BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang akan menjalin komunikasi dengan pihak perusahaan untuk membahas kejelasan status lahan akses menuju SMP Negeri 5 Bontang. Pertemuan dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Langkah ini diambil menyusul kondisi jembatan penghubung menuju sekolah yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan segera. Namun, perbaikan belum dapat dilakukan lantaran jembatan tersebut berada di atas lahan milik PT Kaltim Nusa Etika (KNE).
Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha, mengatakan pihaknya akan kembali membuka komunikasi dengan perusahaan guna membahas kemungkinan perpanjangan izin penggunaan lahan. Sebelumnya, koordinasi antara pemerintah dan perusahaan sempat terhenti.
“Pekan depan kami akan bertemu formal dengan pihak KNE,” ujar Safa, Rabu (12/11/2025).
Ia menjelaskan, pertemuan tersebut diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan baru, baik berupa perpanjangan izin maupun hibah lahan untuk kepentingan sekolah.
Jika tercapai kesepakatan, Disdikbud juga akan mendorong agar perbaikan jembatan dapat dilakukan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Selain itu, pihaknya akan melibatkan Kepala SMPN 5 Bontang dalam pertemuan agar pembahasan lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan sekolah.
“Kami optimistis niat baik pemerintah akan mendapat dukungan dari perusahaan. Tujuan kami sama, memastikan kegiatan belajar mengajar di SMPN 5 berjalan lancar,” ungkap Safa. (*)







