan material dan alat ini cukup tinggi. Bisa jadi tidak cukup pada satu titik saja,” kata Direktur Transportasi Bappenas Ikhwan Hakim dalam rapat Penyiapan Dukungan Konektivitas IKN pekan lalu.

Berdasarkan koordinat, lokasi Pelabuhan ITCI Hutani Manunggal menjadi pelabuhan terdekat dengan KIPP. Jaraknya hanya sekira 8,2 kilometer. Akan tetapi, kondisi jalan di kawasan tersebut sebagian merupakan jalan logging atau jalan yang bisa dilalui truk pengangkut kayu gelondongan berukuran besar. Pelabuhan ini berstatus terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS). Pelabuhan terdekat lainnya adalah Pelabuhan ITCI Kartika Utama yang berjarak sekira 25 kilometer dari KIPP. Kondisinya pun serupa dengan Pelabuhan ITCI Hutani Manunggal. Dermaganya belum memadai.

Kedua pelabuhan ini direkomendasikan jika ada izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan kerja sama antara PT ITCI dengan pemerintah. “Dari aspek dermaga dan jalan, masih perlu peningkatan. Kemudian ada aspek yang perlu izin lingkungan dari KLHK. Kami tentu mengikuti kriteria yang disiapkan dari sisi lingkungan,” lanjut dia.

Selanjutnya, dermaga eks pembangunan Jembatan Pulau Balang. Jaraknya sekira 40 kilometer dari KIPP melalui Jembatan Pulau Balang menuju Simpang Riko hingga KIPP di Kecamatan Sepaku.

Baca Juga:  Hari ini, Bambang Susantono Dilantik sebagai Kepala Otorita IKN

Akan tetapi, akses menuju dermaga rusak dan kurang lebar. Meski belum memadai, dermaga ini direkomendasikan dengan meningkatkan kapasitas lapangan penumpukan. Lalu, Dermaga Pantai Lango yang berjarak 40 kilometer dari KIPP.

Peluang dermaga ini ambil bagian dalam pemindahan IKN mengecil karena akses yang sempit. Diperlukan pembebasan lahan dengan merelokasi permukiman. Alternatif lainnya, Pelabuhan Buluminung. Berlokasi sekira 85 kilometer dari KIPP. Rutenya, melalui Buluminung menuju Penajam lalu ke Simpang Petung hingga KIPP. Kondisi jalannya belum memadai. Terdapat usulan jalan akses dari Pelabuhan Buluminung menuju Km 13 Silkar di Petung. Catatan lain, perlu pengembangan dermaga dan peningkatan jalan akses. Karena itu, tidak direkomendasikan dalam waktu dekat dengan menunggu penanganan jalan akses dan pengembangan kapasitas pelabuhan.

Baca Juga:  Jokowi Ingin Fresh Graduate Diprioritaskan Jadi ASN di IKN Nusantara

Sementara di Balikpapan, pilihan mengerucut ke Pelabuhan Kariangau. Namun, lokasinya cukup jauh dari KIPP. Berjarak sekira 91 kilometer. Rutenya dari Terminal Peti Kemas Kariangau menuju Simpang Samboja di Km 38 hingga KIPP. Kawasan ini merupakan pelabuhan utama atau eksisting yang melayani peti kemas. Namun, masih perlu pengembangan dermaga dan peningkatan akses jalan sisi Balikpapan. “Konektivitas mendukung logistik untuk konstruksi diperlukan. Karena ada ancer-ancer untuk melakukan groundbreaking (IKN) segera. Dan tentu perlu memastikan logistik untuk material dan angkutan berat bisa disiapkan dengan segera,” jelas dia.

Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud yang turut hadir dalam rapat tersebut memberikan alternatif lain. Yakni menggunakan pelabuhan ship to ship (STS). Lokasinya berada di dekat Pelabuhan Buluminung, sehingga bisa langsung menuju Kecamatan Sepaku. “Kami tidak menyarankan untuk memakai (pelabuhan alternatif) yang ada. Apakah itu punya ITCI, atau yang lain-lain. Kami tidak merekomendasikan itu,” katanya. Politikus Demokrat ini menyebut, ada lahan sekitar 50-100 hektare yang akan dibuka pada pelabuhan STS dekat Pelabuhan Buluminung. Yang nantinya dijadikan satu dengan tempat tinggal pekerja saat pembangunan calon IKN dimulai.

Baca Juga:  Pembangunan Istana Negara di IKN Nusantara Tahap Lelang

“Jadi, mereka yang datang ke PPU, kami tidak mau dijadikan satu dengan warga sekitar. Mereka ada tempat sendiri. Diisolasi sendiri. Tempatnya dan transportasinya di STS penumpukan barang dari Buluminung menuju Sepaku,” ungkap Gafur.

Dia beralasan, memberikan rekomendasi lain agar tidak menimbulkan kemacetan jalan saat pembangunan IKN dimulai. Di mana logistik diangkut melalui laut, tidak melalui darat. Agar muatan yang bisa diangkut bisa mencapai ribuan ton. Jika diangkut menggunakan truk, maksimal 20 ton. “Pembawaan barangnya jadi lewat laut. Jangan lewat darat. Begitu sampai di Sepaku, baru kita STS-kan lagi, lewat darat. Supaya ketika kita membawa barang tersebut, tidak bermuatan kecil. Kalau lewat tongkang minimal 5 ribu ton,” pungkasnya. (kip/riz/k16)

 

Tags: ikn
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

BNNP Kaltim Musnahkan 5 Kilogram Sabu yang Dipesan dari Lapas Tarakan

Next Post

Air Eks Lubang Tambang Disebut Laik Konsumsi

Related Posts

Akses Tol dari Bandara Sepinggan ke IKN Ditarget Tuntas 2028
Bontang

Akses Tol dari Bandara Sepinggan ke IKN Ditarget Tuntas 2028

14 Oktober 2026, 13:00
Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal
Kaltim

Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal

6 Juli 2026, 08:00
Tangis Warga Adat di Tengah Pembangunan IKN, Kini Air Bersih pun Harus Dibeli
Lingkungan

Tangis Warga Adat di Tengah Pembangunan IKN, Kini Air Bersih pun Harus Dibeli

25 Mei 2026, 15:17
4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam
Kaltim

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam

14 Mei 2026, 17:00
IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta
Kaltim

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta

30 Maret 2026, 09:00
Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim
Kaltim

Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim

25 Maret 2026, 12:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.