• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Cucu Dipaksa Ngemis Selama Sekolah Daring, Digebuki Jika Setoran Kurang

by BontangPost
29 April 2021, 12:16
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
S tampak memegangi cucunya, TK saat digiring ke Polrestabes Palembang karena diduga melakukan praktik eksploitasi anak, Rabu (28/4). (ANTARA/HO/21)

S tampak memegangi cucunya, TK saat digiring ke Polrestabes Palembang karena diduga melakukan praktik eksploitasi anak, Rabu (28/4). (ANTARA/HO/21)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Penyesalan baru terucap ketika S, wanita paruh baya (46) di Palembang, ditangkap aparat kepolisian. S Ditangkap lantaran kerap memukuli TK (8), cucunya yang diduga dipaksa ngemis di jalanan selama sekolah daring.

Dikutip Antara, kasus eksploitasi anak itu terungkap setelah rekaman video amatir merekam S saat memukuli korban di sebuah trotoar di Kota Palembang. Dugaan sementara, S memaksa cucunya untuk menyetorkan uang Rp 30 ribu setiap hari dari hasil meminta-minta di jalan.

Buntut dari aksinya itu, polisi meringkus wanita itu pada Rabu (29/4/2021) sore dengan membawa serta cucunya yang menjadi korban kasus penganiayaan itu.

“Kami masih mendalami keterangan pelaku, korban dan saksi,” kata Kepala Unit PPA Polrestabes Palembang Ipti Fifin Sumailan.

S diduga memperkerjakan TK sebagai pengemis di Simpang Charitas yang dikenal sebagai persimpangan paling ramai di Kota Palembang. TK diduga telah dijadikan pengemis dalam waktu yang lama hingga seorang warga diam-diam merekam aksinya.

TK tampak memberikan sejumlah uang kepada pelaku, namun justru anak kecil malang itu mendapat pukulan di kepala berulang kali dan membuat geram warga yang merekam.

Potongan video tersebut diposting ke sosial media Instagram dan sekejap menjadi viral. Netizen ramai-ramai menandai akun kepolisian setempat dan meminta bergerak cepat menangkap pelaku.

“Kami langsung mendapat atensi pimpinan untuk menangkapnya,” kata Fifin.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, S menyatakan TK merupakan cucunya yang diajak mengemis satu pekan terakhir dengan dalih mengisi waktu kosong belajar daring di rumah.

“Saya menyesal, Pak,” kata S kepada petugas yang saat ditangkap di jalan dan sempat meronta-meronta dan memeluk TK.

Diketahui TK mengaku harus menyetor kepada S sebesar Rp 30 ribu setiap hari, jika tidak maka dirinya akan menerima pukulan serta jambakan dari neneknya itu.

Polisi memutuskan mengirim TK ke Rumah Aman Dinas Sosial Sumsel, tempat pemerintah setempat menampung anak-anak jalanan. Di tempat itu petugas juga dua pekan lalu telah mengamankan bocah laki-laki yang diduga kuat merupakan adik TK.

Sementara S dijebloskan ke penjara dan bersiap menghadapi tuntutan pasal eksploitasi undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (*)

Source: suara.com
Tags: Eksploitasi Anak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

KM Egon Tetap Berlayar Tanpa Penumpang

Next Post

Pemberlakuan Swab Antigen Bagi Penjaga Pasien, DPRD Bakal Panggil RSUD

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.