BONTANG – Salah satu penumpang KPM Egon yang berlayar dari Sulawesi Selatan menuju Bontang pada Selasa (30/1) lalu nekat menyeburkan dirinya ke laut. Korban yang sudah lemas terombang-ambing di tengah laut pun ditolong oleh nelayan yang kebetulan melintas.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan Bripka Bajuri menuturkan, bahwa korban yang berumur 20 tahun tersebut sedikit mengalami depresi. Korban yang merupakan warga Berau tersebut, pulang ke Sulawesi dengan maksud dan tujuan kuliah di sana. Tetapi, orang tua korban tidak mengizinkan sehingga diperintahkan kembali untuk pulang ke Berau. “Makanya dia pulang ke Berau naik Kapal Egon dengan diantar saudaranya. Maksudnya turun di Bontang dan menuju Berau dengan jalur darat,” terang Bajuri, Rabu (31/1) kemarin.
Namun, KM Egon belum sampai di Bontang, korban sudah terjun bebas ke laut, dengan jarak sekitar 1 jam dari Pelabuhan Umum Loktuan. Informasinya, ketika korban terjun ke laut, terdapat nelayan yang kebetulan berada di lokasi jatuhnya korban. Sehingga, korban pun diselamatkan oleh nelayan. Tim evakuasi dari kapal dan Pelabuhan Loktuan pun sudah menuju lokasi. “Untung saja, korban sudah diselamatkan oleh nelayan. Jadi Alhamdulillah selamat,” ujarnya.
Bripka Bajuri mengatakan, korban memang mengakui sedang dalam kondisi kurang sehat dan sedikit depresi. Selain itu, korban juga mempunyai riwayat penyakit syaraf. Saat sampai di Pelabuhan Loktuan disambut petugas. Namun saat evakuasi, medan yang terjal dari laut untuk naik di dermaga Pelabuhan Loktuan cukup sulit. “Makanya mau kami bantu berjalan dia (korban, Red.) kesulitan, dibopong dua orang pun jalannya kecil, makanya saya gendong di belakang. Karena takut juga di bawah dermaga banyak buaya,” sambungnya.
Setelah berada di Pelabuhan Loktuan, korban pun diberi perawatan medis hingga akhirnya bisa melanjutkan perjalanan menuju Berau. (mga)






