bontangpost.id – Tiga alat penyedot air dikerahkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang untuk membantu mengurangi volume debit air yang menggenangi jembatan di SMP Negeri 5 Bontang.
Komandan Kompi Disdamkartan Norman menuturkan, sejatinya penurunan alat penyedot air menjadi tindakan terakhir yang diambil untuk mengembalikan kondisi jembatan seperti sedia kala agar aktivitas belajar mengajar bisa kembali terlaksana.
“Kemarin saja kami lakukan penyedotan air. Kalau hari ini belum tahu. Belum dapat perintah,” ucapnya saat dikonfirmasi.
Dijelaskannya, tiga alat tersebut menyedot air yang berada di jembatan kemudian air tersebut dibuang ke seberang jalan menggunakan selang. Penyedotan air dilakukan sejak pukul 15.00 hingga 18.00 sore.
“Jadi, air danaunya kami kuras. Agar jembatannya bisa dilewati. Alhamdulillah, turun lima sentimeter,” sebutnya.
Sementara itu, saat ini pelajar di SMP Negeri 5 sudah mulai belajar tatap muka. Mereka melewati akses pagar belakang sekolah.(*)

