• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Disdikbud Bontang Sosialisasi Protokol Kesehatan Covid-19, Tanggapan Perwakilan SMP Beragam

by Fitri Wahyuningsih
2 Juni 2020, 14:40
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 di sekolah untuk tatanan normal baru. Sosialisasi ini menyasar perwakilan SMP se-Bontang. (Fitri Wahyuningsih/Bontangpost.id)

Sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 di sekolah untuk tatanan normal baru. Sosialisasi ini menyasar perwakilan SMP se-Bontang. (Fitri Wahyuningsih/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menggelar sosialisasi 19 poin protokol kesehatan Covid-19 rekomendasi Kemendikbud RI, Selasa (2/6/2020) pagi.

Dihelat di ruang petemuan Autis Center, Jalan Tennis, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara, sosialisasi perdana ini diikuti perwakilan seluruh SMP di Kota Taman. Sementara Rabu (3/6/2020) esok di lokasi yang sama juga akan digelar sosialisasi untuk SD.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Bontang, Saparuddin menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan agar sekolah bersiap dengan segala kemungkinan yang diambil pemerintah pusat, dalam hal ini Kemendikbud RI.

Apakah Kemendikbud RI memilih seluruh jenjang pendidikan mempertahankan pembelajaran jarak jauh (PJJ), membatasi jenjang pendidikan mana yang PJJ dan kembali ke sekolah. Atau seluruhnya kembali ke sekolah namun dengan menerapkan 19 protokol kesehatan Covid-19 saran Kemendikbud RI.

“Pelaksanaan sosialisasi ini supaya sekolah sudah mempersiapkan (Protokol kesehatan) sebelum tahun ajaran baru dimulai. Mau sekolah masuk atau tidak (PJJ),” kata Sapar.

Baca Juga:  Bontang Keluar dari Zona Merah

Berdasarkan instruksi Kemendikbud RI, daerah melalui Disdikbud diwajibkan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah terkait 19 poin protokol terbaru. Pun sekolah wajib menindaklanjuti sosialisasi ini dengan membentuk tim percepatan guna mempersiapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) aman sesuai protokol.

Adapun dalam sosialisasi ini, masih terjadi silang pendapat apalah aman mengembalikan KBM di sekolah untuk murid SMP.

Persoalan masih berkutat pada protokol kesehatan disangsikan akan disiplin dinalankan murid SMP. Kesiapan sekolah, baik dari sisi infrastruktur dan SDM terhadap regulasi ini.

Seperti terungkap di tengah diskusi, ternyata dari 870 guru SMP, sebanyak 408 di antaranya berusia di atas 46 tahun. Sisanya, 462 berusia di bawah 45.

Melihat data ini, maka praktis banyak sekolah yang bakal kekurangan guru. Karena salah satu poin ptotokol kesehatan disebutkan, guru usia di atas 45 tahun disarankan tidak mengajar di kelas.

Baca Juga:  Disdik Sebut Tak Ada Klaster Sekolah, SMPN 1 Kembali PTM Pekan Depan

Kepala SMP Negeri 4 Bontang, Margareta Situmeang lebih memilih sekolah mempertahankan PJJ, sama seperti sebelum tatanan kenormalan baru. Alasannya, murid SMP masih sukar diatur ketika diminta disiplin dengan protokol kesehatan.

“Kalau kami sih lebih memilih PJJ,” ujarnya kepada bontangpost.id usai sosialisasi.

Ditambahkan, meski pada praktiknya PJJ pun tidak mudah diterapkan, dan kalaupun bisa pasti ribet dan membutuhkan biaya lebih (untuk kuota internet, Red). Namun PJJ dinilai lebih aman ketimbang memaksa anak-anak “berdamai” dengan kondisi saat ini.

Sementara, SMP Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) mengaku sudah siap dengan seluruh keputusan yang diambil pemerintah. Mau itu kembali belajar di sekolah, atau tetap PJJ.

“Kami ikut saja keputusan pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga:  Wali Kota Neni Lepas Kontingen PGRI Bontang ke PORSENIJAR Kaltim 2025

Adapun, YPK siap menyiapkan segala keperluan seperti tambahan rombongan belajar (rombel), tempat cuci tangan, hand sanitizer, serta thermogun bila KBM digelar sekolah. Pun telah menyusun skema pembelajaran tatanan kenormalan baru yang aman di tengah wabah Covid-19.

Rencananya, kata Sinto, bila keputusan sudah keluar, YPK rencananya bakal menerapkan sistem pembelajaran 50 persen dalam jaringan (daring), 50 persen luar jaringan (luring). Untuk pembelajaran daring, sudah ada aplikasi khusus yang dikembangkan yayasan, jadi tidak ada masalah untuk pembelajaran daring.

Sementara, bila pendidikan luring alias masuk kelas diaplikasikan, akan diterapkan sistem pergantian hari dengan pola 2/3 dan 3/2. Maksudnya, beberapa kelas akan dihimpun dalam satu grup, kemudian jadwal masuk sekolah diatur. Misal, kelompok kelas A di pekan pertama masuk 2 hari, kemudian di pekan kedua masuk 3 hari. Dan begitu seterusnya. (*)

Tags: covid 19disdikbud bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Resmi, Kementerian Agama Tiadakan Ibadah Haji 2020

Next Post

SMP-SMA di Bontang Kemungkinan Kembali Sekolah 13 Juli Mendatang, Disdikbud: Keputusan Tetap di Pusat

Related Posts

Disdikbud Bontang Pastikan Penempatan Guru Pengganti Bertahap, Tiga Terkendala Regulasi BOS
Bontang

Disdikbud Bontang Pastikan Penempatan Guru Pengganti Bertahap, Tiga Terkendala Regulasi BOS

23 Juli 2026, 14:51
Antusias Sambut MBG, SMA 1 Bontang Minta Pedagang Kantin Tetap Dilibatkan
Society

Antusias Sambut MBG, SMA 1 Bontang Minta Pedagang Kantin Tetap Dilibatkan

9 Desember 2025, 11:27
SMPN 9 Bontang Mantapkan Budaya Peduli Lingkungan, Raih Adiwiyata Tingkat Provinsi
Society

SMPN 9 Bontang Mantapkan Budaya Peduli Lingkungan, Raih Adiwiyata Tingkat Provinsi

7 Desember 2025, 19:22
Konsisten Jaga Lingkungan, SDN 016 Tihi-Tihi Naik Peringkat Raih Adiwiyata Provinsi
Society

Konsisten Jaga Lingkungan, SDN 016 Tihi-Tihi Naik Peringkat Raih Adiwiyata Provinsi

7 Desember 2025, 17:41
SDN Bontang Utara 008 Raih Juara II Turnamen Tut Wuri Handayani 2025
Society

SDN Bontang Utara 008 Raih Juara II Turnamen Tut Wuri Handayani 2025

7 Desember 2025, 14:00
Wawali Bontang Tinjau Langsung Trotoar MT Haryono, Siswa dan Orang Tua Apresiasi
Society

Wawali Bontang Tinjau Langsung Trotoar MT Haryono, Siswa dan Orang Tua Apresiasi

5 Desember 2025, 08:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.