• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Dinkes Bontang Luncurkan Peta Digital DBD, Warga Kini Bisa Pantau Sebaran Kasus Per RT

by Redaksi Bontang Post
10 Juli 2026, 12:57
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Petugas melakukan fogging fokus di wilayah yang ditemukan kasus positif DBD guna menekan penyebaran nyamuk penular penyakit. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)

Petugas melakukan fogging fokus di wilayah yang ditemukan kasus positif DBD guna menekan penyebaran nyamuk penular penyakit. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Masyarakat Kota Bontang kini dapat memantau penyebaran kasus demam berdarah dengue (DBD) hingga tingkat RT melalui platform digital yang disediakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang.

Platform bernama Begawai (Bersatu Cegah DBD dengan Inovasi Nyamuk Berwolbachia) itu menyajikan berbagai informasi terkait perkembangan DBD, mulai dari jumlah kasus, lokasi penyebaran, hingga data pasien berdasarkan kelompok usia.

Penanggung Jawab Program DBD Dinkes Bontang, Siti Rahimah, mengatakan platform tersebut dikembangkan untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi mengenai kondisi DBD di Kota Taman.

“Bahkan peta yang ada di situs bisa membaca lokasi berdasarkan RT. Ini merupakan bentuk inovasi dari kami,” ujarnya.

Melalui peta digital tersebut, masyarakat dapat melihat lokasi penyebaran kasus positif DBD yang telah dipetakan mulai dari tingkat kelurahan hingga RT. Selain itu, tersedia pula data perkembangan kasus dari minggu ke minggu sebagai bahan pemantauan bagi masyarakat, tenaga kesehatan, maupun media.

Baca Juga:  DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian

Berdasarkan data Dinkes Bontang, selama Juni 2026 tercatat lima kasus positif DBD yang tersebar di tiga kelurahan. Dua kasus ditemukan di Kelurahan Loktuan, dua kasus di Tanjung Laut, dan satu kasus di Berebas Tengah.

Meski demikian, selama periode yang sama Dinkes menerima 32 notifikasi dengue yang kemudian dilakukan penelusuran lebih lanjut.

“Dari lima kasus itu, tiga dialami anak usia 1 sampai 4 tahun. Kemudian satu kasus pada kelompok usia 5 sampai 14 tahun dan satu kasus pada kelompok usia 15 sampai 44 tahun,” jelas Siti.

Ia menyebut jumlah kasus DBD pada Juni tahun ini tergolong lebih rendah dibandingkan periode yang sama dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai perbandingan, pada Juni 2020 tercatat 10 kasus, sedangkan jumlah tertinggi terjadi pada Juni 2021 dengan total 57 kasus.

“Kalau kasus terbanyak di Juni itu pada 2021 lalu dengan 57 kasus,” katanya.

Meski tren kasus menunjukkan penurunan, Dinkes tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. Warga diminta rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan 3M, yakni menguras tempat penampungan air, menutup wadah penyimpanan air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Baca Juga:  Bulan Lalu Ada 19 Kasus DBD, Diskes Bontang Klaim Terendah Sepanjang 2024

Masyarakat juga dianjurkan menaburkan bubuk abate pada tempat penampungan air dan rutin membersihkan wadah yang berpotensi menjadi sarang jentik, seperti vas bunga, tatakan dispenser, hingga drum penampungan air.

Dinkes menegaskan bahwa fogging bukan solusi utama dalam pencegahan DBD karena hanya membunuh nyamuk dewasa dan tidak mampu menghilangkan jentik. Oleh sebab itu, menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk tetap menjadi langkah paling efektif untuk menekan penyebaran DBD di Kota Bontang. (ak)

Tags: dbd
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PT Glora Kaltim Bantah KMP Bontang Express II Aset Pemkot, Klaim Kapal Bisa Disita

Next Post

Semua Toko Swalayan Waralaba di Bontang Langgar Aturan Jam Operasional

Related Posts

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian
Bontang

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian

27 Oktober 2026, 13:18
DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak
Bontang

DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak

6 Oktober 2026, 09:42
Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah
Bontang

Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah

11 September 2026, 10:03
Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada
Bontang

Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada

2 September 2026, 09:00
Dinkes Bontang Luncurkan Peta Digital DBD, Warga Kini Bisa Pantau Sebaran Kasus Per RT
Bontang

DBD Bontang Naik-Turun, Angka Tertinggi Pernah Capai 588 Kasus

15 Agustus 2026, 10:00
Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta
Bontang

Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta

14 Agustus 2026, 12:33

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.