bontangpost.id – Sampah yang menumpuk di lokasi Pulau Beras Basah masih menjadi persoalan yang kerap dikeluhkan pengunjung.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang Rafidah.
Ia pun telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak.
Nantinya dibentuk satu tim terpadu, khusus untuk melakukan pembersihan di Beras Basah secara berkala.
Meski begitu, tim terpadu tak hanya berfokus pada kebersihan, namun juga keamanan.
“Tim terpadu terdiri dari pihak kecamatan, kelurahan, Babinsa, hingga satuan keamanan seperti polair,” katanya.
Oleh sebab itu, pihaknya masih melakukan pembahasan. Sebagai langkah awal, ada pembersihan dan pengosongan di pulau tersebut.
“Kami siapkan SDM-nya, baru dilanjutkan dengan pembenahan sesuai konsep yang sudah ada,” jelas dua.
Sejatinya, penataan Beras Basah menjadi salah satu prioritas dalam bidang pariwisata di Bontang.
Sebelumnya, lapak pedagang sudah ditata. Pembangunan beberapa gazebo juga dilakukan. Hal itu ditujukan guna meningkatkan fasilitas untuk para pengunjung.
Lebih lanjut ia mengharapkan agar masyarakat atau pengunjung yang datang dapat turut menjaga kebersihan.
Lantaran peran pengunjung pun sama pentingnya.
“Supaya dapat bersama-sama memajukan pariwisata Bontang. Salah satunya dengan menjaga kebersihan di tempat-tempat wisata,” pungkasnya. (*)







