• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Cegah DBD Sejak Dini, Tim P2PM Bentuk Kader Jumantik di Kaubun  

by BontangPost
30 Agustus 2017, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
CEGAH DBD:  Tim P2PM, Dinkes Kutim menyambangi SMPN V Kecamatan Kaubun untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pembentukan kader Jumantik untuk anak sekolah. (JANI HUMAS/PEMKAB KUTIM)

CEGAH DBD:  Tim P2PM, Dinkes Kutim menyambangi SMPN V Kecamatan Kaubun untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pembentukan kader Jumantik untuk anak sekolah. (JANI HUMAS/PEMKAB KUTIM)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Setelah beberapa pekan lalu hadir di Kecamatan Kaliorang dan Sangkulirang,  rombongan Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Dinas Kesehatan Kutai Timur (Dinkes Kutim) selanjutnya menyambangi Kecamatan Kaubun tepatnya di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) V Kaubun, Selasa (22/8) lalu. Untuk menggelar kegiatan sosialisasi dan pembentukan kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) untuk tingkat anak sekolah.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Yuwana didampingi Kepala Seksi (Kasi) P2PM Ahsan Zainuddin. Dihadiri Wakil Ketua Forum Kabupaten Sehat (Forkahat) Abu Faqih, Staf P2PM Rika Oktora, Harwati, Wawan, Kepala UPT Pendidikan Muhammad Nur, Kepala UPT Puskesmas dr Fikasa dan beberapa perwakilan murid sekolah serta guru UKS dari SD, SMP, SMA kecamatan Kaubun.

Baca Juga:  Pengurangan 3.500 TK2D Masih Wacana 

Sekitar 50 siswa siswi terpilih dari setiap sekolah. Yuwana Sri Kurniawati mewakili Kepala Dinkes mengatakan, bahwa kader Jumantik cilik akan bertugas sebagai pemantau jentik. Dengan tujuan mencegah penyebab penyakit demam berdarah (DBD) yang bersumber dari nyamuk aedes aegypti.

“Faktor utama penyebab penyakit demam berdarah adalah nyamuk aedes aegypti yang menularkan penyakit melalui gigitan kepada orang lain. Artinya nyamuk aedes aegypti sebagai sumber penyakit DBD yang harus segara diberantas,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Ahsan Zainuddin pula  menerangkancara kerja kader jumantik cilik dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) menuju sekolah bebas jentik. Dengan berbagai tahapan seperti para siswa mendapatkan pembinaan atau penyuluhan teknis dari guru Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Baca Juga:  Taklukkan Tim dari Jepang di Laga Perdana

“Kepala sekolah melalui guru berperan sebagai penanggungjawab PSN. Nanti setiap kepala sekolah memberikan laporan rutin per bulan kepada Puskesmas berdasarkan hasil rekap pelaksanaan PSN Jumantik anak sekolah setiap minggunya,” jelasnya.

Ahsan menambahkan, kader Jumantik cilik ini wajib ada disetiap kelas dengan kriteria mampu membaca, menulis, dan menjadi motivator bagi rekan-rekan siswa siswi yang lain. Serta mau bekerjasama dengan petugas Puskesmas, guru dan petugas kebersihan sekolah.

Kemudian peran dan tanggung jawab Jumantik anak sekolah adalah dengan melakukan kegiatan memantau dan membuat catatan laporan hasil pemantauan jentik dan PSN di sekolah serta tempat tinggalnya, kepada guru penanggungjawab PSN sekolah dengan menggunakan formulir hasil pemantauan dan sosialisasi PSN 3M Plus dan pengenalan DBD.

Baca Juga:  Minta Rp 18 M, Terealisasi Separuh

“Jadi bisa disimpulkan, PSN adalah tindakan pemberantasan sarang nyamuk melalui kegiatan menutup, menguras dan menimbun plus memanfaatkan barang bekas yang masih bernilai ekonomis (3M) plus.Terencana secara terus menerus dan berkesinambungan. Ini cara paling efektif untuk mencegah terjadinya penyakit DBD serta mewujudkan kebersihan lingkungan dan perilaku hidup sehat,” tuturnya.

Kepala UPT Pendidikan Muhammad Nur menyambut baik kegiatan ini. Dia mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi generasi penurus agar nanti dapat diaplikasikan di sekolah maupun masyarakat. “Harapan saya apa yang diberikan oleh Dinkes akan tercipta generasi yang sehat jasmani dan rohani,” harapnya. (hms10/ver)

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Cegah DBDpemkab kutimSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

DPRD Ikut Soroti, Panggil PLN dan DPKPP

Next Post

Pawai Takbir Berlangsung Sederhana

Related Posts

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham
Kaltim

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham

8 Desember 2025, 19:06
Utang Proyek PL Mulai Dibayar
Breaking News

Janji Dilunasi Pemkab Kutim, Kontraktor Masih Resah

21 Januari 2019, 19:20
Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang
Pemkot Bontang

Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang

3 Januari 2019, 18:01
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Motor Hilang Kendali di Jalan Poros Bontang–Samarinda, 1 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.