• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Cetak Uang Palsu Belajar dari YouTube, Targetnya Toko Sepanjang Jalan Poros Samarinda-Bontang

by Redaksi Bontang Post
15 Oktober 2024, 13:26
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Sepak terjang Wahyu Effendi ternyata bukan baru pertama tersandung kasus peredaran uang palsu. Dia merupakan spesialis tindak kejahatan serupa yang pernah ditindak pada 2020.

Warung atau toko kelontongan menjadi sasaran pria berusia 47 tahun tersebut untuk memuluskan aksinya. Beraksi jelang tengah malam hingga dini hari, tersangka memanfaatkan kelengahan penjual.

“Di jam-jam seperti itu (tengah malam hingga dini hari) kan biasanya penjual ada yang ngantuk atau tidak fokus. Nah, itu yang dimanfaatkan pelaku dengan harapan uang pengembalian diganti dengan yang asli,” jelas Kapolsek Samarinda Ulu AKP Wawan Gunawan.

Indekos di Jalan Poros Samarinda-Bontang yang digunakan Wahyu memang digunakannya untuk menggandakan uang palsu. “Dia belajar dari YouTube. Itu berkaca dari kasus yang sebelumnya pernah dilakukan,” jelas perwira pertama berpangkat balok tiga tersebut.

Baca Juga:  Sindikat Uang Palsu Terbongkar di Samarinda, Transaksi Lewat WhatsApp

Tempat sasarannya, lanjut Wawan, memang berada di daerah pinggiran atau pasar-pasar. “Jadi dia belanja itu yang kecil, seperti rokok, minuman, dan lain-lain, harapannya kembali dengan uang asli. Itu juga alasannya beraksi di jalur poros atau pasar, karena transaksinya cepat. Jadi bukan retail atau mal. Kalau tempat seperti itu kan jarang menggunakan alat deteksi sinar,” tambahnya.

Medio 2020 lalu, Wahyu juga menjalani kasus yang sama. Saat menjalani itu, hakim memvonisnya 1 tahun 3 bulan. Lokasi itu disinyalir memang dijadikannya tempat pencetakan. Terlebih kasus yang kembali menyandungnya baru-baru ini. Printer, gunting, penggaris, dan cutter didapat polisi dari rumah di kawasan Sungai Siring.

“Informasi anggota cetakan yang sekarang lebih rapi ketimbang yang dulu. Yang temuan terbaru saat ini lebih presisi. Memang sekilas terlihat sempurna,” bebernya.

Baca Juga:  Toko di Jalan Poros Bontang Jadi Target Peredaran Uang Palsu, Berikut Ciri-Ciri dan Cara Mengenalinya

Kepada penyidik, Wahyu mengaku mencetaknya tak banyak. “Beberapa hari sebelum ditangkap cetak. Belanja untuk keperluan sehari-hari aja,” akunya. Pelaku mencetak satu-satu kemudian digabungkan kedua sisinya. “Itu yang dulu belajar dari YouTube,” imbuhnya.

Ditegaskan Wawan, kasus Wahyu tidak hanya uang palsu. “Jadi kasusnya berdiri masing-masing. Upal sendiri, curanmornya beda lagi,” tegas Wawan. Untuk curanmor yang beraksi di wilayah hukum Samarinda Ulu, dilakukan pelaku di Jalan Pramuka 6, Gang Kasturi. “Tapi informasinya masih ada lokasi lain beraksi curanmornya,” kuncinya. (*)

Tags: Peredaran Uang Palsu Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Survei Pilkada Kaltim, Isran-Hadi Unggul Jauh dari Rudy-Seno

Next Post

Kerap Cekcok, Suami di Paser Tebas Kepala Istri

Related Posts

Sindikat Uang Palsu Terbongkar di Samarinda, Transaksi Lewat WhatsApp
Kriminal

Sindikat Uang Palsu Terbongkar di Samarinda, Transaksi Lewat WhatsApp

2 Juli 2025, 14:05
Toko di Jalan Poros Bontang Jadi Target Peredaran Uang Palsu, Berikut Ciri-Ciri dan Cara Mengenalinya
Ragam

Toko di Jalan Poros Bontang Jadi Target Peredaran Uang Palsu, Berikut Ciri-Ciri dan Cara Mengenalinya

17 Oktober 2024, 14:36

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.