• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Calon Tenaga Kerja RDMP Butuh Kepastian

by M Zulfikar Akbar
19 Maret 2019, 20:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
BANYAK PEMINAT: Para pencari kerja di Balikpapan antre mendaftar untuk mengikuti pelatihan bersama BLKI. Kini mereka menunggu sertifikat hasil pelatihan.DOKUMEN/KALTIM POST

BANYAK PEMINAT: Para pencari kerja di Balikpapan antre mendaftar untuk mengikuti pelatihan bersama BLKI. Kini mereka menunggu sertifikat hasil pelatihan.DOKUMEN/KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

BALIKPAPAN- Digadang-gadang bakal menyerap ribuan tenaga kerja, proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan nyatanya belum mampu mengurangi pengangguran secara signifikan. Bahkan, calon tenaga kerja yang telah dilatih masih banyak yang belum menerima kepastian. Alhasil beberapa di antaranya sudah tidak berharap lagi atau sudah mencari pekerjaan lain.

Tahun lalu, untuk tenaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) atau health, safety, and environment (HSE) sebanyak 960 orang telah lolos seleksi calon tenaga kerja proyek RDMP Pertamina Refinery Unit V. Pelamar kerja dari Balikpapan paling dominan dengan meloloskan 408 orang. Disusul Samarinda 135 orang, Kukar 126 orang, Bontang 125 orang dan beberapa daerah lainnya di Kaltim.

Di antara lulusan itu, ada yang merasa nasib mereka tergantung. Salah satu yang lulus pelatihan, Heru, mengatakan, ia mengikuti tes pelatihan ini mengambil posisi safety inspector. Namun, sampai saat ini dia belum tahu tenaganya kapan dipakai. Pelatihan, ia sebutkan sudah selesai sejak akhir 2018.

Baca Juga:  9 Kasus Perselisihan Tenaga Kerja Ditangani Disnaker Bontang

“Saya sempat mencari tahu ke Dinas Tenaga Kerja. Tapi masih belum ada kejelasan. Sampai saya sudah pasrah, tidak berharap kepada proyek itu. Mending saya cari pekerjaan lain. Rata-rata demikian. Ada di antara kami yang memang membutuhkan pekerjaan,” terangnya kepada Kaltim Post, Senin (18/3).

Selain itu, sertifikat yang diberikan juga belum lengkap. Yang ia baru dapatkan hanya dari BLKI, sedangkan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) belum. Masih banyak juga yang belum dapat. Sebelumnya dijanjikan pada Oktober 2018, tapi tak kunjung ada. “Mungkin 900 orang belum dapat. Sekarang ya kami hanya mau sertifikat yang dijanjikan saja. Saya mewakilkan peserta lain,” serunya.

Baca Juga:  Kilang Balikpapan Siap Beroperasi 2026, Terbesar di Indonesia dengan Kapasitas 360 Ribu Barel per Hari

Ia mengatakan, pihak BLKI yang menggelar pelatihan memang hanya menjanjikan pelatihan. Tapi, dari kabar yang beredar di media, ada angin segar karena dikatakan akan direkrut untuk pekerjaan RDMP. “Sekarang kami tidak terlalu berharap, hanya sertifikatnya saja. Kami sudah berhasil lulus kan. Masak harus digantung seperti ini,” imbuhnya.

Dari informasi yang ia terima, dari sekitar 600 orang safetyman yang direkrut baru 13 orang. Dari safety inspector, belum ada sama sekali. Jumlahnya 240 orang. Dari first aider ia belum dapat informasinya.

Salah seorang peserta yang lulus, Hidayat, juga menuturkan hal yang sama. Bahkan, ia sekarang sudah bekerja di perusahaan lain. “Sertifikat saya tidak kunjung keluar. Ketika ditanya kapan, pasti jawabnya nanti-nanti. Saya butuh kerjaan, akhirnya saja ikut pelatihan dengan biaya sendiri, sertifikat sudah ada. Dan saya sekarang sudah bekerja dari sertifikat yang saya urus sendiri,” jelasnya.

Baca Juga:  Pekerja Lokal Tak Penuhi Target, DPRD Bontang Minta Wika Pulangkan Pipe Fitter Luar

Sementara itu, Kepala Disnaker Balikpapan, Tirta Dewi menerangkan, bahwa pelatihan yang digelar bersama Pertamina itu sebagai bekal mereka. “Apakah nanti dipakai atau tidak, semuanya ya lihat dari Pertamina nantinya,” tuturnya.

Ia menegaskan, kalau pelatihan ini bisa mereka pakai untuk bekerja di perusahaan lain. Tidak harus di RDMP. Terpenting mereka sudah memiliki skill. Terkait sertifikat, pihaknya sudah menyerahkan ke beberapa peserta yang lulus. Hanya, beberapa masih harus menunggu. Masih didistribusikan, ada yang masih di BLKI Samarinda juga.

“Dari peserta itu juga sudah ada yang terpakai di pekerjaan perluasan kilang. Memang menunggu. Toh, proyek RDMP baru tahun ini berjalan. Kalau memang para peserta mau melamar di tempat lain silakan. Pelatihan ini tujuan utamanya meningkatkan kompetensi mereka,” ujarnya. (aji/ndu/k15/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kilang balikpapanrdmpTenaga Kerja
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Neni Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2018, Capaian Kinerja Meningkat

Next Post

Menag Makin Terpojok, KPK Temukan Ratusan Juta di Ruang Kerja Menteri Agama

Related Posts

Kilang Balikpapan Siap Beroperasi 2026, Terbesar di Indonesia dengan Kapasitas 360 Ribu Barel per Hari
Kaltim

Kilang Balikpapan Siap Beroperasi 2026, Terbesar di Indonesia dengan Kapasitas 360 Ribu Barel per Hari

6 Januari 2026, 18:23
Ahok Sebut Proyek Kilang Balikpapan “Ngaco Banget”, Ada Dosa Lama yang Harus Dibongkar
Kaltim

Ahok Sebut Proyek Kilang Balikpapan “Ngaco Banget”, Ada Dosa Lama yang Harus Dibongkar

3 Maret 2025, 17:00
Kajian Pembangunan Manusia, Indeks Pemberdayaan Gender di Bontang Rendah
Bontang

Kajian Pembangunan Manusia, Indeks Pemberdayaan Gender di Bontang Rendah

25 Desember 2022, 16:18
PT Wika Hentikan Pekerjaan Sistem Borongan
Bontang

PT Wika Hentikan Pekerjaan Sistem Borongan

25 Mei 2022, 13:50
Soal Pekerja dari Luar, Besok Disnaker Bontang Panggil PT Wika dan PT KAN
Bontang

Soal Pekerja dari Luar, Besok Disnaker Bontang Panggil PT Wika dan PT KAN

24 Mei 2022, 10:51
Soal Perekrutan Tenaga Kerja Sistem Borongan di PT Wika, Disnaker Sebut Salahi Aturan
Bontang

Soal Perekrutan Tenaga Kerja Sistem Borongan di PT Wika, Disnaker Sebut Salahi Aturan

23 Mei 2022, 15:51

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.